Pj Gubernur Nana: Pemprov Jateng Berkomitmen Jadikan Rawa Pening Bermanfaat bagi Masyarakat

Kompas.com - 22/05/2024, 10:04 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng berkomitmen untuk menjadikan Danau Rawa Pening berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan Nana saat mengikuti acara The 10th World Water Forum (WWF) 2024 di Nusa Dua Bali, Selasa (21/5/2024).

Pemprov Jateng memang berkomitmen untuk terus secara berkelanjutan menjadikan Danau Rawa Pening bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Nana dalam keterangan persnya, Selasa (22/5/2024).

Di hadapan peserta dari berbagai negara, Nana menjelaskan, lokasi Danau Rawa Pening yang berada di lokasi strategis, yakni terhubung dengan tol Solo-Semarang.

Baca juga: Musrenbang Jateng Terima 55.000 Usulan, Pj Gubernur Nana: Akan Kami Pelajari dan Kelola

“Danau yang berlokasi di Kabupaten Semarang itu menjadi muara dari 14 anak sungai, dengan luas genangannya mencapai 1.850 hektar (ha), elevasi +463, volume 48,15 juta m3, dan tingkat sedimentasi 778,93 ton per tahun,” ucap Nana.

Menurutnya, Danau Rawa Pening sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena bisa digunakan untuk irigasi, tempat pemenuhan air baku, pembangkit listrik tenaga air (PLTA), reduksi debit banjir, tempat pariwisata, hingga tempat untuk budi daya perikanan darat.

Bahkan, Nana mengatakan, masyarakat memanfaatkan eceng gondok yang tumbuh di danau tersebut sebagai bahan kerajinan dan kompos.

Oleh sebab itu, Pemprov Jateng sangat mendukung upaya penyelamatan danau prioritas nasional tersebut. Komitmen pemprov diwujudkan dengan dibentuknya tim pengelolaan Danau Rawa Pening melalui surat keputusan (SK) Gubernur Jateng.

Baca juga: Sejak Dipimpin Nana Sudjana pada September 2023, Pemprov Jateng Raih 10 Penghargaan

“Tim ini diketuai oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng. Jadi, ada lima pembentukan kelompok kerja (pokja) yang bekerja dan ini merupakan kelompok yang kegiatannya dilakukan secara kolaborasi,” ujarnya.

Nana menyebut, kelompok kerja tersebut bergerak dalam bidang penataan ruang dan kawasan, pembangunan infrastruktur, kelestarian lingkungan, pemberdayaan masyarakat dan kemitraan, serta perizinan dan investasi.

Lebih lanjut, Nana menjelaskan, tim yang dibentuk bertugas membangun kolaborasi, integrasi, sinkronisasi dan sinergi secara pentahelix, baik pemerintah pusat, Pemprov Jateng, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang, akademisi, pemerhati lingkungan, hingga perusahaan.

Nana mengatakan, banyak kegiatan yang sudah direalisasikan dalam pengelolaan danau tersebut, mulai dari pengendalian pencemaran air, pengendalian sedimentasi, pembersihan eceng gondok, pengembangan desa wisata, pembentukan badan usaha milik desa (BUMDes), dan sebagainya.

Baca juga: Bertemu Pj Gubernur Jateng, Bupati Arief Minta Ruas Jalan Provinsi di Blora Diperbaiki

“Komitmen kolaborasi pengelolaan Rawa Pening berkelanjutan ini terus kami lakukan untuk menjaga ekosistem perairan Danau Rawa Pening yang lestari,” tuturnya.

Pengelolaan yang berkelanjutan akan mampu memberikan jaminan terhadap keberlangsungan pemanfaatan Danau Rawa Pening yang bermanfaat terhadap ketahanan pangan, ketahanan energi, dan kesejahteraan masyarakat.

"Kami berharap, berbagai pihak bisa memberikan atensi untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam menjaga kelestarian dan kemanfaatan hal tersebut," ungkapnya.

Sebagai informasi, kegiatan WWF 2024 dilaksanakan pada 18-25 Mei 2024. Forum internasional ini dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan dihadiri oleh perwakilan dari 60 negara.

Terkini Lainnya
Pemprov Jateng Pulihkan 512 Hektar Lahan Pertanian di Demak, Petani Apresiasi

Pemprov Jateng Pulihkan 512 Hektar Lahan Pertanian di Demak, Petani Apresiasi

Jateng Gayeng
Komitmen Perangi TBC, Pemprov Jateng Alokasikan Rp 1 Miliar pada 2025

Komitmen Perangi TBC, Pemprov Jateng Alokasikan Rp 1 Miliar pada 2025

Jateng Gayeng
Alokasikan 17.510 Rumah pada 2025, Pemprov Jateng Jadi Provinsi Terbaik Program Penyediaan Perumahan

Alokasikan 17.510 Rumah pada 2025, Pemprov Jateng Jadi Provinsi Terbaik Program Penyediaan Perumahan

Jateng Gayeng
Hari Jadi Jateng, 14.582 Porsi Soto Gratis Gemparkan Jepara hingga Raih Rekor MURI

Hari Jadi Jateng, 14.582 Porsi Soto Gratis Gemparkan Jepara hingga Raih Rekor MURI

Jateng Gayeng
Job Fair HUT Ke-80 Jateng Sukses Digelar, 7.212 Pencari Kerja Antusias Daftar

Job Fair HUT Ke-80 Jateng Sukses Digelar, 7.212 Pencari Kerja Antusias Daftar

Jateng Gayeng
Lewat Business Matching, Pemprov Jateng Pertemukan Pelaku UMKM dengan Industri

Lewat Business Matching, Pemprov Jateng Pertemukan Pelaku UMKM dengan Industri

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Terima Penghargaan Implementasi Industri Hijau, Taj Yasin: Modal untuk Gaet Investor

Pemprov Jateng Terima Penghargaan Implementasi Industri Hijau, Taj Yasin: Modal untuk Gaet Investor

Jateng Gayeng
Hari Jadi Ke-80 Jateng, Ahmad Luthfi Ajak Warga Gotong Royong Bangun Daerah

Hari Jadi Ke-80 Jateng, Ahmad Luthfi Ajak Warga Gotong Royong Bangun Daerah

Jateng Gayeng
Era Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jateng Catat Investasi Rp 45,58 Triliun dan Serap 222.000 Tenaga Kerja

Era Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jateng Catat Investasi Rp 45,58 Triliun dan Serap 222.000 Tenaga Kerja

Jateng Gayeng
2.000 Warga Brebes Keluar dari

2.000 Warga Brebes Keluar dari "Zona Miskin", Ahmad Luthfi: Masyarakat Kunci Pengentasan Kemiskinan

Jateng Gayeng
Peringatan 80 Tahun Jateng Digelar Meriah, Ini Rangkaian Acaranya

Peringatan 80 Tahun Jateng Digelar Meriah, Ini Rangkaian Acaranya

Jateng Gayeng
Komitmen Penuhi Hak Anak, 35 Kabupaten/Kota di Jateng Raih Penghargaan KLA 2025

Komitmen Penuhi Hak Anak, 35 Kabupaten/Kota di Jateng Raih Penghargaan KLA 2025

Jateng Gayeng
BPS: Ekonomi Jateng Tumbuh 5,28 Persen, Ahmad Luthfi Paparkan Faktor Pengungkitnya

BPS: Ekonomi Jateng Tumbuh 5,28 Persen, Ahmad Luthfi Paparkan Faktor Pengungkitnya

Jateng Gayeng
Gubernur Luthfi Dorong Pemda di Jateng Percepat Atasi Kemiskinan dengan Konvergensi Program

Gubernur Luthfi Dorong Pemda di Jateng Percepat Atasi Kemiskinan dengan Konvergensi Program

Jateng Gayeng
Ingin Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah di Jateng, Ahmad Luthfi Minta Dinas Pendidikan Koordinasi dengan IPSI

Ingin Pencak Silat Masuk Kurikulum Sekolah di Jateng, Ahmad Luthfi Minta Dinas Pendidikan Koordinasi dengan IPSI

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke