Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas Sampah

Alek Kurniawan
Kompas.com - Minggu, 13 Oktober 2019
Kongres Sampah Jateng Hasilkan Rekomendasi Pembentukan Satgas SampahDok. Humas Pemprov JatengKongres Sampah perdana diadakan di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

KOMPAS.com - Kongres Sampah Jawa Tengah ( Jateng) telah menelurkan beberapa rekomendasi untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkait pengelolaan sampah.

Panitia Kongres Sampah Jateng Putut Yulianto mengatakan rekomendasi tersebut salah satunya adalah segera mengeluarkan kebijakan untuk seluruh desa di Jawa Tengah membuat Satgas Sampah.

Untuk menjamin keberlangsungan Satgas tersebut, Kongres Sampah juga menyarankan Ganjar untuk memberi jaminan terhadap bantuan infrastruktur serta temuan inovasi pengelolaan sampah.

"Kami telah menyepakati penanganan sampah di tanah air, minimal di Jawa Tengah harus berupa aksi nyata bukan berkutat di ruang wacana," jelas Putut melalui rilis tertulis, Minggu (13/9/2019).

Baca juga: Ganjar Usulkan agar Esemka Produksi Mobil Pengangkut Sampah

Untuk aksi nyata tersebut, lanjut Putut, sudah ada contoh konkret pengelolaannya, yakni di Desa Kesongo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, tempat dilaksanakannya Kongres Sampah perdana tersebut.

Warga Desa Kesongo dalam satu tahun terakhir memang menerapkan pola pemilahan sampah sejak dalam rumah.

Pemilahan sampah dilakukan dengan dua keranjang sampah di depan rumah, yakni Keranjang Sampah Iso Bosok dan Keranjang Sampah Ora Iso Bosok.

Tidak berhenti di situ, alat pengangkut sampah juga dibedakan berdasarkan sampah organik dan non-organik. Di Tempat Penampungan Sementara, pemilahan juga tetap dilakukan.

"Agar semua desa bisa menerapkan seperti itu, gubernur bisa memberikan insentif bagi semua pihak yang telah mengembangkan temuan, karya dan produk pengelolaan sampah yang berbasis kearifan lokal," katanya.

Bahasa sederhana

Kongres Sampah juga merekomendasikan Gubernur Jateng untuk mencanangkan gerakan pemilahan sampah dengan bahasa yang sederhana agar masyarakat mudah menerima.

Seperti halnya Desa Kesongo yang memilih bahasa sederhana lewat pemberian nama dua tempat sampah.

"Di sini ada gerakan pemilahan sampah 'Jateng Gayeng Telung Ng', yakni Ngelongi, Nganggo, Ngolah. Ngelongi untuk mengganti reduce, nganggo mengganti reuse, dan ngolah untuk recycle," katanya.

Baca juga: Ganjar: Kalau Tidak Mau Gaji Kecil, Jangan Jadi Kepala Daerah

Untuk membantu pelaksanaan teknis, lanjut Putut, Sidang Komisi Kongres Sampah telah menyepakati terbentuknya Dewan Konsorsium Sampah Jateng.

Dewan Konsorsium tersebut di bawah kendali Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah dan melibatkan perwakilan semua komponen peserta kongres.

"Termasuk untuk mengajak semua komponen masyarakat lain, termasuk pemuka agama, seniman-budayawan, tani-nelayan, pelajar-mahasiswa, dan jurnalis atau media," katanya.

Pameran kreatif

Kongres Sampah yang diselenggarakan di Desa Kesongo ini juga menampilkan pameran kreatif berupa inovasi-inovasi pengelolaan sampah oleh berbagai pihak di Jawa Tengah.

Seperti aneka kerajinan eceng gondok dan aneka kerajinan daur ulang dari botol serta plastik.

Ganjar Pranowo mengatakan Kongres Sampah ini merupakan upaya awal untuk menuntaskan persoalan sampah di Jawa Tengah bahkan Tanah Air.

Baca juga: Komentar Ganjar Soal Pemekaran Wilayah Soloraya Jadi Provinsi Baru

Selain bertempat di desa yang telah membudayakan pengelolaan sampah secara baik, semua elemen masyarakat juga dilibatkan dan bakal dijadikan rujukan menerbitkan kebijakan.

"Ini baru awal untuk menghimpun seluruh pemikiran dan hasil dari ini akan kita jadikan regulasi agar daerah jadi bersih. Mari duduk bersama menyelesaikan persoalan ini agar kehidupan lebih baik menyambut pembangunan berkelanjutan," kata Ganjar.

PenulisAlek Kurniawan
EditorSri Noviyanti
Terkini Lainnya
HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!
HUT ke-70 Jateng, Ganjar: Pandemi Jadi Momentum Kita untuk Bangkit!
Jateng Gayeng
Ganjar Tawarkan Channel Youtube-nya untuk Siarkan Pentas Virtual Seniman Jateng
Ganjar Tawarkan Channel Youtube-nya untuk Siarkan Pentas Virtual Seniman Jateng
Jateng Gayeng
Atasi Kendala Belajar Daring, Guru di Jateng Aplikasikan
Atasi Kendala Belajar Daring, Guru di Jateng Aplikasikan "Jogo Siswa" dengan Temui Murid
Jateng Gayeng
Menyusuri Anak Tangga di Pinggir Jurang, Ganjar Antar Sendiri Daging Kurban ke Dusun Girpasang
Menyusuri Anak Tangga di Pinggir Jurang, Ganjar Antar Sendiri Daging Kurban ke Dusun Girpasang
Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Bantu Sambungan Listrik Gratis Senilai Rp 16,3 Miliar untuk 15.000 Rumah
Pemprov Jateng Bantu Sambungan Listrik Gratis Senilai Rp 16,3 Miliar untuk 15.000 Rumah
Jateng Gayeng
Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Jateng Kucurkan Dana Rp 2,23 Triliun
Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Pemprov Jateng Kucurkan Dana Rp 2,23 Triliun
Jateng Gayeng
Pantau Protokol Kesehatan, Ganjar Harap Sekolah Punya Satgas
Pantau Protokol Kesehatan, Ganjar Harap Sekolah Punya Satgas "Jogo Sekolah"
Jateng Gayeng
Atasi Ketidakpedulian Warga terhadap Protokol Kesehatan, Ganjar Minta Masukan Pakar Ilmu Sosial
Atasi Ketidakpedulian Warga terhadap Protokol Kesehatan, Ganjar Minta Masukan Pakar Ilmu Sosial
Jateng Gayeng
Rawat Keindonesiaan, Ganjar Pranowo Bangga Pakai Baju Suku Kenyah dari Kaltim
Rawat Keindonesiaan, Ganjar Pranowo Bangga Pakai Baju Suku Kenyah dari Kaltim
Jateng Gayeng
Bantu Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi, Ganjar Galakkan Program
Bantu Kebutuhan Masyarakat Selama Pandemi, Ganjar Galakkan Program "Jogo Tonggo"
Jateng Gayeng
Atasi Kemiskinan di Masa Pandemi, Ganjar Siapkan Model Padat Karya
Atasi Kemiskinan di Masa Pandemi, Ganjar Siapkan Model Padat Karya
Jateng Gayeng
Sidak PPDB, Ganjar: Kalau Terdapat Pelanggaran, Kami Coret Langsung
Sidak PPDB, Ganjar: Kalau Terdapat Pelanggaran, Kami Coret Langsung
Jateng Gayeng
Jokowi Minta Pencairan Insentif Tenaga Medis Tak Bertele-tele, Ganjar: Mudah-mudah Segera Cair
Jokowi Minta Pencairan Insentif Tenaga Medis Tak Bertele-tele, Ganjar: Mudah-mudah Segera Cair
Jateng Gayeng
Ganjar Pastikan Kapasitas Rumah Sakit dan APD untuk Penanganan Covid-19 di Jateng Masih Aman
Ganjar Pastikan Kapasitas Rumah Sakit dan APD untuk Penanganan Covid-19 di Jateng Masih Aman
Jateng Gayeng
Di Lomba Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru, Jateng Borong Penghargaan
Di Lomba Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru, Jateng Borong Penghargaan
Jateng Gayeng