Lewat Musyawarah, Kongres Sampah Hari Pertama Lahirkan 4 Rekomendasi

Hotria Mariana
Kompas.com - Sabtu, 12 Oktober 2019
Lewat Musyawarah, Kongres Sampah Hari Pertama Lahirkan 4 RekomendasiDok. Pemprov Jawa TengahGubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat hadir dalam Kongres Sampah di Desa Kesongo, Semarang, Sabtu (12/10/2019).

KOMPAS.com – Kongres Sampah sesi pertama yang berlangsung di Desa Kesongo, Semarang, Jawang Tengah, Sabtu (12/10/2019) berhasil melahirkan empat rekomendasi. 

 

Empat rekomendasi ini nantinya akan disampaikan kepada Gubernur Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo.

Adapun keempat rekomendasi tersebut merupakan hasil musyawarah lima komisi yang menangani masalah berbeda. Misalnya, Komisi I terkait Sampah Sebagai Komoditas Ramah Lingkungan.

Sementara itu, Komisi II soal Pengembangan Ilmu dan Teknologi Penanganan Sampah dan Komisi III terkait Regulasi, Kebijakan dan Program Penanganan Sampah yang Ramah Lingkungan.

Baca juga: 1.500 Orang Akan Hadiri Kongres Sampah di Jateng

Terakhir, Komisi IV menangani Penguatan Konsolidasi dan Sinergi Pemangku Kepentingan Persampahan dan Komisi V, Gerakan Anti Sampah Non-Organik.

Panitia Kongres Sampah Putut Yulianto mengatakan, salah satu rekomendasi yang dihasilkan dalam sesi pertama adalah soal edukasi.

"Soal edukasi persampahan terutama soal pemilahan, alat angkut, fasilitas termasuk Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang representatif dan dukungan anggaran dari pemerintah," kata Putut, lewat rilis yang diterima Kompas.com, Sabtu (12/10/2019).

Hal senada dikatakan Anggota Kongres Komisi V Natalia Desi yang berasal Balai PSDA Bodri Guto.

Baca juga: 1.500 Orang Akan Hadiri Kongres Sampah di Jateng

Ia mengatakan, sebenarnya persoalan mendasar yang mesti dilakukan adalah edukasi persampahan terhadap masyarakat. Apalagi, soal pemanfaatan yang bukan sekadar persoalan komersial.

"Kalau kami pahami lebih ke lingkungan. Kalau itu sudah dipegang, aspek lain akan menyusul. Gerakan lebih dari hati. Sekarang influencer banyak yang bergerak di situ. Lebih peka terhadap sampah saja. Semoga seperti warga desa Kesongo," katanya.

Sebenarnya, dipilihnya Desa Kesongo sebagai tempat kongres lantaran warga desa tersebut sudah fasih dalam hal memilah sampah sejak dari dalam rumah.

Maka, Gubernur Ganjar yang hadir pada saat acara berharap agar desa lain dapat meniru Desa Kesongo.

Baca juga: Ganjar Usulkan agar Esemka Produksi Mobil Pengangkut Sampah

Bahkan, Ganjar berjanji bakal berkunjung ke desa yang menerapkan hal serupa dengan Desa Kesongo.

"Jika ada yang mendeklarasikan desa bersih, saya kunjungi. Tolong di-list desa itu. Gerakan ini akan kita dengungkan terus menerus," katanya.

PenulisHotria Mariana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sidak PPDB, Ganjar: Kalau Terdapat Pelanggaran, Kami Coret Langsung
Sidak PPDB, Ganjar: Kalau Terdapat Pelanggaran, Kami Coret Langsung
Jateng Gayeng
Jokowi Minta Pencairan Insentif Tenaga Medis Tak Bertele-tele, Ganjar: Mudah-mudah Segera Cair
Jokowi Minta Pencairan Insentif Tenaga Medis Tak Bertele-tele, Ganjar: Mudah-mudah Segera Cair
Jateng Gayeng
Ganjar Pastikan Kapasitas Rumah Sakit dan APD untuk Penanganan Covid-19 di Jateng Masih Aman
Ganjar Pastikan Kapasitas Rumah Sakit dan APD untuk Penanganan Covid-19 di Jateng Masih Aman
Jateng Gayeng
Di Lomba Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru, Jateng Borong Penghargaan
Di Lomba Inovasi Daerah dalam Tatanan Normal Baru, Jateng Borong Penghargaan
Jateng Gayeng
Hanung Bramantyo: Terima Kasih Pak Ganjar, Sudah Bikin Kota Lama Keren
Hanung Bramantyo: Terima Kasih Pak Ganjar, Sudah Bikin Kota Lama Keren
Jateng Gayeng
PPDB Jateng Dibanjir Komplain Server
PPDB Jateng Dibanjir Komplain Server "Error", Begini Penjelasan Ganjar
Jateng Gayeng
Zona Merah Covid-19 Tersisa 3, Jateng Tak Buru-buru Terapkan New Normal
Zona Merah Covid-19 Tersisa 3, Jateng Tak Buru-buru Terapkan New Normal
Jateng Gayeng
Ganjar Kecewa Pasar Mangkang Semarang Tidak Terapkan Protokol Kesehatan
Ganjar Kecewa Pasar Mangkang Semarang Tidak Terapkan Protokol Kesehatan
Jateng Gayeng
Rindu Travelling? Candi Borobudur Kembali Dibuka Akhir Pekan Ini
Rindu Travelling? Candi Borobudur Kembali Dibuka Akhir Pekan Ini
Jateng Gayeng
Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”
Kembali Masuk Kerja, Ini Langkah ASN Pemprov Jateng Sambut “New Normal”
Jateng Gayeng
Ganjar Cek Kesiapan
Ganjar Cek Kesiapan "New Normal" Sarana Publik Meski Belum Dibuka
Jateng Gayeng
Ganjar Minta Semua Pihak Harus Berlatih Cara Hidup New Normal
Ganjar Minta Semua Pihak Harus Berlatih Cara Hidup New Normal
Jateng Gayeng
Ganjar Anggarkan Rp 38 Miliar, Bantu Sediakan Bahan Pokok bagi UMKM Boga di Jateng
Ganjar Anggarkan Rp 38 Miliar, Bantu Sediakan Bahan Pokok bagi UMKM Boga di Jateng
Jateng Gayeng
Pemprov Jateng akan Borong 3 Juta Masker Buatan UMKM Senilai Rp 10 Miliar
Pemprov Jateng akan Borong 3 Juta Masker Buatan UMKM Senilai Rp 10 Miliar
Jateng Gayeng
Bukan Uang, Ganjar Pastikan 27.400 Warga Jateng di Jabodetabek Terima Bantuan Sembako
Bukan Uang, Ganjar Pastikan 27.400 Warga Jateng di Jabodetabek Terima Bantuan Sembako
Jateng Gayeng