KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional.
Paling baru, Bulungan meraih penghargaan bergengsi dalam kategori Sustainable Governance and Eco Impact pada ajang Best Regional Leaders Road to CNBC Indonesia Awards 2025.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bulungan Syarwani dari Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, Kamis (6/11/2025).
Pada kesempatan itu, Syarwani menyampaikan rasa syukur kepada seluruh masyarakat Bulungan atas capaian yang diraih.
"Atas nama pemkab dan seluruh masyarakat Kabupaten Bulungan, kami menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada CNBC Indonesia atas penghargaan yang diberikan," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (7/11/2025).
Syarwani menyebutkan, penghargaan itu sesuai dengan visinya menjadikan Bulungan sebagai daerah yang berdaulat dan unggul melalui pembangunan hijau berkelanjutan.
"Komitmen kami, kemajuan Bulungan tidak hanya diukur dari pembangunan fisik yang terlihat, tetapi juga dari pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan keberlanjutan lingkungan bagi generasi muda dan anak cucu kita di masa depan," katanya.
Sejak menjabat pada 2021, Syarwani bersama Wakil Bupati Kilat menggulirkan berbagai inovasi. Salah satunya melalui program TAKE Bulungan hijau yang melibatkan 74 desa dan tujuh kelurahan di seluruh wilayah Bulungan.
TAKE merupakan program Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE) Bulungan Hijau yang mendorong kolaborasi lintas desa dalam menjaga kelestarian alam, sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi di tingkat lokal.
”Kami juga mengembangkan kebijakan Integrated Area Development–Landscape Kayan, yang mencakup lebih dari 600.000 hektar (ha) kawasan,” ujar Syarwani.
Baca juga: Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas
Syarwani menegaskan, kebijakan tersebut menjadi perwujudan nyata komitmen Pemkab Bulungan dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Dia menambahkan, penghargaan tersebut merupakan milik seluruh masyarakat Bulungan.
“Saya menyampaikan terima kasih pada 74 kepala desa dan tujuh kelurahan atas dukungan dan kolaborasinya dalam memastikan pembangunan berkelanjutan di daerah yang kita cintai ini," ungkap Syarwani.
Dia mengatakan, Pemkab Bulungan berkomitmen memastikan pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada masa kini, tetapi juga untuk masa depan generasi mendatang.
Penghargaan itu menjadi bukti nyata komitmen Bulungan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan serta ramah lingkungan.
Baca juga: 5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani
Berbagai upaya Pemkab Bulungan dilakukan dengan menyeimbangkan antara pembangunan ekonomi, pelestarian alam, dan kesejahteraan masyarakat.
Inovasi lain, seperti program Aku Beda berfokus pada pengendalian polusi udara melalui langkah-langkah kreatif dan berkelanjutan.
Program itu menjadi inovasi Bulungan dalam mengurangi polusi dengan mengubah limbah menjadi energi bernilai guna.
Program tersebut juga melibatkan masyarakat adat untuk menjaga hutan dan kearifan lokal sehingga pelestarian lingkungan berjalan beriringan dengan pemberdayaan sosial.
Baca juga: Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya