KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan memastikan pasar hasil panen petani tetap aman melalui kebijakan inovatif, yakni mewajibkan 5.000 aparatur sipil negara ( ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) menyerap beras produksi lokal.
Langkah itu menjadi jaminan nyata bagi petani agar tidak khawatir menanam, bahkan hingga tiga kali dalam setahun.
“Para petani tak perlu khawatir lagi menanam, karena pasarnya sudah dijamin. Salah satunya melalui saudara-saudara kita ASN di Bulungan,” ucap Syarwani dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (21/10/2025).
Pernyataan tersebut disampaikan Syarwani saat menghadiri Panen Raya Musim Tanam Kedua di Desa Sajau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Selasa (14/10/2025).
Kebijakan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkab Bulungan dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang dituangkan dalam nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU).
Baca juga: Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung
“Dengan total sekitar 5.000 pegawai — terdiri atas 3.000 ASN dan 2.000 P3K — kebijakan ini (diharapkan) menjadi pasar (beras) yang pasti dan berkelanjutan bagi petani,” jelas Syarwani.
Untuk memperkuat skema penyerapan, ia mengungkapkan, Pemkab Bulungan juga menyiapkan dana cadangan minimal Rp 1 miliar per tahun guna menjamin pembelian hasil produksi pertanian, khususnya beras.
Beras tersebut nantinya akan disalurkan melalui badan usaha milik daerah (BUMD) dengan harga jual yang disepakati bersama kelompok tani dan disesuaikan dengan harga pasar.
Untuk mendorong peningkatan produksi beras di wilayah lumbung pangan, Pemkab Bulungan menerapkan strategi berbasis penguatan sumber daya manusia (SDM) petani dengan target mencapai swasembada pangan.
“Dengan jaminan pasar yang kuat, para petani didorong untuk tidak hanya meningkatkan hasil melalui intensifikasi, tapi juga memperluas lahan (ekstensifikasi), demi mewujudkan visi Bulungan Berdaulat Pangan Maju dan Sejahtera,” ucap Syarwani.
Baca juga: Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan
Sebagai informasi, Desa Sajau Hilir dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Bulungan dengan produktivitas gabah mencapai 3-5 ton per hektar (ha).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi gabah di Kabupaten Bulungan meningkat hingga 75 persen dibandingkan kebutuhan beras masyarakat setempat.