Upaya Pemkab Bulungan Tingkatkan Produktivitas Perikanan, dari Saluran Bantuan hingga Pemetaan Potensi

Kompas.com - 15/08/2024, 12:42 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Bulungan Syarwani menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan dalam meningkatkan produktivitas sektor perikanan tangkap dan budi daya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif, seperti pelatihan kecakapan, pemberian bantuan alat tangkap, dan pemetaan potensi perikanan.

"Kami sangat serius dalam membina para nelayan, baik melalui pemberian bantuan alat tangkap, mesin, dan peningkatan kompetensi melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikat Kecakapan Nelayan (SKN)," ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Kamis (15/8/2024).

Pada tahun anggaran 2024, Pemkab Bulungan mengalokasikan dana signifikan untuk sektor perikanan.

Baca juga: Produksi Perikanan RI Hanya 3,34 Juta Ton Selama Semester I/2024

Program pengolahan dan pemasaran hasil perikanan mendapat alokasi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp 493.162.092 dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 1.227.739.930.

Program pengelolaan perikanan budi daya menerima alokasi dari APBD sebesar Rp 677.799.125 dan dari DAK sebesar Rp 781.585.127. Sedangkan untuk pengelolaan perikanan tangkap, APBD menyediakan dana sebesar Rp 8.440.284.345, dengan tambahan dari DAK sebesar Rp 2.412.660.000.

"Semenjak 2022, kami konsisten mengalokasikan bantuan untuk sektor perikanan guna meningkatkan produktivitas," kata Syarwani.

Ia juga memberikan pesan penting kepada para nelayan mengenai kepatuhan terhadap peraturan perundangan yang berlaku.

"Pastikan untuk tidak menggunakan alat tangkap yang merusak lingkungan seperti setrum atau racun. Kepatuhan ini penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem perikanan," tutur Syarwani.

Baca juga: Penerapan Sistem Informasi Desa, Langkah Bupati Bulungan Menuju Desa Pintar dan Digital

Selain itu, ia meminta agar bantuan yang diberikan oleh Pemkab Bulungan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara), maupun kementerian dijaga dan dimanfaatkan dengan baik.

"Jangan sekali-kali menjual bantuan tersebut. Rawat dan manfaatkan sebaik mungkin," pesannya.

Syarwani juga menekankan pentingnya pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) bagi para nelayan.

Oleh karenanya, kata dia, Pemkab Bulungan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memfasilitasi pembuatan NIB bagi para nelayan tanpa memungut biaya.

Pemkab Bulungan juga memperhatikan aktivitas budi daya perikanan, termasuk budi daya udang windu, ikan lele, gurame, dan ikan patin yang merupakan komoditas unggulan daerah.

"Luas lahan budi daya air tawar mencapai sekitar 70 hektar (ha), sementara tambak mencapai 70.000 ha," jelas Syarwani.

Baca juga: Terima Penghargaan UHC Award 2024, Sekda Bulungan: Bukti Nyata Kerja Keras Pemda 

Pada 2024, Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan berencana melakukan pemetaan potensi perikanan untuk memperbarui data terkini dan menentukan strategi yang efektif untuk meningkatkan hasil perikanan.

Setiap tahun, Dinas Perikanan juga rutin melakukan pembinaan nelayan melalui Bimtek SKN yang dikelompokkan berdasarkan kapasitas nelayan, dari pemula hingga utama.

"Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keselamatan selama kegiatan penangkapan, termasuk bagaimana menghadapi cuaca buruk," imbuh Syarwani.

Rincian berbagai bantuan yang disalurkan Pemkab Bulungan

Sebagai informasi, Pemkab Bulungan telah menyalurkan berbagai bantuan untuk nelayan dan masyarakat.

Pertama, bantuan sarana prasarana (sarpras) pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

Pemkab Bulungan telah memberikan bantuan sebesar Rp 200.000.000 kepada 11 kelompok nelayan untuk alat pengolahan ikan asin pada 2021.

Setahun berikutnya, Pemkab Bulungan menyalurkan Rp 176.018.220 kepada enam kelompok nelayan, termasuk untuk alat pengolahan ikan asin dan freezer 200 liter.

Kemudian pada 2023, Pemkab Bulungan mengalokasikan Rp 840.979.834 kepada 29 penerima bantuan untuk sarana pengolahan ikan dan sarana pemasaran olahan hasil perikanan.

Baca juga: Diempas Gelombang, Kapal Angkut 32 Nelayan Asal Bali Terdampar di Sumbawa Barat

Bantuan kedua berupa ketersediaan sarana pembudidaya ikan. Pada 2021, Pemkab Bulungan menyalurkan bantuan sebesar Rp 4.604.916.091 kepada 100 penerima untuk mesin ketinting, mesin diesel, mesin genset, perahu susun sirih, cool box, dan global positioning system (GPS).

Bantuan yang sama juga diberikan Pemkab Bulungan kepada 117 penerima pada 2022 dengan nominal Rp 6.408.276.230.

Pemkab Bulungan kembali menyalurkan bantuan kepada 136 penerima dengan nominal anggaran Rp 8.348.069.780.

Ketiga adalah bantuan ketersediaan sarana pembudidaya ikan. Pada 2021, Pemkab Bulungan memberikan bantuan senilai Rp 759.753.275 kepada delapan kelompok nelayan budi daya untuk pakan dan sarpras budi daya ikan.

Baca juga: KKP Ungkap Hambatan Produk Perikanan RI Sulit Tembus Pasar Eropa

Selanjutnya, pada 2022, Pemkab Bulungan menyalurkan Rp 75.030.320 kepada satu kelompok nelayan budi daya untuk keramba, benih kepiting, pakan, waring, dan karpet.

Pemberian bantuan tersebut dilanjutkan pada 2023 dengan mengalokasikan Rp 769.442.190 kepada 13 kelompok nelayan budi daya untuk benih, pellet, dan sarpras budi daya ikan.

Bantuan selanjutnya adalah sarana dan prasarana perikanan.

Pada 2021, Pemkab Bulungan menyalurkan bantuan sebesar Rp 4.604.916.091 kepada 100 penerima untuk mesin ketinting, mesin diesel, mesin genset, perahu susun sirih, cool box, dan GPS.

Bantuan yang sama juga diberikan oleh Pemkab Bulungan pada 2022 dengan mengalokasikan dana sebesar Rp 6.408.276.230 kepada 117 penerima bantuan.

Kemudian, pada 2023, Pemkab Bulungan mengalokasikan Rp 8.348.069.780 kepada 136 penerima bantuan untuk mesin ketinting, mesin diesel, mesin genset, perahu susun sirih, cool box, dan GPS.

Terkini Lainnya
Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bulungan
Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Bulungan
Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Bulungan
Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Bulungan
Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Bulungan
5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

Bulungan
Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Bulungan
Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Bulungan
Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Bulungan
Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Bulungan
Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Bulungan
Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Bulungan
Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Bulungan
Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Bulungan
Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Bulungan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com