Kementan Akui Keberhasilan Bulungan Kembangkan Pertanian, Bupati Syarwani Beberkan Strateginya

Kompas.com - 21/09/2024, 21:27 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.comBupati Bulungan Syarwani mengatakan, membangun sektor pertanian butuh komitmen dan acuan yang jelas. Hal ini diperlukan agar target yang harus dicapai dalam pengembangan pertanian dapat terukur secara tepat.

Hal tersebut dikatakan Bupati Syarwani saat menyerahkan bantuan pertanian di Desa Salimbatu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (19/9/2024).

“Kami telah menyusun dokumen pengembangan pertanian Bulungan 2024-2030 sebagai arah dan dasar program pembangunan sektor pertanian,” ujar Syarwani dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu (21/9/2024).

Syarwani menambahkan, keberhasilan Kabupaten Bulungan dalam mengembangkan sektor pertanian telah mendapat pengakuan dari Kementerian Pertanian (Kementan) Republik Indonesia (RI).

Hal itu terbukti dari besarnya kepercayaan yang diberikan kepada pemkab Bulungan dalam program optimalisasi pertanian.

Dari total kuota 10.000 hektar (ha) yang dialokasikan untuk Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Bulungan dipercaya untuk mengelola 6.400 ha.

“Pada 2024, kami diberikan oplah 6.400 ha dari Kementan RI untuk optimalisasi lahan. Ini jumlah terbanyak dari seluruh kuota yang diberikan di Provinsi Kaltara,” katanya.

Untuk memanfaatkan peluang tersebut, Syarwani telah memerintahkan Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Bulungan Kristiyanto SPMT untuk mengoptimalisasi lahan antara Tanjung Palas menuju Salimbatu. Optimalisasi itu salah satunya juga untuk dijadikan kawasan Minapangan.

Baca juga: Pemkab Bulungan Dapat DID Rp 12,41 Miliar, Bupati Syarwani: Kita Gunakan untuk Program Strategis

“Saya telah perintahkan Kadis Pertanian untuk optimalisasi lahan antara Tanjung Palas menuju Salimbatu. Saya minta untuk membuat konsep Minapangan, penggabungan antara budi daya perikanan dan pertanian padi sawah,” ucap Syarwani.

Selain itu, Pemkab Bulungan melalui dinas pertanian juga telah memetakan kawasan pertanian dan menentukan varietas bibit yang cocok dengan kawasan tersebut.

“Bibit yang dikembangkan di masing-masing kawasan wilayah tentu berbeda. Tergantung kecocokan dengan kondisi lahan yang ada. Jadi, tidak bisa diseragamkan. Desa Pejalin yang memiliki hamparan sawah sekitar 75 ha contohnya. Selama ini, desa tersebut mengembangkan varietas padi lokal jenis ekor payau,” terang Syarwani.

Untuk mengatasi hal itu, Syarwani mengaku akan terus berupaya untuk mengoptimalisasi lahan pertanian yang ada, termasuk di wilayah Tanjung Buka dan wilayah lain.

Meski begitu, ia tak menampik bahwa upaya itu bisa saja berjalan lambat. Namun, ia tetap ia menjanjikan kesuksesan dari proyek tersebut.

“Jadi, pengembangan sektor pertanian itu bukan hanya menjadi beban pemda, tapi juga harus dibantu pemerintah pusat melalui Kementan RI. Namun, kami pastikan tetap berjalan,” jelasnya.

Progres sejumlah proyek

Selain penyusunan dokumen, langkah konkret yang dilakukan Pemkab Bulungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, seperti pembangunan jalan usaha tani (JUT), peningkatan badan jalan, perbaikan jembatan penghubung kawasan pertanian, pembagian bibit unggul, dan pemberikan bantuan peralatan mekanis penunjang aktivitas pertanian.

Sejauh ini, Pemkab bulungan mengaku sudah memperbaiki sebanyak 11 titik jembatan antarsatuan pemukiman dan transmigrasi (SP) untuk memudahkan pengangkutan hasil pertanian.

“Perbaikan juga termasuk pembangunan JUT tani di wilayah Desa Pimping dan Sajau Hilir. Saya juga pastikan Jalan Tanjung Palas-Salimbatu sepanjang 3,6 kilometer akan teraspal tahun ini. Sisanya, insha Allah dilanjutkan pada 2025,” jelas Syarwani.

Sebagai informasi tambahan, dalam kesempatan tersebut, Syawarni juga membagikan berbagai jenis bantuan untuk sektor pertanian di Kabupaten Bulungan.

Baca juga: Lulus Kursus Bahasa Mandarin, 80 Putra-putri Bulungan Siap Berkontribusi di Kawasan KIPI

Pemkab BulunganDok. Pemkab Bulungan Pemkab Bulungan

Bantuan-bantuan tersebut meliputi pembangunan JUT Minapangan seluas 5 ha, irigasi perpipaan, hand traktor, jaringan irigasi pertanian, cultivator, sumur bor pertanian, dan peralatan mekanis pertanian di hampir seluruh wilayah di Kabupaten Bulungan.

Syarwani juga melakukan pembagian sebanyak 33.000 bibit kelapa, kakao, dan kopi untuk 15 kelompok tani (Poktan) dan gabungan kelompok tani (Gapoktan) se-Kabupaten Bulungan.

Rincian pembagiannya adalah Poktan Sido Maju (SP.3 Tg. Buka) sebanyak 2.200 bibit, Gapoktan Bulungan Jaya (SP.4 Tg. Buka) 3.300 bibit, Gapoktan Tetep Maju (SP.5a Tg. Buka) 1.100 bibit, Poktan Rukun Tani (SP.5a Tg. Buka) 1.815 bibit, Poktan Subur (Desa Salimbatu) 1.650 bibit, Gapoktan Jaya Mulya 2.750 bibit, dan Gapoktan Tanjung Buka (SP.5 Tg. Buka) 2.200 bibit.

Selanjutnya, Gapoktan Subur Makmur (SP.8 Tg. Buka) sebanyak 3.520 bibit, Gapoktan Maju Lestari (SP.9 Tg. Buka) 3.960 bibit, Poktan Sumber Rejeki (SP.7 Tg. Buka) 2.090 bibit, Poktan Tani Makmur (SP.7 Tg. Buka) 1.870 bibit, Gapoktan Jadi Mulya (SP.2 Tg. Buka) 3.245 bibit, Poktan Harapan Baru (Desa Karang Agung) 1.100 bibit, Poktan Bunga Tanjung (Tanjung Buyu) 550 bibit, dan Poktan Sumber Makmur (Desa Apung) 1.650 bibit.

Baca juga: Tinjau Pembangunan Kebun Raya Bundayati, Bupati Bulungan: Hanya Sepeda Kayuh dan Listrik yang Boleh Masuk

Terkini Lainnya
Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Bulungan
Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Bulungan
Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Bulungan
Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Bulungan
5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

Bulungan
Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Bulungan
Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Bulungan
Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Bulungan
Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Bulungan
Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Bulungan
Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Bulungan
Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Bulungan
Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Bulungan
Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Bulungan
Tenguyun Fest Bulungan, Panggung Kreativitas Anak Muda dan Kebangkitan UMKM

Tenguyun Fest Bulungan, Panggung Kreativitas Anak Muda dan Kebangkitan UMKM

Bulungan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com