Bupati Syarwani Tinjau Proyek Kebun Raya Bundayati, Ditarget Rampung Sebelum HUT Bulungan

Kompas.com - 31/07/2025, 15:10 WIB
DWN

Penulis

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus mempercepat pembangunan kawasan Kebun Raya Bundayati, yang ditargetkan rampung sebelum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-235 Kota Tanjung Selor dan HUT ke-65 Kabupaten Bulungan pada 12 Oktober 2025.

Bupati Bulungan Syarwani meninjau langsung progres pembangunan di kawasan seluas 86,5 hektar (ha) tersebut pada Selasa (29/7/2025).

Ia juga menyempatkan diri berolahraga di lokasi yang kini dilengkapi lintasan jogging track beraspal mengelilingi embung.

“Alhamdulillah, saya bisa hadir dan berolahraga langsung untuk melihat progres pembangunan di kawasan Kebun Raya Bundayati. Salah satu yang baru kita hadirkan adalah lintasan jogging track beraspal di sekitar embung,” kata Syarwani  dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Kamis (31/7/2025).

Ia mengatakan, lintasan aspal memberi kenyamanan dan keamanan lebih bagi masyarakat yang ingin berolahraga, termasuk jogging, jalan santai, maupun menggunakan sepatu roda.

Menurutnya, hal itu menjadi nilai tambah dibandingkan jika hanya menggunakan paving block.

Baca juga: Bikin Batu Bata dan Paving Block Jadi Solusi Kurangi Sampah Plastik di Ternate

Selain jogging track, Pemkab Bulungan juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk area parkir.

Namun, Syarwani menegaskan, kendaraan bermotor tidak diperkenankan masuk ke dalam kawasan inti kebun raya.

“Kendaraan hanya sampai parkiran. Di dalam cukup sepeda kayuh atau sepeda listrik saja, untuk menjaga kualitas udara dan kenyamanan pejalan kaki,” tegasnya.

Untuk pengerjaan fisik, Pemkab Bulungan menargetkan pembangunan selesai pada pertengahan September.

Fokus pekerjaan berada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Bulungan dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bulungan, termasuk pengaspalan, pemasangan paving block, pembangunan Taman Adhyaksa, serta Visitor Information Center (VIC).

“Tahun ini (2025) kami fokus selesaikan pengaspalan dan paving block. Target kami pertengahan September sudah rampung,” kata Syarwani.

Baca juga: Kapan Mulai Pasang Bendera Merah Putih untuk HUT Ke-80 RI 2025?

Ia menambahkan, kawasan Kebun Raya Bundayati akan menjadi pusat perayaan HUT Bulungan dan Tanjung Selor, yang akan diisi kegiatan, seperti tarian massal oleh 500 aparatur sipil negara (ASN), serta pameran UMKM dari 74 desa.

“Kami siapkan area lapangannya, juga panggung upacara dan stan pameran dari desa, UMKM, perbankan dan perangkat daerah,” ucap Syarwani.

Meski tak menyebut angka pasti, ia optimistis seluruh pekerjaan dapat selesai tepat waktu dan digunakan pada perayaan HUT Bulungan pada Oktober 2025.

 “Untuk pengaspalan dan paving block saya optimis selesai. Insyaallah bisa digunakan untuk kegiatan HUT,” katanya.

Total anggaran pada 2025 untuk pembangunan kawasan tersebut mencapai sekitar Rp 30 miliar, yang dialokasikan melalui DPU-PR dan DLH Bulungan.

“Ada yang lewat Dinas PU, ada yang lewat DLH. DLH fokus di penataan kawasan dan kelembagaan, termasuk pembentukan UPT-nya,” pungkas Syarwani.

Terkini Lainnya
Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bupati Bulungan Gandeng Sawit Watch dan Pinus, Resmikan Gerai UMKM di Sarinah

Bulungan
Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Lewat Kebijakan Pembangunan Hijau, Pemkab Bulungan Raih Sustainable Governance and Eco Impact

Bulungan
Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Percepatan Penurunan Stunting di Bulungan, Wabup Kilat Tekankan Deteksi Dini dan Laporan Berbasis Data

Bulungan
Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Porwakab Bulungan 2025, Bupati Syarwani Ajak Wartawan Perkuat Sinergi dan Sportivitas

Bulungan
Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Lewat Sosialisasi Pendidikan Politik, Pemkab Bulungan Ajak Masyarakat Berpolitik Cerdas dan Etis

Bulungan
5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

5.000 ASN Bulungan Wajib Serap Beras Petani Lokal, Bupati Syarwani Pastikan Pasar Aman bagi Petani

Bulungan
Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Wujudkan Kakao Berkualitas, Wabup Bulungan Dampingi Petani Praktik Budi Daya Langsung

Bulungan
Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Tutup Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Dorong Penguatan UMKM dan Generasi Muda Berkarya

Bulungan
Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Pawai Budaya Semarakkan HUT Ke-65 Bulungan, Bupati Syarwani: Ruang Generasi Muda untuk Berkarya

Bulungan
Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Jaga Kelestarian Hutan, Masyarakat Adat Punan Batu Benau Raih Kalpataru 2024

Bulungan
Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Pimpin Upacara Hari Jadi Bulungan Ke-65, Bupati Syarwani Ajak Warga Perkuat Semangat Bangun Daerah

Bulungan
Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Luncurkan BIRD, Pemkab Bulungan Dorong Pelaku UMKM Ciptakan Ruang Usaha yang Ramah Disabilitas

Bulungan
Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Peringati HUT Ke-65, Pemkab Bulungan Gelar Tradisi Biduk Bebandung dan Ziarah Makam Sultan

Bulungan
Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Kabupaten Bulungan Raih Juara Umum di Ajang Peda III KTNA 2025 Kaltara

Bulungan
Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Lestarikan Kearifan Lokal, Pemkab Bulungan Rayakan HUT Ke-65 lewat Gelaran Festival Sungai Kayan

Bulungan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com