Bupati Paramitha Fokus Benahi Birokrasi, Ekonomi, dan SDM lewat Visi Brebes Beres

Kompas.com - 24/04/2026, 12:00 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma menegaskan komitmennya untuk mendorong transformasi daerah melalui visi Brebes Beres dengan fokus pada pembenahan birokrasi, penguatan ekonomi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Visi Brebes Beres mencakup tiga pilar utama. Pertama, Beres Birokrasinya, yakni mendorong layanan publik yang cepat, transparan, dan berbasis digital melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) serta penguatan Satu Data Brebes.

Kedua, Beres Ekonominya, yaitu memperkuat hilirisasi pertanian, khususnya komoditas bawang merah, dan digitalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM) agar produk lokal mampu menembus pasar internasional.

Baca juga: Rosan Sebut Hilirisasi Pertanian Ciptakan Lebih Banyak Lapangan Kerja dari Tambang

Ketiga, Beres SDM-nya, yakni mendukung investasi pada manusia melalui pendidikan vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri serta memperkuat literasi digital.

"Kita tidak bisa lagi hanya bertumpu pada produksi bahan mentah. Brebes harus bergerak menuju hilirisasi agar petani memperoleh nilai tambah. Investasi terbesar kita bukan hanya pada infrastruktur, tetapi pada manusia Brebes itu sendiri," ujar Paramitha dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Jumat (24/4/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Paramitha dalam diskusi panel Majelis Silaturahmi Warga Brebes (Masigab) bertajuk "Urun Rembug Brebes Beres untuk Indonesia yang Lebih Baik" di Auditorium Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).

Baca juga: Survei: 67,2 Persen Warga Brebes Puas Kinerja Bupati Paramitha

Perantau sebagai aset strategis

Pelaksanaan diskusi panel Masigab di Auditorium Pusdiklat BPK RI, Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).Dok. Pemkab Brebes Pelaksanaan diskusi panel Masigab di Auditorium Pusdiklat BPK RI, Jakarta Selatan, Minggu (19/4/2026).

Dalam forum Masigab, Paramitha menekankan bahwa kemajuan Brebes tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) semata, melainkan membutuhkan sinergi kolektif antara pemerintah daerah (pemda) dan perantau asal Brebes.

Ia pun mengajak para perantau untuk pulang dan berkontribusi bagi kampung halaman, baik melalui gagasan maupun investasi.

Menurut Paramitha, perantau merupakan aset strategis yang memiliki jejaring luas dan pengalaman yang dibutuhkan untuk mempercepat inovasi di daerah.

Sementara itu, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro yang hadir dalam forum tersebut menilai warga Brebes memiliki karakter kritis.

Baca juga: Halalbihalal Warga Brebes di Jakarta Soroti Kemiskinan, Perantau Diajak Terlibat

"Orang Brebes itu wataknya kritis. Apa saja dikritik dulu, mau benar atau salah dikritik dulu. Namun, kita harus berprasangka baik bahwa itu adalah bentuk kepedulian. Sekarang, tidak ada pilihan lain selain kita semua harus support dan bareng-bareng membereskan Brebes," tuturnya.

Untuk mengejar ketertinggalan indeks pembangunan manusia (IPM), Juri menilai bahwa Pemkab Brebes membutuhkan akselerasi.

"Kalau kita lari, daerah lain juga lari. Maka, sekecil apa pun inisatif kita, harus dilakukan sekarang untuk membantu percepatan perkembangan Brebes," tegasnya.

Menindaklanjuti diskusi panel dalam forum Masigab, Pemkab Brebes menyepakati penyusunan peta jalan kolaborasi yang terukur, pembentukan forum komunikasi berkelanjutan antara pemda dan perantau, serta inisiasi program nyata yang menyentuh masyarakat.

Baca juga: Paparkan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN, Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Terkini Lainnya
Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Pemkab Brebes Wanti-wanti Soal Alih Fungsi Lahan, Bupati: Investor Jangan Kuasai Lahan Hijau

Brebes
Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Brebes Dorong Peran Kadin Jadi Jembatan Pemda dan Pelaku Usaha

Perkuat Ekonomi Daerah, Bupati Brebes Dorong Peran Kadin Jadi Jembatan Pemda dan Pelaku Usaha

Brebes
Bupati Paramitha Fokus Benahi Birokrasi, Ekonomi, dan SDM lewat Visi Brebes Beres

Bupati Paramitha Fokus Benahi Birokrasi, Ekonomi, dan SDM lewat Visi Brebes Beres

Brebes
Tekankan Pentingnya Integritas, Sekda Brebes Imbau PPK Jaga Profesionalisme dan Jauhi Praktik Suap

Tekankan Pentingnya Integritas, Sekda Brebes Imbau PPK Jaga Profesionalisme dan Jauhi Praktik Suap

Brebes
Halalbihalal Warga Brebes di Jakarta Soroti Kemiskinan, Perantau Diajak Terlibat

Halalbihalal Warga Brebes di Jakarta Soroti Kemiskinan, Perantau Diajak Terlibat

Brebes
Lepas 354 Jemaah Calon Haji Brebes, Bupati Paramitha Minta Mereka Jaga Nama Baik Daerah

Lepas 354 Jemaah Calon Haji Brebes, Bupati Paramitha Minta Mereka Jaga Nama Baik Daerah

Brebes
Paparkan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN, Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Paparkan Sistem Manajemen Talenta ASN di BKN, Pemkab Brebes Tuai Apresiasi

Brebes
Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah Terbesar RI, Produksi Tembus 180.000 Ton

Brebes Bakal Punya Mega Farm Sapi Perah Terbesar RI, Produksi Tembus 180.000 Ton

Brebes
Transformasi Bank Brebes Berbuah Manis, Raih Penghargaan Bergengsi hingga Tingkatkan Kepercayaan Publik

Transformasi Bank Brebes Berbuah Manis, Raih Penghargaan Bergengsi hingga Tingkatkan Kepercayaan Publik

Brebes
Pemkab Brebes Gabung Proyek PSEL Tegal Raya, Olah 1.015 Ton Sampah Jadi Listrik

Pemkab Brebes Gabung Proyek PSEL Tegal Raya, Olah 1.015 Ton Sampah Jadi Listrik

Brebes
Serahkan 37 SK Pensiun ASN, Bupati Brebes: Masa Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian

Serahkan 37 SK Pensiun ASN, Bupati Brebes: Masa Purna Tugas Bukan Akhir Pengabdian

Brebes
Menteri PU Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Brebes, Bupati Paramitha: Ini Kepedulian Pemerintah Pusat

Menteri PU Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Brebes, Bupati Paramitha: Ini Kepedulian Pemerintah Pusat

Brebes
Bupati Brebes Kunjungi 44 Desa dan Bagikan Ribuan Sembako Selama Ramadhan

Bupati Brebes Kunjungi 44 Desa dan Bagikan Ribuan Sembako Selama Ramadhan

Brebes
Bupati Brebes Salurkan Alat Bantu dan Sembako untuk 72 Penyandang Disabilitas

Bupati Brebes Salurkan Alat Bantu dan Sembako untuk 72 Penyandang Disabilitas

Brebes
Inovasi Hilirisasi Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Global, Titiek Soeharto Beri Apresiasi

Inovasi Hilirisasi Bawang Merah Brebes Tembus Pasar Global, Titiek Soeharto Beri Apresiasi

Brebes
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com