Bupati Banyuwangi Salurkan Insentif Rp 7,2 Miliar kepada 1.200 Guru PAUD

Kompas.com - 12/05/2024, 11:10 WIB
Aditya Mulyawan

Penulis

KOMPAS.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menyalurkan insentif bagi guru pendidikan anak usia dini (PAUD). Adapun total insentif tahun ini mencapai Rp. 7,2 miliar yang disalurkan kepada 1.200 guru PAUD non-aparatur sipil negara (ASN) se-Banyuwangi.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kepada perwakilan guru saat kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) di Banyuanyar, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (8/5/2024).

Ipuk mengatakan, insentif untuk guru PAUD non-ASN diberikan setiap tahun sebagai apresiasi atas pengabdian tulus para guru dalam mendidik generasi penerus.

“Dedikasi guru PAUD selama ini sangat luar biasa. Terima kasih kepada para guru yang telah bekerja luar biasa mendidik anak-anak tanpa mengenal lelah,” kata Ipuk dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Minggu (12/5/2024).

Baca juga: Bupati Ipuk Raih Satyalancana, Pemkab Banyuwangi Jadi Kabupaten Berkinerja Terbaik Se-Indonesia 

Ia menjelaskan, penerima insentif tersebut adalah para guru pada satuan pendidikan prasekolah, seperti kelompok bermain, taman kanak-kanak (TK), satuan pendidikan sejenis, serta daycare.

“Apa yang diberikan ini tentu belum sebanding dengan jasa dan dedikasi para guru PAUD selama ini. Namun, kami berharap (bantuan) ini bisa bermanfaat. Ke depan, kami akan berupaya untuk menambah sesuai kemampuan fiskal daerah,” ujar Ipuk.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno mengatakan, total insentif guru PAUD pada tahun ini mencapai Rp 7,2 miliar. Insentif diserahkan dalam 4 termin atau 3 bulan sekali.

“Tiap orang mendapatkan insentif Rp 6 juta per tahunnya. (Bantuan) yang kemarin kami terimakan adalah termin pertama,” terang Suratno.

Baca juga: Kunjungi Banyuwangi, Menhub Siap Dukung Pembangunan Sky Bridge

Suratno memaparkan, jumlah penerima insentif tahun ini sama dengan tahun lalu, yakni sebanyak 1.200 orang.

“Namun, penerima bisa jadi individu yang berbeda karena ada sebagian guru mengundurkan diri dan ada juga guru yang baru,” tuturnya.

Suratno memastikan, para penerima insentif tersebut telah memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Pada beleid tersebut, terdapat kriteria guru penerima insentif, yakni non-ASN dan harus memiliki gelar strata-1 (S1). Lalu, belum menerima sertifikasi pendidikan Tunjangan Profesi Didik (TPP), bukan penerima bantuan keuangan khusus dari provinsi, serta aktif mengajar yang ditandai masuk dalam Daftar Pokok Pendidikan (Dapodik).

“Memang, masih ada guru PAUD yang belum mendapatkan karena terbentur syarat. Namun, ke depan, masih ada kesempatan untuk terdata. Kami terus mendorong para guru memenuhi syarat administratif yang diatur di regulasi," kata Suratno.

Baca juga: Naskah Kuno Banyuwangi Diusung Perpusnas Masuk ke Ingatan Kolektif Nasional 2024

Terkini Lainnya
Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi Dimulai, Target Rampung Tahun Depan

Revitalisasi Pasar Induk dan Asrama Inggrisan Banyuwangi Dimulai, Target Rampung Tahun Depan

Banyuwangi
Banyuwangi Jadi Kabupaten Pertama yang Raih Predikat AA SAKIP di Indonesia

Banyuwangi Jadi Kabupaten Pertama yang Raih Predikat AA SAKIP di Indonesia

Banyuwangi
Dorong Lulusan SMK Berwirausaha, Bupati Banyuwangi Berikan Bantuan Alat Usaha

Dorong Lulusan SMK Berwirausaha, Bupati Banyuwangi Berikan Bantuan Alat Usaha

Banyuwangi
Kampus Universitas Islam Cordoba Hadir di Banyuwangi dan Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

Kampus Universitas Islam Cordoba Hadir di Banyuwangi dan Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

Banyuwangi
Lewat Banyuwangi Cerdas, Bupati Ipuk Sokong Pendidikan Siswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu

Lewat Banyuwangi Cerdas, Bupati Ipuk Sokong Pendidikan Siswa Berprestasi dari Keluarga Kurang Mampu

Banyuwangi
Angkutan Pelajar Gratis Banyuwangi, Mudahkan Mobilisasi dan Tingkatkan Pendapatan Sopir

Angkutan Pelajar Gratis Banyuwangi, Mudahkan Mobilisasi dan Tingkatkan Pendapatan Sopir

Banyuwangi
Salurkan Insentif Guru Agama Non-Formal Keagamaan, Bupati Ipuk Tekankan Keberagaman Inklusif dan Moderat

Salurkan Insentif Guru Agama Non-Formal Keagamaan, Bupati Ipuk Tekankan Keberagaman Inklusif dan Moderat

Banyuwangi
Agar Anak-anak Tak Kecanduan Gadget, Pemkab Banyuwangi Ajak Mereka Main Permainan Tradisional

Agar Anak-anak Tak Kecanduan Gadget, Pemkab Banyuwangi Ajak Mereka Main Permainan Tradisional

Banyuwangi
KA Jakarta-Banyuwangi Beroperasi, Bupati Ipuk: Tambah Akses, Tumbuhkan Ekonomi

KA Jakarta-Banyuwangi Beroperasi, Bupati Ipuk: Tambah Akses, Tumbuhkan Ekonomi

Banyuwangi
Tour de Ijen, Menpora Apresiasi Banyuwangi yang Konsisten Gelar Sport Tourism Kelas Dunia

Tour de Ijen, Menpora Apresiasi Banyuwangi yang Konsisten Gelar Sport Tourism Kelas Dunia

Banyuwangi
BEC 2024 Pukau Ribuan Pengunjung dengan Pameran Potensi Desa

BEC 2024 Pukau Ribuan Pengunjung dengan Pameran Potensi Desa

Banyuwangi
Tol Probowangi Terus Dilanjut, Menteri Basuki Yakin Banyuwangi Tambah Maju

Tol Probowangi Terus Dilanjut, Menteri Basuki Yakin Banyuwangi Tambah Maju

Banyuwangi
Menparekraf: Banyuwangi Ethno Carnival Jadi Acuan Event Nusantara

Menparekraf: Banyuwangi Ethno Carnival Jadi Acuan Event Nusantara

Banyuwangi
Unair Buka Jurusan Kedokteran di Banyuwangi, Bupati Ipuk: Yang Mau Jadi Dokter Tidak Usah Jauh-jauh

Unair Buka Jurusan Kedokteran di Banyuwangi, Bupati Ipuk: Yang Mau Jadi Dokter Tidak Usah Jauh-jauh

Banyuwangi
Desain Prototipe Disediakan untuk Pengajuan PBG di Banyuwangi, Pemohon Tak Perlu Pakai Jasa Konsultan

Desain Prototipe Disediakan untuk Pengajuan PBG di Banyuwangi, Pemohon Tak Perlu Pakai Jasa Konsultan

Banyuwangi
Bagikan artikel ini melalui
Oke