Unair Buka Jurusan Kedokteran di Banyuwangi, Bupati Ipuk: Yang Mau Jadi Dokter Tidak Usah Jauh-jauh

Kompas.com - 11/07/2024, 20:54 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Program studi (prodi) Kedokteran, Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran, dan Ilmu Alam (FIKKIA) Universitas Airlangga ( Unair) Banyuwangi telah resmi dibuka. 

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyambut gembira pembukaan prodi Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi. 

"Dengan dibukanya prodi ini, anak-anak Banyuwangi yang ingin menjadi dokter tidak perlu kuliah jauh-jauh, cukup di Banyuwangi saja,” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (11/7/2024).

Ipuk mengatakan, FIKKIA Unair juga bisa dimanfaatkan masyarakat kawasan sekitar Banyuwangi. 

Dia menyebutkan, hadirnya prodi kedokteran itu melengkapi tiga  prodi yang sudah ada di FIKKIA Unair Banyuwangi, yakni Akuakultur, Kesehatan Masyarakat, dan Kedokteran Hewan. 

“Bersama dengan kampus-kampus lain yang ada di Banyuwangi, semuanya bergerak untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul yang menopang kemajuan daerah,” ujar Ipuk. 

Baca juga: Jabatan Kembali setelah Dipecat karena Tolak Dokter Asing, Dekan FK Unair Justru Minta Maaf

Sementara itu, Dekan FIKKIA Unair Banyuwangi Soetojo mengaku bersyukur prodi Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi sudah resmi dibuka. 

Dia menegaskan, Unair menjamin kualitas pendidikan di Banyuwangi setara dengan Fakultas Kedokteran (FK) Unair di Surabaya. 

“Jadi nantinya lulusan mahasiswa kedokteran di Banyuwangi sama dengan di Surabaya," katanya. 

Adapun FKKIA Unair Banyuwangi menerima pendaftaran mahasiswa baru pada 9 Juli hingga 1 Agustus 2024. 

“Bagi adik-adik yang baru lulus SMA di Banyuwangi dan sekitarnya, yang berminat kuliah kedokteran kini sudah bisa kuliah di Banyuwangi," ujarnya.

Baca juga: Melihat Tradisi Oncor-Oncoran di Malam Tahun Baru Islam di Banyuwangi

Soetojo menjelaskan, prodi Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi memiliki bidang unggulan, yakni travel medicine (kedokteran wisata) yang siap mencetak dokter dengan kemampuan profesional dan andal di berbagai medan maupun situasi.

"Ini didukung dengan laboratorium alam yang ada di Banyuwangi, seperti kawasan Ijen Geopark,” katanya.

Adapun kawasan Ijen Geopark memiliki berbagai destinasi wisata, seperti Alas Purwo, Gunung Ijen, Pulau Merah, Teluk Hijau, Meru Betiri, dan lainnya dengan berbagai kasus kedokteran wisata. 

Soetojo menjelaskan, keunggulan FIKKIA Unair Banyuwangi lainnya adalah memiliki 29 dosen yang menjadi dosen tetap di Banyuwangi. 

Selain itu, terdapat pula pendampingan langsung dan dukungan dosen pengajar senior dari FK Unair Surabaya. 

Baca juga: Bupati Banyuwangi Dorong Petani Pakai Pupuk Organik

FIKKIA Unair Banyuwangi juga memiliki laboratorium, seperti anatomi, keterampilan medis, fisiologi, biokimia, patologi, parasit, bakteriologi-mikrobiologi, yang telah terintegrasi melalui laboratorium terpadu. 

"Peralatan di laboratorium FIKKIA Unair Banyuwangi masih baru," tambah mantan Dekan FK Unair itu. 

Pendidikan kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi akan dilaksanakan di Banyuwangi dengan masa studi empat tahun. 

Kampus utama berlokasi di Unair Mojopanggung dan Giri. Selain itu, Unair Banyuwangi juga menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Blambangan dan RSUD Genteng Banyuwangi sebagai rumah sakit pendidikan untuk mengeksplorasi berbagai kasus kesehatan bagi mahasiswa kedokteran.

Soetojo mengatakan, untuk awal Prodi Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi membuka kuota 50 mahasiswa baru untuk tahun 2024. 

Pendaftaran pada 2024 hanya dibuka melalui jalur mandiri karena pembukaan izin prodi baru dikeluarkan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PT-Kes) pada 2 Juli 2024. 

Baca juga: Desain Prototipe Disediakan untuk Pengajuan PBG di Banyuwangi, Pemohon Tak Perlu Pakai Jasa Konsultan

Jalur Mandiri yang dimaksud adalah seleksi mandiri (SMUA) reguler tes tertulis. 

Pelaksanaan tes berupa tes potensi akademik (TPA) serta ujian tulis mata pelajaran biologi dan kimia secara luring di Kampus UNAIR Surabaya.

Informasi lebih lanjut terkait pendaftaran Kedokteran FIKKIA Unair Banyuwangi klik tautan berikut

Terkini Lainnya
Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Pemkab Banyuwangi Raih Penghargaan Tata Kelola Pemerintahan Terbaik dari Kemendagri

Banyuwangi
Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi Raih Penghargaan Swasti Saba dan STBM dari Kemenkes

Banyuwangi
Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Didukung Jerman, Pembangkit Listrik Tenaga Angin 200 Megawatt akan Dibangun di Banyuwangi

Banyuwangi
Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Sirkuit BMX Muncar Banyuwangi, Satu-satunya Berstandar Olimpiade di Asia Tenggara

Banyuwangi
Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

Banyuwangi
Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Inovatif Promosikan Daerah, Banyuwangi Raih Penghargaan Best Smart Branding di ISNA 2025

Banyuwangi
Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Ribuan Pengunjung Nikmati Kehangatan Festival Ngopi Sepuluh Ewu Banyuwangi

Banyuwangi
Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Bupati Ipuk Apresiasi Kinerja TPS 3R Banyuwangi yang Sukses Kirim 60 Ton RDF ke Industri

Banyuwangi
Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Kenalkan Destinasi “Hidden Gem” di Kawasan Ijen, Bupati Banyuwangi Luncurkan Ijen Golden Route

Banyuwangi
Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Wujudkan Pesantren Aman, Pemkab Banyuwangi Bantu Pengurusan PBG dan SLF

Banyuwangi
Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Menko IPK AHY Apresiasi Progres Revitalisasi Pasar Banyuwangi: Perpaduan Ekonomi Rakyat dan Wisata Heritage

Banyuwangi
Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Menpora Erick Thohir Apresiasi Konsistensi Banyuwangi Gelar Ajang Balap Sepeda Internasional

Banyuwangi
Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Lewat Lokakarya, Kemenlu Hubungkan Banyuwangi dengan Jejaring Industri Kreatif Dunia

Banyuwangi
13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

13 Tahun Gandrung Sewu: Ribuan Penari Persembahkan Harmoni di Pantai Marina Boom

Banyuwangi
BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

BPK Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Pansela Banyuwangi-Jember

Banyuwangi
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com