Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Kompas.com - 30/12/2025, 13:20 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat akibat maraknya kendaraan over dimension over load ( ODOL).

Kerusakan paling parah terjadi pada jalur-jalur yang rutin dilalui kendaraan bermuatan berat, khususnya di wilayah Tangerang dan Lebak.

Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten Arlan Marzan menegaskan bahwa beban kendaraan berlebih mempercepat kerusakan struktur jalan, termasuk ruas jalan berlapis beton.

"Dari total sekitar 20 kilometer (km) jalan milik Pemprov Banten, terdapat tiga hingga empat km yang mengalami kerusakan berat dan harus segera ditangani. Pada 2025, kami tanggung (fokus tangani) dulu (ruas) yang rusak tiga hingga empat km itu," ujarnya dalam rilis pers yang diterima Kompas.com, Selasa (30/12/2025).

Baca juga: Jalan Provinsi di Bengkulu Diperbaiki Lewat IJD Tahun 2025

Arlan menyebut, salah satu ruas yang paling terdampak kendaraan ODOL adalah jalur Citeras–Cisoka–Tigaraksa karena menjadi lintasan utama angkutan berat dari Lebak menuju kawasan industri dan jalan nasional.

Selain itu, ruas Teluknaga–Dadap yang menjadi koridor vital kendaraan berat dari kawasan pergudangan dan industri di Kabupaten Tangerang juga mengalami kerusakan serupa.

Atas kondisi tersebut, Pemprov Banten mengucurkan anggaran untuk memperbaiki dua ruas jalan yang terdampak ODOL tersebut.

Baca juga: 30 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Jalan Karet Pasar Baru Akhirnya Mulus

Rincian anggaran tersebut meliputi Rp 6 miliar dari anggaran murni dan Rp 3 miliar dari anggaran perubahan untuk penanganan ruas Citeras–Cisoka–Tigaraksa. Perbaikan mencakup area Pasar Cisoka dan sejumlah segmen lain yang dinilai membahayakan pengguna jalan.

Sementara itu, sebesar Rp 6 miliar dialokasikan untuk perbaikan ruas Teluknaga–Dadap. Ruas ini juga direncanakan tetap memperoleh alokasi anggaran lanjutan hingga 2026.

Selain wilayah Tangerang, Arlan juga menyoroti kondisi ruas Saketi–Malingping di Kabupaten Lebak yang mulai menunjukkan peningkatan kerusakan.

Namun, berbeda dengan Tangerang, kerusakan di jalur tersebut lebih banyak dipicu faktor cuaca dan longsor, ditambah meningkatnya volume lalu lintas.

Baca juga: 64 Bencana Hidrometeorologi Cianjur: Longsor Mendominasi, 2.200 Rumah Rusak

“Kalau Saketi–Malingping itu (kerusakannya) baru akhir-akhir ini. Penyebabnya lebih ke cuaca, banyak longsor, dan sekarang lalu lintasnya juga mulai tinggi,” jelas Arlan.

Menurutnya, beban ruas jalan tersebut semakin berat seiring meningkatnya mobilitas dan kebutuhan material batu dari wilayah selatan. Pasalnya, pasokan material yang sebelumnya berasal dari daerah lain kini mulai beralih ke Banten Selatan.

Terkini Lainnya
Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com