Luncurkan Kawasan Industri Halal Modern Cikande, Pj Gubernur Banten Al Muktabar Optimistis Investasi Meningkat

Kompas.com - 04/09/2024, 11:22 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar optimistis industri halal mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Provinsi Banten.

"Berbagai kebijakan strategis terus digalakkan untuk menarik investasi dari pelaku industri halal, guna mendukung pengembangan ekosistem produk halal di wilayah tersebut," ungkap Al Muktabar melalui siaran persnya, Rabu (4/9/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Al Muktabar setelah mendampingi Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin dalam acara Sosialisasi, Pendampingan, dan Pendaftaran Sertifikasi Halal bagi 1000 Usaha Mikro Provinsi Banten Tahun 2024, serta Peluncuran Kawasan Industri Halal (KIH) Modern Cikande di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (3/9/2024).

Baca juga: Bus Lindas Motor di Serang, Istri Tewas, Suami Selamat, Bayi Dibawa ke RS

Al Muktabar menjelaskan bahwa KIH Modern Cikande telah beroperasi dan akan terus dikembangkan, terutama dalam hal segmentasinya.

Berdiri di atas lahan seluas sekitar 500 hektar (ha), kawasan tersebut akan menjadi pusat ekosistem produk halal, khususnya dalam hal hilirisasi.

"Seribu usaha mikro yang kami daftarkan sertifikasi halalnya ini merupakan bagian dari hulu, sementara hilirnya nanti akan dipusatkan di KIH, sehingga tata niaga ekspornya dapat tertata dengan baik ke negara-negara tujuan,” ujar Al Muktabar.

Ia juga menambahkan bahwa KIH tidak hanya akan berfokus pada produk pangan, tetapi juga berbagai jenis produk halal lainnya yang akan didorong pengembangannya.

Baca juga: Seorang Jaksa Gugat UU ITE Usai Dipenjara karena Kritik Penyelenggara Negara

Dengan demikian, kata Al Muktabar, sektor tersebut diharapkan mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru pada masa depan.

"Produk halal merupakan bagian dari tatanan ekonomi baru yang saat ini sedang berkembang pesat di berbagai negara di dunia. Banten, dengan warisan sejarahnya, siap mengambil peran penting dalam pengembangan sektor ini," jelasnya.

Potensi besar Provinsi Banten

Pada kesempatan yang sama, Wapres RI Ma’ruf Amin mengatakan bahwa Provinsi Banten memiliki potensi besar untuk menjadi pusat industri produk halal.

Potensi tersebut, kata dia, didukung oleh penerapan prinsip syariah dan nilai-nilai religius yang mengakar kuat di wilayah tersebut, yang dapat menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan untuk dikembangkan.

Baca juga: Dua Investor Singapura Lirik Sektor Energi dan Pendidikan di IKN

"Ditambah dengan infrastruktur ekosistem halal yang sudah tersedia, Banten bahkan telah memiliki KIH yang menawarkan layanan terpadu (one stop services) serta berbagai keunggulan kompetitif. Hal ini diharapkan dapat menarik investasi, baik dari dalam maupun luar negeri," ucap Ma’ruf.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa KIH dikembangkan tidak hanya untuk pelaku usaha besar, tetapi juga untuk mendukung pemberdayaan pelaku usaha mikro melalui kemitraan yang dibangun dalam rantai nilai halal.

"Pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) harus didorong untuk menjadi pemasok bahan baku bagi pelaku usaha besar di KIH," Ma’ruf. (ADV)

Terkini Lainnya
Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com