Di Demo Mahasiswa, Gubernur Wahidin Temui Pendemo dan Jelaskan Program Pemprov Banten

Kompas.com - 01/10/2019, 20:45 WIB
Mikhael Gewati

Penulis


KOMPAS.com
– Gubernur Banten Wahidin Halim menerima langsung mahasiswa yang berunjuk rasa di depan gedung pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), di Jl. Syekh Nawi Albantani, Curug, Kota Serang, Selasa (1/10/2019).

Wahidin menerima mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), karena dirinya yakin jika banyak dari mereka yang belum tahu berbagai program pembangunan yang tengah dan telah dilaksanakan provinsi Banten saat ini.

Bukan cuma itu, Wahidin juga menjawab semua pertanyaan mahasiswa dan menyampaikan terima kasih atas kritik yang mereka sampaikan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov Banten).

“Apa yang mahasiswa lakukan itu merupakan bukti kecintaannya kepada Provinsi Banten,” kata Wahidin seperti dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Selasa (1/10/2019).

Pendidikan gratis

Dengan menggunakan pengeras suara atau Toa, Gubernur Wahidin menjelaskan program pendidikan dan kesehatan gratis yang dianggap mahasiswa tidak berjalan.

“Selama ini Provinsi Banten telah menggratiskan biaya pendidikan SMAN, SMKN, dan SKh Negeri dengan bentuk Biaya Operasional Sekolah Daerah (BOSDA),” tegas Wahidin.

Buktinya, kata Gubernur, pada 2018, Pemprov Banten menganggarkan BOSDA Rp 400 miliar, sedangkan pada 2019 dana yang dialokasikan pada bidang pendidikan Rp 1,13 triliun.

Baca juga: Masyarakat Diminta Awasi Penggunaan Dana BOS

Dari jumlah itu, Rp 970,47 miliar dialokasikan untuk BOSDA, sedangkan sisanya buat pengadaan sarana dan prasarana, serta urusan kebudayaan.

“Untuk siswa SMA, total Bantuan Opersional Sekolah (BOS) yang diterima Rp 5 juta per siswa. Sedangkan untuk siswa SMK total BOSDA ditambah BOS yang diterima per siswa Rp 5,4 juta,” kata dia.

Terkait dana infrastruktur pendidikan, Wahidin menjelaskan pada 2018 Pemprov Banten telah membangun 8 unit sekolah baru (USB) dan 475 ruang kelas ruang kelas baru (RKB).

Adapun pada 2019, Pemprov Banten telah membangun RKB sebanyak 44 ruang kelas.

Program kesehatan

Sementara itu, untuk kesehatan, Gubernur Wahidin meminta pemerintah harus hadir di tengah masyarakat.

Pasalnya kesehatan merupakan kewajiban pemerintah, sehingga harus hadir dalam pelayanan kesehatan

“Bagaimana mampu bersaing kalau masyarakatnya tidak sehat,” tegas Wahidin.

Untuk pembangunan infrastruktur kesehatan, Gubernur Wahidin menuturkan, Pemprov Banten menyediakan anggaran Rp 125,10 miliar.

Dana sebesar itu dipakai untuk pengadaan lahan rumah sakit Cilograng, pembangunan RSUD Banten, dan pembangunan rumah sakit jiwa tahap I, dan pembangunan Rumah Sakit Malingping.

Baca juga: Iuran Naik, BPJS Kesehatan Prediksi Banyak Peserta JKN Pindah Kelas

Di kesempatan itu, Wahidin memaparkan cakupan Universal Health Coverage (UHC) warga Banten hingga triwulan tiga 2019.

“Total peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Provinsi Banten mencapai 10.130.772 jiwa. Dari jumlah itu, 706.169 jiwa, premi atau iuran bulanan kepersertaan dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten," ucap dia.

Tak cuma menjelaskan program Pemprov Banten, Gubernur Wahidin mengajak melihat bersama-sama apa telah dicapai. Ia juga membuka ruang bagi para mahasiswa untuk memberikan masukan kepada Pemprov Banten.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten, Al Mukhtabar yang turut hadir dalam pertemuan dengan mahasiswa menyatakan, langkah Gubernur Wahidin menemui mahasiswa patut diacungi jempol.

“Ini adalah langkah seorang pemimpin yang tidak alergi kritik masyarakatnya," kata Al Mukhtabar.

Terkini Lainnya
Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Laba Rp 41,9 Miliar dan KUB Efektif, Bank Banten Percepat Transformasi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Pemprov Banten Kucurkan Rp 15 Miliar untuk Perbaikan Ruas Jalan Provinsi

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pembatasan Jam Operasional Kendaraan Tambang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Iklim Investasi Semakin Baik, Realisasi Investasi di Banten Hingga Triwulan III-2025 Capai Rp 91,5 Triliun

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

DPMPTSP Banten Percepat Pelayanan Perizinan Usaha lewat OSS Berbasis Risiko

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Realisasi Investasi Banten Semester I-2025 Rp 60,7 Triliun, Kepala DPMPTSP Banten Paparkan Capaiannya

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Pemprov Banten Bebaskan Pajak Mutasi Kendaraan dari Luar Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Pj Gubernur A Damenta Luncurkan Manajemen Talenta ASN Provinsi Banten

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Pj Sekda Provinsi Banten Sebut Sinergi Pemungutan Opsen Merupakan Langkah Strategis untuk Tingkatkan Fiskal Daerah

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Pj Gubernur Banten Tinjau Sejumlah TPS di Kota Serang

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Pj Gubernur Banten Al Muktabar Dampingi Komisi II DPR RI Tinjau Pelaksanaan Makan Bergizi Gratis

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Jelang Pilkada Serentak 2024, Pj Gubernur Banten Al Muktabar: Stabilitas Keamanan Terjaga Baik

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Kolaborasi Merawat Iklim Investasi Berkelanjutan di Banten 

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Lewat e-Katalog, Pj Al Muktabar Implementasikan Asas Akuntabilitas, Efisien, Efektif, dan Transparan dalam Pengadaan Barang/Jasa

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Pj Gubernur Banten Hadiri Pembukaan ISEF 2024 di JCC Senayan

Banten Maju, Beriman dan Bertaqwa
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com