Tingkatkan APK Perguruan Tinggi di Bali, Koster Minta Dukungan UT Sukseskan Program SKSS

Kompas.com - 03/07/2025, 16:54 WIB
Tsabita Naja,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Bali Wayan Koster meminta dukungan Universitas Terbuka (UT) untuk menyukseskan program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS) yang berperan penting dalam meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) masuk perguruan tinggi.

Permintaan tersebut disampaikan Koster saat meresmikan gedung baru UT Denpasar yang beralamat di Jalan Raya Sesetan, Rabu (2/7/2025).

Ia mengungkapkan, saat ini APK masuk perguruan tinggi di Bali masih tergolong rendah, yakni sekitar 38 persen.

Pada periode kepemimpinannya yang kedua, Koster menargetkan APK di Bali dapat mencapai  angka 50 persen melalui berbagai skema yang telah disiapkan.

Baca juga: Mendiktisaintek: Jangan Hanya Naikkan APK, tapi Malah Ciptakan Pengangguran

Ia memaparkan, pada 2025 terdapat 61.000 lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Bali.

Namun, banyak lulusan memilih tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi karena berbagai kendala, termasuk faktor ekonomi.

Menindaklanjuti permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali melakukan percepatan realisasi program SKSS bagi keluarga kurang mampu. 

“Kami sudah bentuk tim. Ketuanya Rektor Universitas Mahasaraswati dan anggotanya para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta yang memiliki mahasiswa lebih dari 1.000 orang,” ujar Koster melalui siaran pers, Kamis (3/7/2025).

Baca juga: Rektor: Mahasiswa UI yang Terbukti Jadi Joki Langsung DO

Ia meminta semua pihak berkontribusi untuk menyukseskan program SKSS dan membebaskan biaya kuliah bagi mahasiswa penerima program.

“Targetnya, program SKSS terealisasi tahun ini (2025) dengan sasaran 3.000 mahasiswa,” imbuh Koster.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov Bali akan mengucurkan anggaran untuk biaya hidup mahasiswa peserta program SKSS. 

Koster menyebut, sejumlah perguruan tinggi sudah menunjukkan dukungan, salah satunya Universitas Mahasaraswati yang siap mengakomodir 100 mahasiswa. 

Baca juga: Menaker Ungkap Data Pengangguran: Lebih dari 1 Juta Lulusan Universitas Ternyata Menganggur

“Universitas Udayana (Unud) juga saya minta mengakomodir melalui skema yang sudah dimiliki,” ucapnya.

Koster berharap dukungan UT sebagai PTN yang menerapkan pembelajaran jarak jauh dapat mempercepat capaian program ini.

“Karena sistemnya jarak jauh dan terbuka, harapannya UT bisa mengakomodir lebih dari 100 mahasiswa, khususnya bagi peserta dari daerah yang jauh, seperti Jembrana, Karangasem, Buleleng, Bangli, Klungkung, dan Tabanan,” jelasnya.

Baca juga: Rincian Biaya Kuliah UT per Semester 2025

Ikatan Gubernur Koster dan UT

Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan pada peresmian gedung baru UT Denpasar di Jalan Raya Sesetan, Rabu (2/7/2025).Dok. Pemkab Jembrana Gubernur Bali Wayan Koster saat memberikan sambutan pada peresmian gedung baru UT Denpasar di Jalan Raya Sesetan, Rabu (2/7/2025).

Koster juga mengungkapkan bahwa dirinya memiliki ikatan emosional dengan UT sejak mengawali karier di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada 1988.

Saat itu, ia intens melakukan riset kebijakan terkait peningkatan kualitas dan layanan pendidikan, termasuk untuk wilayah kepulauan dengan kondisi ekonomi masyarakat yang kurang mampu.

“Salah satu yang kami pelajari adalah bagaimana memberikan layanan pendidikan di negara kepulauan dengan jumlah penduduk banyak, termasuk mereka yang tinggal di daerah terpencil,” ujar Koster.

Menurutnya, Indonesia membutuhkan layanan pendidikan yang mudah dijangkau dan memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara.

Baca juga: 100 Hari Kerja Abdul Wahid-SF Hariyanto, Transformasi Layanan Pendidikan di Riau Dimulai

Karena itu, Koster menilai UT sebagai solusi tepat untuk menjangkau pendidikan tinggi, selain melalui model pendidikan menggunakan televisi yang dikembangkan Pusat Teknologi Komunikasi (Pustekom).

Sebagai gubernur kelahiran Desa Sembiran, Buleleng, Koster memiliki ikatan kuat dengan UT, bahkan saat menjabat anggota Komisi X DPR RI, ia tetap memberikan perhatian khusus kepada pengembangan UT.

Ia menilai UT telah berkembang pesat sejak berdiri pada 1988.

Baca juga: Pendaftaran Semester Ganjil 2025/2026 Baru Dibuka, UT Langsung Diserbu 105.000 Gen Z

“Gedungnya bagus, sistem pembelajaran makin maju, teknologi juga sudah diberdayakan dengan baik, tata kelola bagus, dan peminatnya sudah sangat tinggi,” ucapnya.

Koster konsisten mendukung pengembangan UT sejak awal kariernya hingga menjabat sebagai Gubernur Bali.

Atas dasar itu, ia berharap UT dapat berkontribusi menyukseskan program SKSS melalui kebijakan afirmasi untuk mahasiswa kurang mampu.

Baca juga: Kembangkan Ekosistem Pembelajaran Digital Inklusif, UT Raih Digital Innovation in Education

Apresiasi kepada Gubernur Koster

Gubernur Bali Wayan Koster saat meresmikan gedung baru UT Denpasar yang beralamat di Jalan Raya Sesetan, Rabu (2/7/2025).Dok. Pemkab Jembrana Gubernur Bali Wayan Koster saat meresmikan gedung baru UT Denpasar yang beralamat di Jalan Raya Sesetan, Rabu (2/7/2025).

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) RI, Ojat Darojat menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diberikan Koster terhadap pengembangan UT.

“Komitmen beliau pada pendidikan tidak diragukan lagi. Hal ini dilandasi filosofi hidup yang tidak terbantahkan, karena pendidikan merupakan alat yang paling ampuh untuk melakukan rekayasa sosial,” ujarnya. 

Ia menyebut pendidikan sebagai alat utama untuk mencapai visi dan misi pembangunan Provinsi Bali.

Ojat juga mengapresiasi komitmen dan dedikasi Koster dalam mendukung pengembangan UT yang diharapkan dapat membuka akses lebih luas bagi masyarakat Bali untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Baca juga: Bantah Ada Pulau Kecil di Bali Dikuasai Orang Asing, Koster: Investor Bangun Fasilitas Pariwisata

Rektor UT Mohamad Yunus juga mengapresiasi perhatian dan dukungan besar Koster terhadap lembaga pendidikan ini, termasuk pemberian hak guna pakai lahan Pemprov Bali untuk lokasi gedung lama UT di Jalan Gurita, Denpasar.

"Ini adalah wujud nyata komitmen mendukung keberadaan pendidikan tinggi yang mengarah pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM)," katanya.

Yunus berharap kehadiran gedung baru UT di Jalan Raya Sesetan dapat memberikan dampak signifikan bagi kemajuan dunia pendidikan di Pulau Dewata.

Baca juga: Wamenpar Petakan Wisata Bali Timur untuk Pemerataan Pariwisata Pulau Dewata

Sebagai informasi, gedung UT Denpasar dibangun di atas lahan seluas 9.950 meter persegi (m²)  sejak 2021 dan diresmikan pada 2024.

Saat ini, UT Denpasar melayani 15.614 mahasiswa. Pada 2026, kampus ini ditargetkan dapat melayani hingga 30.000 mahasiswa.

Dengan sistem pembelajaran jarak jauh, UT memberikan akses pendidikan tinggi yang fleksibel bagi seluruh masyarakat tanpa terhalang waktu, jarak, dan usia.

Peresmian gedung baru UT Denpasar ditandai dengan penekanan tombol sirine, penandatanganan prasasti, dan pemotongan pita oleh Gubernur Koster. Kemudian, dilanjutkan dengan peninjauan gedung baru.

Baca juga: Gubernur Koster Ungkap Rencana Bali Bangun PLTG di 3 Lokasi

Terkini Lainnya
Transisi Penutupan TPA Suwung, Pemprov Bali Siapkan TPA Bangli sebagai Penampungan Sementara

Transisi Penutupan TPA Suwung, Pemprov Bali Siapkan TPA Bangli sebagai Penampungan Sementara

Bali
Gubernur Bali Dorong Pembangunan SDM lewat Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Gubernur Bali Dorong Pembangunan SDM lewat Program Satu Keluarga Satu Sarjana

Bali
Gubernur Koster Resmikan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Tekankan Perlindungan Lahan dan Budaya

Gubernur Koster Resmikan Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun, Tekankan Perlindungan Lahan dan Budaya

Bali
Gubernur Koster: Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di Seluruh Desa/Kelurahan di Bali

Gubernur Koster: Koperasi Merah Putih Sudah Terbentuk di Seluruh Desa/Kelurahan di Bali

Bali
Gubernur Bali Luncurkan Domain bali.id, Upaya Memperkuat Identitas Digital Bali

Gubernur Bali Luncurkan Domain bali.id, Upaya Memperkuat Identitas Digital Bali

Bali
Lestarikan Adat dan Budaya Lokal, Wagub Giri Prasta Resmikan Kantor Perbekel Ganjar Buleleng

Lestarikan Adat dan Budaya Lokal, Wagub Giri Prasta Resmikan Kantor Perbekel Ganjar Buleleng

Bali
TPA Suwung Segera Ditutup, Gubernur Koster Instruksikan Pengelolaan Sampah Mandiri di Denpasar dan Badung

TPA Suwung Segera Ditutup, Gubernur Koster Instruksikan Pengelolaan Sampah Mandiri di Denpasar dan Badung

Bali
Bali Fashion Week Angkat Produk Lokal, Gubernur Koster: Inilah Esensi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Bali Fashion Week Angkat Produk Lokal, Gubernur Koster: Inilah Esensi Nangun Sat Kerthi Loka Bali

Bali
Menuju Bali Bebas “Blank Spot”, Pemprov Bali dan Telkom Perkuat Sinergi Digital

Menuju Bali Bebas “Blank Spot”, Pemprov Bali dan Telkom Perkuat Sinergi Digital

Bali
Lift Kaca Kelingking Langgar Banyak Aturan, Gubernur Koster: Hentikan dan Bongkar

Lift Kaca Kelingking Langgar Banyak Aturan, Gubernur Koster: Hentikan dan Bongkar

Bali
Dorong Stabilitas Harga, Pemprov Bali Hadirkan Pasar Murah Jelang Galungan dan Kuningan

Dorong Stabilitas Harga, Pemprov Bali Hadirkan Pasar Murah Jelang Galungan dan Kuningan

Bali
Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan

Wamen Investasi dan Gubernur Koster Bahas Penertiban PMA dan Penguatan Layanan Perizinan

Bali
Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster

Menteri Bappenas Dukung Penuh Visi Pembangunan Bali Berkelanjutan Gubernur Koster

Bali
Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Tingkatkan Kompetensi Digital Guru dan Perkuat Infrastruktur Pendidikan, Pemprov Bali Siapkan Anggaran Rp 200 Juta

Bali
Tutup DBFW 2025 Sesi 1, Dekranasda Bali Komitmen Perkuat Kapasitas Desainer hingga UMKM Lokal

Tutup DBFW 2025 Sesi 1, Dekranasda Bali Komitmen Perkuat Kapasitas Desainer hingga UMKM Lokal

Bali
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com