KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan mendesak untuk menjawab dinamika dan ekspektasi masyarakat yang terus berkembang.
Sebagai wujud transformasi digital dalam pelayanan publik, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel meluncurkan Tangsel One, inovasi layanan publik berbasis digital yang dilengkapi dengan asisten virtual Helo Kita Tangsel ( Helita), Kamis (30/4/2026).
Peluncuran tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangsel dalam menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, terintegrasi, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui Tangsel One, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan pemerintahan, mulai dari informasi, pengaduan, hingga layanan administrasi tanpa harus berpindah kanal. Hal ini menjadi solusi atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan yang lebih sederhana dan efisien.
Baca juga: Tak Biasa, Poskamling di Kembangan Utara Buka Layanan Administrasi pada Malam Hari
“Hari ini bukan hanya tentang meluncurkan sebuah aplikasi, tetapi tentang menegaskan komitmen bahwa pelayanan publik harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman,” ujar Benyamin, dilansir dari laman berita.tangerangselatankota.go.id, Kamis.
Menurutnya, pemerintah harus hadir secara fisik dan digital tanpa mengenal waktu dan tempat untuk melayani masyarakat yang membutuhkan.
Melalui integrasi layanan dalam satu aplikasi, Benyamin menilai upaya ini akan mempercepat proses birokrasi serta meminimalkan hambatan yang selama ini kerap dirasakan masyarakat.
“Dengan sistem yang terintegrasi, kami ingin memangkas proses yang berbelit, mempercepat respons, dan memastikan setiap layanan dapat diakses secara transparan serta akuntabel,” tambahnya.
Baca juga: Birokrasi Daerah: Antara Pangreh dan Pamong
Sementara itu, kehadiran Helita sebagai asisten digital menjadi inovasi untuk memperkuat pendekatan pelayanan berbasis interaksi yang lebih humanis dan komunikatif.
“Helita hadir untuk membantu masyarakat menemukan informasi, menjawab pertanyaan, dan mengarahkan kebutuhan layanan dengan respons cepat selama 24 jam setiap hari. Ini adalah bentuk pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga ramah dan solutif,” kata Benyamin.
Pada kesempatan tersebut, ia mengajak semua perangkat daerah untuk beradaptasi dan berperan aktif dalam menyukseskan implementasi layanan Tangsel One dan Helita agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
“Transformasi digital ini tidak akan berjalan tanpa kolaborasi. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) harus siap berinovasi, meningkatkan kapasitas, dan memastikan pelayanan yang diberikan melalui platform ini benar-benar berkualitas,” ucap Benyamin.
Baca juga: Sinergi Lintas Instansi dalam Percepatan Transformasi Digital Pemerintah
Ia berharap, inovasi Tangsel One dan Helita dapat menjadi langkah awal menuju tata kelola pemerintahan yang lebih modern, transparan, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga Tangsel mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan. Ini adalah bagian dari upaya kita membangun kota yang cerdas, inklusif, dan berbasis teknologi,” tutur Benyamin.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangsel Tb Asep Nurdin mengatakan bahwa peluncuran Tangsel One merupakan puncak dari perjalanan panjang.
Setelah melalui era digitalisasi per layanan, kemudian single domain terpadu, kini Pemkot Tangsel memasuki era satu ekosistem percakapan.
Baca juga: Pemkot Tangsel Akan Panggil Pengembang Terkait Dugaan Perubahan Aliran Kali Ciputat
"Tangsel One bukan proyek baru yang berdiri sendiri. Ini adalah evolusi alami dari komitmen panjang Pemkot Tangsel: makin dekat, makin cerdas, dan makin mudah untuk setiap warganya," ucap Asep.
Peluncuran Tangsel One sekaligus menandai komitmen Pemkot Tangsel dalam memperkuat ekosistem digital daerah. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan kota yang mengedepankan pelayanan publik prima berbasis inovasi.
Ke depan, Tangsel One akan terus dikembangkan dengan berbagai fitur tambahan menyesuaikan kebutuhan masyarakat, sehingga mampu menjadi pusat layanan digital terpadu yang dapat diandalkan oleh seluruh warga Tangsel.