Warga Protes Lingkungan Bau dan Kotor, DPRD Serang Akan Hentikan Kerja Sama dengan TPSA Cilowong

Kompas.com - 11/09/2023, 11:17 WIB
F Azzahra,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang menegaskan akan menghentikan kerja sama dengan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, Serang.

Ketua DPRD Serang Budi Rustandi mengatakan, penghentian kerja sama dilakukan karena banyaknya keluhan dari warga soal tempat pembuangan sampah tersebut.

"Banyak warga yang mengeluh lingkungan menjadi kotor karena sampah yang berjatuhan dari truk. (Kerja sama dengan TPSA Cilowong) sudah tidak diperpanjang. Kerja sama selesai pada 2023," tegas Budi, seperti dikutip melalui keterangan persnya, Senin (11/9/2023).

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Serang Farach Richi mengatakan seluruh kebijakan tersebut diserahkan kepada DPRD Kota Serang.

Baca juga: Tiga Mobil Dinas Pemkot Tangsel Dikandangkan karena Tak Lulus Uji Emisi

Farach menyampaikan, pihaknya perlu melakukan kajian terlebih dahulu sebelum memberikan pandangan mengenai TPSA Cilowong.

"Keputusan tersebut bukan keputusan sepihak dari LH, melainkan kami koordinasikan dahulu dengan pihak dewan. Kemudian, pandangan kami akan disampaikan melalui Badan Kesejahteraan Sosial Daerah (BKSD)," kata Farach.

Farach menambahkan, Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel) belum membahas apapun terkait kerja sama pembuangan sampah tersebut.

"Belum ada obrolan dengan Pemkot Tangsel mengenai perpanjangan setelah tiga tahun kerja sama," tambah Farach.

Baca juga: Wali Kota Tangsel Anggap WFH bagi ASN Tak Berpengaruh Besar Kurangi Polusi

Lebih lanjut, DLH sedang mempertimbangkan respons masyarakat yang menolak kerja sama pembuangan sampah di Tangsel.

"Kami akan berdiskusi dengan BKSD terkait protes masyarakat. Bobot sampah yang dikirim tidak akan melebihi kapasitas, sekitar 400 ton per hari," imbuhnya.

Sementara itu, sampah domestik yang dibuang ke TPSA Cilowong sebanyak 350 ton per hari. Menurutnya, TPSA Cilowong sanggup menampung sampah tersebut hingga tahun 2045.

"Kami sanggup menampung hingga 350 ton per hari dari domestik," imbuh Farach.

Terkini Lainnya
Dorong Infrastruktur Berkelanjutan, Pemkot Tangsel Fokus Perbaikan Layanan dan Ketahanan Kota

Dorong Infrastruktur Berkelanjutan, Pemkot Tangsel Fokus Perbaikan Layanan dan Ketahanan Kota

Tangerang Selatan
Pemkot Tangsel Borong Penghargaan Nasional, Cerminan Efektivitas Program Pembangunan

Pemkot Tangsel Borong Penghargaan Nasional, Cerminan Efektivitas Program Pembangunan

Tangerang Selatan
Perluas Akses Pelayanan Kesehatan Gratis, Pemkot Tangsel Luncurkan “Ngider Sehat Premium”

Perluas Akses Pelayanan Kesehatan Gratis, Pemkot Tangsel Luncurkan “Ngider Sehat Premium”

Tangerang Selatan
HUT Ke-17 Tangsel, Wali Kota Benyamin: Momentum Refleksi Capaian Pembangunan

HUT Ke-17 Tangsel, Wali Kota Benyamin: Momentum Refleksi Capaian Pembangunan

Tangerang Selatan
Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Pemkot Tangsel Buka Lelang Barang Milik Daerah, Catat Tanggal dan Cara Daftarnya!

Tangerang Selatan
Catatan Prestasi Kota Tangsel yang Kini Merayakan HUT Ke-15

Catatan Prestasi Kota Tangsel yang Kini Merayakan HUT Ke-15

Tangerang Selatan
DIhadiri Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Tangsel Bersholawat Kirimkan Doa untuk Rakyat Palestina

DIhadiri Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf, Tangsel Bersholawat Kirimkan Doa untuk Rakyat Palestina

Tangerang Selatan
 Warga Protes Lingkungan Bau dan Kotor, DPRD Serang Akan Hentikan Kerja Sama dengan TPSA Cilowong

Warga Protes Lingkungan Bau dan Kotor, DPRD Serang Akan Hentikan Kerja Sama dengan TPSA Cilowong

Tangerang Selatan
Sukses Digelar, Tangsel Marathon 2023 Diikuti 5.000 Peserta

Sukses Digelar, Tangsel Marathon 2023 Diikuti 5.000 Peserta

Tangerang Selatan
Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik, Total Hadiah Capai Rp 22,5 Juta

Pemkot Tangsel Gelar Sayembara Desain Batik, Total Hadiah Capai Rp 22,5 Juta

Tangerang Selatan
Tangsel Gelar Parade Budaya, Wali Kota Benyamin: Ini Representasi Masyarakat Tangsel

Tangsel Gelar Parade Budaya, Wali Kota Benyamin: Ini Representasi Masyarakat Tangsel

Tangerang Selatan
Walkot Benyamin Paparkan 8 Aksi Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting di Tangsel

Walkot Benyamin Paparkan 8 Aksi Pencegahan dan Penurunan Angka Stunting di Tangsel

Tangerang Selatan
Tangsel Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya

Tangsel Raih Penghargaan Kota Layak Anak Kategori Nindya

Tangerang Selatan
Wawalkot Tangsel Sebut Debus dan Silat sebagai Kearifan Lokal yang Harus Dilestarikan

Wawalkot Tangsel Sebut Debus dan Silat sebagai Kearifan Lokal yang Harus Dilestarikan

Tangerang Selatan
Wakil Walkot Tangsel Salurkan 88 Hewan Kurban, Termasuk Hasil Penyembelihan Mandiri

Wakil Walkot Tangsel Salurkan 88 Hewan Kurban, Termasuk Hasil Penyembelihan Mandiri

Tangerang Selatan
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com