Pemkot Semarang Dukung Pelatihan Dewan Hakim Jelang MTQ Kota Semarang 2025

Kompas.com - 05/11/2025, 10:20 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendukung kegiatan Pelatihan Dewan Hakim yang digelar Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an ( LPTQ) Kota Semarang di Hotel Candi Indah Semarang, Selasa (4/11/2025). 

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur'an ( MTQ) tingkat Kota Semarang yang dijadwalkan berlangsung pada 28-29 November 2025. 

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Budi Prakosa menegaskan, LPTQ harus memastikan bahwa dengan latar yang beragam, dewan hakim perlu menyamakan persepsi agar meminimalkan unsur subjektivitas. 

“Diksi dewan hakim selain bertanggung jawab kepada panitia, juga bertanggung jawab secara moral kepada Allah,” ujarnya saat membuka acara. 

Pemkot Semarang pun memberikan apresiasi kepada LPTQ Kota Semarang atas inovasi yang dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas. 

Baca juga: Banjir Rugikan Ratusan Miliar Rupiah, Pemkot Semarang Tambah Pompa Kapasitas 1.000 Liter per Detik

Pemkot Semarang juga mendukung kegiatan tersebut guna menyongsong pelaksanaan MTQ tingkat Kota Semarang, MTQ tingkat Provinsi Jawa Tengah, dan MTQ tingkat Nasional yang akan dilaksanakan di Kota Semarang. 

Dukungan itu diberikan dalam bentuk pendanaan, fasilitasi, dan sarana prasarana akan diberikan untuk menunjang kegiatan LPTQ Kota Semarang. 

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pelaksana Harian LPTQ Kota Semarang Labib menyampaikan, salah satu tujuan kegiatan itu adalah untuk menyamakan persepsi seluruh dewan hakim.

Dia menjelaskan, untuk menyeleksi juara MTQ yang berkualitas di Kota Semarang, persepsi seluruh dewan hakim MTQ harus sama, baik di tingkat kecamatan maupun kota.

Labib menambahkan, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah objektivitas dan profesionalisme dewan hakim MTQ dalam melaksanakan tugas. 

Baca juga: Pemkot Semarang Gelar Festival Wayang Semesta Volume 1, Jaga Tradisi dan Gerakkan UMKM

“Kami harap yang menjadi juara di masing-masing MTQ adalah orang yang memang benar-benar mempunyai kompetensi yang unggul dan bermental juara,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Semarang Muhammad Ahsan menekankan pentingnya kompetensi yang dimiliki dewan hakim, baik kompetensi materi maupun kompetensi penilaian. 

Menurutnya, Pemkot Semarang telah mendukung penuh kegiatan LPTQ Kota Semarang dalam meningkatkan kualitas MTQ di Kota Semarang. 

Dia juga mendorong agar LPTQ Kota Semarang dan LPTQ Kecamatan merapatkan barisan, mengingat target Kota Semarang adalah mempertahankan Juara Umum pada ajang MTQ tingkat Jateng.

Adapun muatan utama kegiatan tersebut adalah para peserta dibagi menjadi tiga kelompok materi sesuai dengan kompetensinya masing-masing, yakni tilawah, tahfidz, dan tartil. 

Baca juga: Pengamat Transportasi: Armada Trans Semarang Sudah Enggak Layak, Saatnya Ganti

Salah satu peserta Pelatihan Dewan Hakim, Ismaisaroh, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Yang penting untuk memberikan bekal bagi dewan hakim agar menjalankan tugas dengan professional,” ujarnya. 

Ismaisaroh berharap, Pelatihan Dewan Hakim MTQ Kota Semarang dapat digelar lebih sering dan lebih baik lagi sesuai kategori lomba masing-masing.

“Ini juga supaya kafilah yang dikirim untuk MTQ tingkat Provinsi Jateng dapat menghasilkan juara umum seperti MTQ tahun kemarin,” katanya.

 

 

Terkini Lainnya
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Jelang Lebaran, Wali Kota Semarang Gencarkan Gerakan Pangan Murah di 177 Kelurahan

Semarang
Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Kota Semarang Jadi Penutup The Ultimate 10K Series 2026, Targetkan Diikuti 3.500 Pelari

Semarang
Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Sentuhan Ibu di Balik Jeruji, Wali Kota Semarang Bagikan 300 Al Quran di Lapas Perempuan Bulu

Semarang
Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Tangani Belasan Pohon Tumbang, Pemkot Semarang Kerahkan 7 Tim

Semarang
Tambah Daya Tampung Siswa 15 Persen, Pemkot Semarang Raih Penghargaan BBPMP Jateng

Tambah Daya Tampung Siswa 15 Persen, Pemkot Semarang Raih Penghargaan BBPMP Jateng

Semarang
Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an, Wali Kota Semarang Serukan Aksi Peduli Lingkungan

Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an, Wali Kota Semarang Serukan Aksi Peduli Lingkungan

Semarang
Dibuka di Semarang, Gerakan Pangan Murah Serentak Diikuti 35 Kabupaten/Kota Se-Jateng

Dibuka di Semarang, Gerakan Pangan Murah Serentak Diikuti 35 Kabupaten/Kota Se-Jateng

Semarang
Angin Kencang Tumbangkan 86 Pohon, Pemkot Semarang Lakukan Evakuasi Semalam Suntuk

Angin Kencang Tumbangkan 86 Pohon, Pemkot Semarang Lakukan Evakuasi Semalam Suntuk

Semarang
Pemkot Semarang Rombak Sistem Musrenbang, Perkuat Aspirasi dan Lindungi Aparatur

Pemkot Semarang Rombak Sistem Musrenbang, Perkuat Aspirasi dan Lindungi Aparatur

Semarang
Antisipasi Lonjakan Harga Lebaran, Wali Kota Semarang Siapkan Pasar Murah Keliling

Antisipasi Lonjakan Harga Lebaran, Wali Kota Semarang Siapkan Pasar Murah Keliling

Semarang
Bidik Masa Depan Hijau, Pemkot Semarang Masifkan Bus Listrik dan Benahi Banjir Pusat Kota

Bidik Masa Depan Hijau, Pemkot Semarang Masifkan Bus Listrik dan Benahi Banjir Pusat Kota

Semarang
Pemkot Semarang Revisi Perwal Musrenbang, Pendekatan Alokatif Diganti Aspiratif

Pemkot Semarang Revisi Perwal Musrenbang, Pendekatan Alokatif Diganti Aspiratif

Semarang
Tinjau Lubang 3 Meter di Jatingaleh, Wakil Walkot Semarang Pastikan Percepat Perbaikan

Tinjau Lubang 3 Meter di Jatingaleh, Wakil Walkot Semarang Pastikan Percepat Perbaikan

Semarang
Sambut Ramadhan dan MTQ Nasional, Wali Kota Semarang Agustina Distribusikan 20.000 Al-Quran

Sambut Ramadhan dan MTQ Nasional, Wali Kota Semarang Agustina Distribusikan 20.000 Al-Quran

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com