Kota Semarang Raih Predikat Tertinggi GM-DTGI Award 2025

Kompas.com - 21/09/2025, 11:07 WIB
Yakob Arfin T Sasongko,
Sri Noviyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kota Semarang meraih predikat Pemerintah Kota terbaik pertama pada ajang “Gadjah Mada Digital Transformation Governance Index Award 2025” (GM-DTGI) untuk kategori kabupaten/kota se-Indonesia.

Penghargaan itu merupakan kali kedua berturut-turut diraih Pemkot Semarang sejak 2024 sebagai wujud komitmen dalam mewujudkan transformasi digital.

Penghargaan tersebut diserahkan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Nezar Patria kepada Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kota Semarang, Soenarto, yang mewakili Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng di Auditorium Sukadji Ranuwihardjo FEB UGM, Yogyakarta, Kamis (18/9/2025).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (21/9/2025), Agustina menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian itu.

Baca juga: Perkuat Persatuan, Pemkot Semarang Ajak Warga Jaga Perdamaian lewat Apel Semarang Damai

“Prestasi GM-DTGI Award 2025 yang kami terima tidak sekadar menjadi pengakuan atas komitmen Pemkot Semarang yang telah menerapkan digitalisasi dan transformasi dalam pelayanan publik, melainkan penanda bahwa kami sudah berada di jalur yang tepat,” ujar Agustina.

Ia menambahkan, penghargaan tersebut menjadi motivasi Pemkot Semarang untuk memperkuat transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Pelayanan publik berbasis digital juga akan dikembangkan seiring penguatan infrastruktur dan optimalisasi pengelolaan big data agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan.

“Saya yakin hal ini dapat meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemkot Semarang,” kata Agustina.

Baca juga: Pastikan Kota Semarang Aman Terkendali, Wali Kota Agustina; Kami Terus Berupaya Jaga Kedamaian

Sebagai informasi, GM-DTGI merupakan indeks yang dikembangkan oleh Pusat Kajian Sistem Informasi (PKSI) Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada untuk mengukur kesiapan dan implementasi tata kelola transformasi digital pemerintah daerah.

Tahun ini, penilaian dilakukan terhadap 508 pemerintah kabupaten/kota dengan acuan tujuh pilar utama berbasis praktik global terbaik.

Ketua Peneliti GM-DTGI Profesor Syaiful Ali menjelaskan, tujuh pilar tersebut mencakup 50 indikator penilaian, antara lain tata kelola dan kepemimpinan, keamanan siber dan privasi, desain platform berpusat pada pengguna, peraturan dan kebijakan, reformasi administrasi publik dan manajemen perubahan, tata kelola data, serta ekosistem digital.

Menurutnya, penghargaan tersebut sejalan dengan visi Indonesia Digital 2045 sekaligus memacu semangat daerah untuk meningkatkan tata kelola transformasi digital demi mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.

Baca juga: Majukan UMKM dan Potensi Lokal, Wali Kota Semarang Raih Penghargaan dari Kompas TV

Untuk kategori Tata Kelola Transformasi Digital Terbaik, Kota Semarang menempati posisi pertama, diikuti Kota Bandung di peringkat kedua, Kota Surabaya di peringkat ketiga, Kota Yogyakarta di peringkat keempat, Kota Pekalongan di peringkat kelima, dan Kota Makassar di peringkat keenam.

Kota Depok berada pada peringkat kesembilan dan Kota Singkawang mendapat peringkat ke-10.

Dengan capaian ini, Pemkot Semarang diharapkan mampu memperkuat ekosistem digital sekaligus menginspirasi kota-kota lain di Tanah Air dalam mengoptimalkan transformasi digital untuk mendukung tata kelola pemerintahan berbasis teknologi yang lebih baik.

Pemkot Semarang pun dapat menginspirasii kota-kota lain di Tanah Air dalam mengoptimalkan transformasi digital untuk mendukung tata kelola pemerintahan berbasis teknologi yang lebih baik.

Baca juga: Dorong Lahirnya Sineas Muda, Pemkot Semarang Gelar Lawang Sewu Short Film Festival 2025

“Terima kasih kepada Pak Wamen, UGM, maupun perangkat daerah, kecamatan, dan kelurahan yang mendukung terlaksananya transformasi digital di Kota Semarang. Ayo pertahankan dan tingkatkan pelayanan publik berbasis digital agar Kota Semarang makin hebat,” tutur Agustina.

 

 

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com