Pertama Kali, Kota Semarang Jadi Juara Umum Jambore Pendidikan Kesetaraan Jateng

Kompas.com - 18/07/2024, 19:36 WIB
I Jalaludin S,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Semarang mencatatkan prestasi membanggakan dalam ajang Jambore Pendidikan Kesetaraan Tingkat Provinsi Jawa Tengah (Jateng) Tahun 2024 dengan predikat juara umum. 

Predikat juara umum tersebut merupakan yang kali pertama untuk Kota Semarang dalam ajang tersebut sekaligus membuktikan bahwa Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat ( PKBM) di Kota Semarang semakin berkembang. 

PKBM Eagle School menjadi perwakilan kontingen Kota Semarang dan sukses memborong juara dengan meraih enam kategori.

Ketua PKBM Eagle School Dedie Yulianto mengatakan, keberhasilan itu tak terlepas dari peran dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Semarang. 

“Kemarin dari Disdik Kota Semarang juga ikut hadir memberikan support pada anak-anak,” ungkapnya dalam siaran pers, Kamis (18/7/2024). 

Baca juga: Menikmati Wisata Gratis Train Street, Ketika Kereta Menyapa Anak-anak di Kota Semarang

Dedie berharap, pihaknya bisa menjadi lebih baik dan mempertahankan juara umum untuk Kota Semarang jika dipercaya lagi mewakili Kota Atlas. 

Pihaknya juga menyampaikan, Eagle School telah melalui sejumlah persiapan setiap hari untuk menyambut event tersebut sehingga dapat meraih hasil maksimal. 

Dedie mengaku bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena anak-anak asuhannya diberikan kreativitas untuk mempersiapkan semua ide-ide untuk lomba.

“Mereka seharusnya libur sekolah, tetapi ketika saya tanya, mereka tetap mau latihan dan ingin memberikan yang terbaik untuk Kota Semarang,” ungkapnya. 

Adapun Kota Semarang melalui Eagle School berhasil memenangkan enam kejuaraan, yaitu Juara 1 Lomba Guru/Tutor Kreatif, Juara 2 Lomba Video Kreatif, Juara 2 Lomba Poster (putra), Juara 3 Lomba Hasta Karya P5, serta Juara Harapan 1 Lomba Poster (putri), yang membawa mereka pada status Juara Umum Jambore Pendidikan Kesetaraan Jawa Tengah Tahun 2024. 

Masing-masing kategori lomba itu bertemakan seputar edukasi dan ramah lingkungan yang menguji kreativitas peserta didik serta guru pendamping.

Baca juga: Terlibat Pemalsuan Piagam, Pelatih Marching Band SMPN 1 Semarang Diberhentikan Sementara

Untuk diketahui, Jambore Pendidikan Kesetaraan Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2024 dilaksanakan di Wonder Park Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, pada 6–7 Juli 2024. 

Kegiatan tersebut diikuti 350 peserta yang merupakan perwakilan dari 35 kota/kabupaten di Jateng. 

Ajang tersebut digelar Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi (FK) PKBM Provinsi Jateng dan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar. 

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com