Raih Juara Umum di MTQ Ke-30 Tingkat Jateng, Kota Semarang Bawa Pulang 24 Piala

Kompas.com - 02/05/2024, 09:24 WIB
Nethania Simanjuntak,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Kota Semarang kembali mempertahankan juara umum di acara Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 tingkat provinsi. Dalam acara tersebut, Kota Semarang berhasil meraih 24 piala dengan total skor mencapai 92.

Penyerahan piala tersebut diserahkan oleh Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Nana Sudjana kepada para pemenang MTQ ke-30 dari berbagai kategori lomba.

"Saya ucapkan selamat kepada para pemenang. Kemenangan ini merupakan awal untuk meningkatkan prestasi dan harapannya bisa mengharumkan nama Jawa Tengah di tingkat nasional," ujar Nana dalam keterangan persnya, Kamis (2/5/2024).

Sementara itu, Asisten Administrasi Ekonomi, Pembangunan, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Hernowo Budi Luhur mengaku bersyukur dengan pencapaian yang diraih oleh Kota Semarang.

Baca juga: Musrenbang Jateng Terima 55.000 Usulan, Pj Gubernur Nana: Akan Kami Pelajari dan Kelola

"Alhamdulillah, pada MTQ ke-30 tahun 2024 yang ditutup pada Minggu tanggal 28 April 2024, Kota Semarang kembali mempertahankan predikat sebagai juara umum. Dengan rincian, juara satu mendapat 12 piala, juara dua mendapat 10 piala, dan juara tiga mendapat tiga piala," ujar Hernowo.

"Jadi total keseluruhan, kami mendapat 24 piala dengan skor nilai total mencapai 92 nilai. Skor ini membuat Kota Semarang unggul jauh dari kabupaten atau kota lain hingga menjadikan kita juara umum," lanjutnya.

Hernowo menyebut, prestasi dari anak-anak yang mengikuti lomba MTQ patut mendapatkan apresiasi. Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan mengundang anak-anak yang berprestasi untuk ikut dalam Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang ke-477 di Balai Kota Semarang pada 2 Mei 2024.

"Seperti biasa, Wali Kota (Walkot) Semarang Ibu Hevearita Gunaryanti Rahayu selalu memberikan penghargaan khusus kepada para juara, termasuk saat momen HUT Kota Semarang. Piala juara umumnya akan diserahkan kepada ibu walkot dari para peserta MTQ. Ini menunjukkan bahwa mereka telah berjuang, mengharumkan nama Semarang dan berhasil menjadi juara umum," jelasnya.

Baca juga: Pemkot Semarang dan BI Jateng Gelar Bazar Ramadhan, Paket Sembako Rp 150.000 Dihargai Rp 50.000

Sebagai informasi, kegiatan ini berlangsung di Kabupaten Pati pada 25-28 April dengan mengusung tema “Semangat MTQ Bangun Jiwa Muda Qur’ani Untuk Jawa Tengah Lebih Religius".

Adapun kompetisi MTQ ini terdiri dari delapan cabang dengan 24 kategori, baik putra maupun putri, dengan 830 peserta dari 35 kabupaten atau kota se-Jateng.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com