Mbak Ita Minta Semua Pihak Ikut Kawal Pelaksanaan Pemilu di Kota Semarang

Kompas.com - 13/02/2024, 17:11 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu meminta semua pihak untuk siaga mengawal pelaksanaan pemilihan umum (pemilu).

Permintaan tersebut khususnya ditujukan kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI)-Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) agar terus memberikan keamanan, sehingga masyarakat yang berpartisipasi dalam pesta demokrasi bisa nyaman ketika melakukan pencoblosan.

“Apalagi dari rapat koordinasi (rakoor) dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Tengah (Jateng) yang telah digelar, partisipasi pemilu ditargetkan mencapai 80 persen,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (13/2/2024).

Pernyataan tersebut disampaikan Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang, saat menghadiri Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pungut dan Hitung Suara Pemilu 2024 Operasi Mantap Brata Candi di Polres Kota Besar (Polrestabes) Semarang, Selasa (13/2/2024).

Baca juga: Anggotanya Salah Tangkap, Polres Bogor Minta Maaf

Ia juga berharap, seluruh pihak yang terlibat dalam kesuksesan pemilu bisa bertanggung jawab menjalankan tugasnya.

“Pemilu akan dilaksanakan 14 Februari besok, sehingga diharapkan dari teman-teman TNI-Polri ini sudah mulai melakukan pergeseran sesuai tempat yang ditentukan Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Semarang dan Komandan Distrik Militer (Dandim), sehingga semoga besok pemilu berjalan dengan lancar,” imbuh Mbak Ita.

Selain itu, ia menginginkan pengamanan agar masyarakat dapat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) tanpa ada gangguan, menciptakan situasi aman dan damai.

“Kami harapkan partisipasi masyarakat juga tinggi, karena kemarin dengan pertemuan Pak Penjabat (Pj) Gubernur dan Forkopimda menyampaikan partisipasi diharapkan 80 persen,” tutur Mbak Ita.

Baca juga: Tiga TPS di Kota Magelang Rawan Konflik Sosial

Lebih lanjut, menurut informasi yang ia dapat, disebutkan ada beberapa titik TPS yang ada dalam kategori rawan konflik.

Oleh karena itu, Mbak Ita berharap skema-skema pengamanan yang telah direncanakan bisa disiagakan.

“Kemarin dari Pak Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Wakapolrestabes) menyampaikan ada titik-titik TPS yang sangat rawan dan tidak rawan. Tentunya penghitungan dan penentuan ini adalah dari jajaran TNI-Polri,” imbuhnya.

Walau demikian, Mbak Ita berharap semua daerah tidak rawan, meski ada sejumlah daerah yang harus menjadi perhatian karena track record pada pemilu-pemilu sebelumnya.

Baca juga: Pemilu 14 Februari, 900 Personel Polisi Akan Amankan 7.169 TPS

Ribuan personel akan bersiaga

Pada kesempatan yang sama, Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar (Kombes) Polisi (Pol) Irwan Anwar mengatakan bahwa total ada ribuan personel yang akan disebar dan bersiaga di TPS-TPS yang ada di Kota Semarang.

Selain mengamankan lokasi pemungutan suara, ia juga telah memerintahkan jajarannya untuk mengawal pendistribusian logistik pemilu ke TPS.

“Fungsi personel yang dilibatkan dalam apel ini untuk mengawal logistik ke TPS. Kemudian memastikan aktivitas besok berjalan dengan lancar,” tutur Irwan.

Ia menjelaskan bahwa kepolisian mengkategorikan TPS menjadi tiga jenis, yakni merah, kuning, dan hijau.

Baca juga: Kementerian PUPR Berkomitmen Terapkan Bangunan Gedung Hijau

Untuk TPS yang kategori merah atau rawan, Irwan memastikan sudah bekerja sama dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0733 Kota Semarang untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Insya Allah tidak perlu dikhawatirkan, baik TPS merah atau kuning, karena semuanya sudah dalam penanganan sejak awal melalui kegiatan-kegiatan cooling system,” ucapnya.

Logistik pemilu terdistribusi ke seluruh TPS

Sementara itu, Ketua KPU Kota Semarang Henry Casandra Gultom menambahkan bahwa pihaknya memastikan logistik pemilu terdistribusi ke seluruh TPS di Kota Semarang.

Dengan dukungan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan pengamanan TNI-Polri, sampai saat ini belum ada kendala terkait pendistribusian logistik.

Baca juga: KPU Akan Gelar Pemilu Susulan di Paniai Usai Logistik Dibakar dan Dibuang ke Sungai

“Dan saya kira dukungan Pemkot Semarang, terutama fasilitasi masalah gudang di tiap kecamatan, juga sudah sangat baik,” imbuh Henry.

Selain itu, lanjut dia, pengamanan dari TNI-Polri juga luar biasa untuk selalu mendampingi proses-proses tahapan pemilu, khususnya pengamanan logistik.

“Dan besok tahapan pungut hitung soal pengamanan kami rasa juga akan sangat baik,” ucap Henry.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut juga hadir Dandim Kota Semarang Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Rahmad Saerodin, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Semarang Arief Rahman, serta Forkopimda Kota Semarang.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com