Pastikan Pemilu Aman dan Lancar, Mbak Ita Cek Gudang Logistik hingga Petakan TPS Rawan Bencana

Kompas.com - 12/02/2024, 18:27 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu terus berupaya memastikan keamanan dan kelancaran logistik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 terjamin hinga pelaksanaannya pada 14 Ferbuari mendatang.

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melakukan pengecekan ke gudang logistik pemilu di sejumlah kantor kecamatan bersama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Semarang, di Gedung Olahraga (GOR) Manunggal Jati, Kota Semarang, Senin (12/2/2024).

Menjelang hari pencoblosan, Mbak Ita, sapaan akrabnya, mengungkapkan keinginannya untuk mencegah kerusakan pada surat dan kotak suara serta menghindari kendala yang dapat menghambat pelaksanaan pemilu.

Baca juga: Kapan Penghitungan Suara Pemilu 2024 di Luar Negeri Mulai Dilakukan?

Oleh karena itu, ia memerintahkan agar setiap sudut ruangan gudang diperiksa dengan teliti untuk memastikan tidak ada kebocoran di atap, terutama mengingat masih berlangsungnya musim hujan.

Tak hanya itu, Mbak Ita juga menekankan pentingnya pengamanan yang prima hingga pelaksanaan tahapan inti pemilu.

Ia berharap bahwa skema-skema yang telah didiskusikan dapat dilaksanakan dengan tanggung jawab, termasuk pemasangan closed circuit television (CCTV).

“Kami hanya melihat dari luar saja, karena jangan sampai nanti terjadi apa-apa. Tetapi dipastikan gudang logistik aman. Pengamanan semuanya, melibatkan unsur dari Tentara Nasional Indonesia (TNI)-Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri),” ucap Mbak Ita dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Senin (12/2/2024).

Baca juga: Polri Gelar 3 Operasi buat Pengamanan Pemilu dan Pilpres 2024

Ia juga menyoroti pentingnya pengamanan di tingkat kecamatan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) dan Komando Rayon Militer (Koramil), serta di tingkat kelurahan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa), Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), dan Perlindungan Masyarakat (Linmas).

Mbak Ita berpesan kepada camat dan lurah untuk memetakan tempat pemungutan suara (TPS) yang rawan terjadi bencana, dengan harapan pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2024 di Kota Semarang dapat berjalan lancar.

Ia juga menginformasikan bahwa beberapa kecamatan telah melakukan distribusi logistik ke kelurahan, dan telah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk mendistribusikan logistik ke TPS masing-masing.

Baca juga: Ribuan Personel Gabungan TNI-Polri Jaga TPS saat Pemilu di Surabaya

“Dan tentu kami berharap proses ini bisa berjalan lancar. Khususnya distribusi logistik dari kecamatan ke kelurahan, dan dini hari besok hari Rabu (14/2/2024) pagi, sudah bisa terdistribusikan ke TPS masing-masing,” ujar Mbak Ita di sela-sela kegiatan.

Apresiasi dari KPU Kota Semarang

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang Henry Casandra Gultom menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang atas dukungannya dalam mewujudkan pelaksanaan Pemilu 2024 yang sukses dan lancar.

Meskipun demikian, ia juga menekankan pentingnya intensitas koordinasi antara jajarannya dengan pimpinan di wilayah masing-masing.

Baca juga: MAKI Khawatir Kasus Harun Masiku Hilang jika Tak Diselesaikan Pimpinan KPK Periode Ini

“Karena tujuannya yang memahami situasi di lapangan itu teman-teman di kecamatan, terutama kaitannya dengan pengamanan. Kalau soal gudang logistik, kami sangat percaya bahwa pemkot sangat support untuk memastikan semua gudang-gudang logistik di kecamatan maupun kelurahan itu dalam kondisi baik,” imbuh Henry.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com