Kurangi Dampak Banjir di Jalan Wali Songo, BBPJN Jateng-DIY Ganti Saluran Drainase

Kompas.com - 19/01/2024, 19:01 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional ( BBPJN) Jawa Tengah (Jateng)-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengganti box cross drain di ruas Jalan Walisongo kilometer (KM) 13+100, Kelurahan Randugarut, Kecamatan Tugu.

Penggantian box cross drain atau saluran drainase bawah tanah itu mengatasi genangan air akibat hujan deras selama puncak musim hujan. 

Kepala BBPJN Jateng-DIY Rien Marlia mengatakan, cross drain berfungsi mengalirkan air dari sisi selatan menuju outlet sisi utara. 

Pembangunan itu juga sebagai bentuk tindak lanjut dari Surat Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR. 

“Hal itu terkait penyampaian rekomendasi desain saluran drainase dan cross drain jalan walisongo yang disampaikan kepada kami pada 2023,” ujarnya dalam siaran pers, Jumat (19/1/2024). 

Baca juga: Pemotor Jatuh dari Flyover Pelabuhan Tanjung Emas, Dishub Semarang Akan Pasang Water Barrier

Peningkatan kapasitas cross drain tersebut bertujuan memperlancar dan menormalisasi aliran air dari bagian hulu.

Dengan begitu, perbaikan saluran drainase dapat mengurangi dampak banjir atau luapan air saat musim hujan menuju ke bagian hilir (cross jalan nasional).

Lebih lanjut, Rien menjelaskan, target waktu penyelesaian untuk pekerjaan cross drain pada ruas walisongo kilometer (km) 13-100 jalur kanan (arah Semarang) sesuai rencana memerlukan waktu 10 hari. 

Pembongkaran aspal atau rigid pavement dan pemasangan box culvert untuk sisi kanan (arah Semarang) terlebih dahulu. 

Setelah pekerjaan box culvert selesai, dilanjutkan dengan pekerjaan rigid pavement di atasnya dengan umur beton kurang lebih tiga hari untuk tiap lajurnya.

Baca juga: Fokus Tangani Banjir, Pemkot Semarang Gelontorkan Rp 465 Miliar

Untuk menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus mengurai kemacetan akibat pekerjaan ini, BBPJN Jateng-DIY berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang untuk memasang rambu di beberapa titik jalan. 

“Tim kami (PPK 1.3 Jateng) juga sudah melakukan sosialisasi melalui media radio untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang pekerjaan yang sedang kami lakukan di Ruas Jalan Walisongo,” tambahnya.

Masyarakat serta pengguna jalan roda empat, truk, dan bus yang akan melintas ke Jalan Walisongo diimbau untuk menggunakan jalur alternatif dan jalan tol guna mengurangi penumpukan kendaraan. 

Kendaraan dari arah kota Semarang dapat masuk ke Exit Tol Krapyak, sedangkan dari arah Kendal dapat masuk melalui Exit Tol Kaliwungu.

Rien berpesan, para pengguna jalan dapat mengikuti tata tertib di jalan dan mematuhi peraturan lalu lintas serta memperhatikan rambu-rambu dan arahan dari petugas lalu lintas.

“Kami juga mohon dukungannya agar pekerjaan ini dapat berjalan dengan lancar dan selesai sesuai target waktu,” ujarnya.

Baca juga: Jadi Langganan Banjir, Pemkot Semarang Perbaiki Drainase di Perum Jatisari Mijen

Adapun box cross drain yang semula berukuran 1x1 meter (m) diganti ke ukuran yang lebih besar menjadi 2x2 meter.

Pekerjaan cross drain atau saluran drainase yang melintang di bawah jalan yang sejak dulu sudah ada, termasuk salah satu item pekerjaan yang terakomodir dalam Paket Rekonstruksi Jalan Weleri-Kendal-Semarang Tahun Anggaran 2023-2024. 

Terkini Lainnya
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com