Pemkot Semarang Terima Hibah Mobil dari BI Jateng untuk Distribusi Pangan

Kompas.com - 15/01/2024, 21:10 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali kota (Walkot) Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berterima kasih kepada Bank Indonesia (BI) Jawa Tengah (Jateng) yang mendukung upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memperkuat ketahanan pangan.

Bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian hibah kendaraan operasional untuk distribusi hasil pertanian. 

Walkot yang akrab disapa Mbak Ita itu menyambut baik inisiatif BI Jateng dalam mendukung ketahanan pangan di Kota Semarang.

Pemberian hibah berupa satu unit mobil Toyota Hilux itu akan digunakan sebagai kendaraan distribusi pangan. 

Mba Ita menilai, kolaborasi itu mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung program Kedaulatan Pangan di Kota Semarang. 

Baca juga: Realisasi Belanja Kota Semarang Capai 93,64 Persen, Jadi yang Tertinggi Se-Indonesia

“Semoga program Ketahanan Pangan yang digagas Pemkot Semarang dapat menjaga stabilitas inflasi dan meningkatkan perekonomian kota,” katanya dalam siaran pers, Senin (15/1/2024).

Keberadaan kendaraan tersebut diharapkan dapat mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Petani (BUMP) Lumpang Semar Sejahtera.

Pemkot Semarang memiliki berbagai kegiatan, seperti Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman (Pak Rahman), Lumbung Pangan Kota Semarang (Lumpangsemar), dan Pangan Aman Tersedia untuk Warga Kita (Pandawa Kita).

Selain penyerahan bantuan mobil distribusi tersebut, BUMP Lumpang Semar Sejahtera juga melakukan beberapa kesepakatan nota kesepahaman (MoU) dengan beberapa pihak. 

Salah satunya dengan Badan Usaha Petani Milenial dan Roemah Difabel. Kerja sama ini adalah bentuk saling memberikan pasokan hasil produksi pertanian dengan memperpendek rantai distribusi pertanian sehingga harga lebih murah namun kualitas tetap baik.

Baca juga: Mbak Ita: Proses Pembangunan Tanggul Laut di Semarang Capai 62 Persen

Dengan sinergi dan kolaborasi antara Pemkot Semarang, BI Jateng, dan berbagai pihak tersebut diharapkan program Ketahanan Pangan, seperti Pak Rahman dapat berjalan di banyak titik di Kota Semarang. 

Dengan begitu, program tersebut berdampak positif bagi ketahanan pangan, stabilitas rendah inflasi dan kesejahteraan warga Kota Semarang.

Adapun Kepala Perwakilan BI Jateng Rahmat Dwisaputra menyerahkan hibah kendaraan operasional tersebut kepada Mbak Ita pada Sabtu (13/1/2024).

Penyerahan hibah kendaraan operasional tersebut menjadi bagian dari acara peresmian Rice Mill milik BUMP Kota Semarang di Purwosari, Kecamatan Mijen oleh Ketua DPR RI Puan Maharani.

Pada kesempatan itu, digelar pula peluncuran program Kita Tani Muda yang bertujuan meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian.

Baca juga: Program Prioritas Pemkot Semarang pada 2024, dari Penanganan Banjir Rob hingga Pariwisata

 

 

 

Terkini Lainnya
DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

DLH Semarang Minta Maaf, Tumpahan Sampah di Jalan Sultan Agung Cepat Dibersihkan

Semarang
Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Arus Mudik dan Balik Lebaran di Semarang Terpantau Lancar dan Kondusif

Semarang
Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Perayaan Idul Fitri di Balai Kota Semarang Jadi Momentum Perkuat Toleransi dan Pererat Kebersamaan

Semarang
Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Shalat Idul Fitri di Balai Kota Semarang, Ini Jadwal dan Rangkaian Acaranya

Semarang
Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Mobil Pelat Merah Masih Beroperasi Saat Lebaran, Ini Penjelasan Wali Kota Semarang

Semarang
Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Sinergi Pemuda Semarang Dirikan Posko Mudik Lebaran, Walkot Agustina: Semangat Gotong Royong Masih Kuat

Semarang
Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Dukung Kelancaran Arus Mudik, Pemkot Semarang Dirikan Posko Kemanusiaan Lebaran di 2 Titik

Semarang
Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Program Mudik Gratis 2026, Pemkot Semarang Pulangkan 350 Perantau dari Jakarta

Semarang
Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Respons Laporan Warga, Wali Kota Semarang Siapkan Betonisasi Masif dan Perbaikan Rutin di Jalan Citarum

Semarang
Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Perkuat Tanggul Dinar Indah, Wali Kota Semarang Instruksikan Penanganan Banjir Serentak di Berbagai Titik

Semarang
Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Wali Kota Semarang Pastikan 97 Persen Jalan Kota Siap Sambut Pemudik Lebaran

Semarang
Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Jelang Lebaran, Walkot Semarang Apresiasi Sinergi Polri-TNI Jaga Kondusivitas Kota

Semarang
Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Siaga Jelang Lebaran, Walkot Semarang Pastikan Sinergi Lintas Sektor Amankan Mudik dan Harga Pangan

Semarang
Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Mudik Lewat Semarang? Cek Kondisi Jalan Real Time di Portal Info Mudik 2026

Semarang
Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Mudik Gratis Semarang Dimulai, Walkot Agustina Lepas Bus Penjemput Pemudik di Jakarta

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com