Serahkan Kunci Rusun ke Warga Eks Kebonharjo, Mbak Ita: Semoga Perumahan Ini Berikan Manfaat

Kompas.com - 09/08/2023, 20:29 WIB
DWN,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu berharap Rumah Susun (Rusun) Semarang Hebat dapat memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat.

“Semoga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) dan khususnya perumahan ini bisa memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat,” kata wanita yang akrab disapa Mbak Ita itu dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (9/8/2023).

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat bersama Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa III melakukan penyerahan kunci Rusun Semarang Hebat atau Rusun Sawah Besar Tower 3 kepada warga eks Kebonharjo, Semarang Utara, Kota Semarang, Rabu.

Mewakili warga eks Kebonharjo, Mbak Ita mengucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR yang telah memberikan fasilitas tempat tinggal bagi warga yang terdampak program Revitalisasi Rel Kereta Api (double track).

Baca juga: Pengendara Motor Terpelanting dan Terluka Usai Tertabrak Kereta Api di Lamongan

“Saya mewakili teman-teman warga eks Kebonharjo mengucapkan matur nuwun, terima kasih. Warga Kebonharjo yang terdampak program revitalisasi rel kereta api (double track) dapat masuk (tinggal) di rusun ini,” tuturnya.

Mbak Ita mengungkapkan bahwa banyak masyarakat Semarang yang berminat untuk menghuni rusun tersebut.

Pasalnya, kata dia, rusun hasil kolaborasi Kementerian PUPR dan Pemkot Semarang itu memiliki bangunan seperti apartemen.

“Banyak yang ngantri mau masuk di sini karena rusunnya ini sudah seperti apartemen. Tapi memang harus selalu dijaga kebersihannya,” imbuh Mbak Ita.

Hasil kolaborasi Kementerian PUPR dan Pemkot Semarang

Untuk diketahui, Rusun Semarang Hebat merupakan hasil kolaborasi Kementerian PUPR melalui BP2P Jawa III dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.

Dalam kolaborasi tersebut, BP2P Jawa III sebagai pihak pembangun rusun, sedangkan Pemkot Semarang berperan sebagai penyedia lahan dan penambah fasilitas pendukung.

Rusun Sawah Besar Tower 3 sendiri dibangun pada 2022 dengan tiga lantai dan berkapasitas 42 unit. Luas tiap unitnya mencapai 36 meter persegi (m2) dengan dua kamar tidur, ruang tamu, dapur, serta dilengkapi meubelair atau furnitur.

Sebelumnya, Pemkot Semarang dan BP2P Jawa III telah membangun dua tower Rusunawa Sawah Besar yang ditempati 336 warga terdampak pembangunan normalisasi Banjir Kanal Timur (BKT) di Kota Semarang.

Baca juga: Faktor Ekonomi Jadi Pemicu Perceraian di Kabupaten Semarang, Ada Juga karena Perjudian

Mbak Ita berharap, kolaborasi pembangunan rusunawa dapat terus dilakukan guna menyediakan tempat tinggal layak huni bagi masyarakat Kota Semarang.

Menanggapi harapan tersebut, Kepala BP2P Jawa III Kementerian PUPR Salahudin Rasyid memberikan sinyal positif mengenai rencana pembangunan rusunawa tower empat.

Ia menyebut, pihaknya siap melakukan eksekusi dan tinggal menunggu arahan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menteri PUPR) mengenai jadwal pembangunan.

Tower tiga ini kita sudah ada berita acara serah kelola. Artinya meskipun asetnya belum 100 persen diserahkan dan masih berproses melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena di atas 10 miliar, tetapi (rusun) ini sudah langsung bisa digunakan dengan berita acara setelah kelola," imbuh Salahudin.

Baca juga: Rekonstruksi Penembakan Bripda IDF Digelar Tertutup di Rusun Polri Cikeas

Oleh karenanya, ia meminta Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu untuk mengawasi dan kepada masyarakat agar merawat rusunawa tersebut.

Sebagai informasi, dalam acara tersebut juga hadir anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2019–2024 Mochamad Herviano.

Acara penyerahan kunci itu sendiri juga sebagai wujud menyambut Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang jatuh pada 25 Agustus 2023.

“Saya mewakili pemerintah dan masyarakat Kota Semarang menghaturkan selamat Hari Perumahan Nasional 2023,” kata Mbak Ita.

 

Terkini Lainnya
Tinjau Lubang 3 Meter di Jatingaleh, Wakil Walkot Semarang Pastikan Percepat Perbaikan

Tinjau Lubang 3 Meter di Jatingaleh, Wakil Walkot Semarang Pastikan Percepat Perbaikan

Semarang
Sambut Ramadhan dan MTQ Nasional, Wali Kota Semarang Agustina Distribusikan 20.000 Al-Quran

Sambut Ramadhan dan MTQ Nasional, Wali Kota Semarang Agustina Distribusikan 20.000 Al-Quran

Semarang
Kerja untuk Rakyat, Ini Capaian 1 Tahun Kepemimpinan Agustina-Iswar di Kota Semarang

Kerja untuk Rakyat, Ini Capaian 1 Tahun Kepemimpinan Agustina-Iswar di Kota Semarang

Semarang
Terima Kunjungan Dubes India, Agustina Buka Peluang Investasi dan Pendidikan di Semarang

Terima Kunjungan Dubes India, Agustina Buka Peluang Investasi dan Pendidikan di Semarang

Semarang
Cuaca Ekstrem Landa Kota, Pemkot Semarang Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang

Cuaca Ekstrem Landa Kota, Pemkot Semarang Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang

Semarang
Puji Lomba Jaksa Garda Desa, Wali Kota Semarang: Kelurahan Adalah Ujung Tombak

Puji Lomba Jaksa Garda Desa, Wali Kota Semarang: Kelurahan Adalah Ujung Tombak

Semarang
Operasi Pasar Skala Kecil, Langkah Proaktif Walkot Agustina Jaga Stabilitas Daya Beli Jelang Ramadhan

Operasi Pasar Skala Kecil, Langkah Proaktif Walkot Agustina Jaga Stabilitas Daya Beli Jelang Ramadhan

Semarang
Imlek Vaganza 2026 Libatkan 250 UMKM, Walkot Semarang: Tradisi Hidup, Ekonomi Rakyat Bergerak

Imlek Vaganza 2026 Libatkan 250 UMKM, Walkot Semarang: Tradisi Hidup, Ekonomi Rakyat Bergerak

Semarang
Harmoni di Balik Tabuhan Bedug, Dugderan 2026 Hadir sebagai Simbol Toleransi Semarang

Harmoni di Balik Tabuhan Bedug, Dugderan 2026 Hadir sebagai Simbol Toleransi Semarang

Semarang
Bergerak Sejak Dini Hari, Pemkot Semarang Tangani Luapan Kali Babon

Bergerak Sejak Dini Hari, Pemkot Semarang Tangani Luapan Kali Babon

Semarang
Dampingi Kunjungan Wapres, Wali Kota Agustina Tegaskan Sam Poo Kong Simbol Harmoni Semarang

Dampingi Kunjungan Wapres, Wali Kota Agustina Tegaskan Sam Poo Kong Simbol Harmoni Semarang

Semarang
Kirab Dugderan Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Kota Semarang

Kirab Dugderan Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Pusat Kota Semarang

Semarang
Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Agustina Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

Buka Pasar Imlek Semawis, Wali Kota Agustina Sebut Kedamaian Warga Jadi Kunci Kesejahteraan Semarang

Semarang
Dugderan 2026 Dikemas Lebih Megah, Libatkan Ribuan Warga dan Komunitas Seni

Dugderan 2026 Dikemas Lebih Megah, Libatkan Ribuan Warga dan Komunitas Seni

Semarang
KH Sholeh Darat Dianugerahi Tokoh Moderasi, Pemkot Semarang Ubah Nama Jalan

KH Sholeh Darat Dianugerahi Tokoh Moderasi, Pemkot Semarang Ubah Nama Jalan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com