PDI Perjuangan Kota Semarang Gelar Konsolidasi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024

Kompas.com - 30/04/2023, 20:36 WIB
Tim Konten,
Hotria Mariana

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Semarang menggelar konsolidasi untuk menghadapi Pemilihan Presiden ( Pilpres) dan Legislatif (Pileg) 2024.

Kegiatan itu diikuti oleh seluruh struktur partai hingga tingkat ranting, serta dipimpin langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Dalam instruksinya, pria yang akrab disapa Hendi itu meminta agar seluruh kader PDI Perjuangan di ibu kota provinsi Jawa Tengah tersebut terus hadir di setiap lapisan masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh kader PDI Perjuangan Kota Semarang untuk menjalankan perintah Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dalam memenangkan Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Baca juga: Ketua DPC PDI Perjuangan Semarang Bocorkan Ada 2 Tim Kemenangan untuk Ganjar Pranowo

“Ibu Ketua Umum telah mengumumkan Mas Ganjar sebagai calon presiden (capres) di momen yang sangat tepat. Semua masyarakat kemudian berlebaran bersama keluarga bicaranya tentang Mas Ganjar. Maka dari itu, kami harus kawal ini dan menangkan Mas Ganjar,” ujar Hendi melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (30/4/2023).

Tak hanya itu, Hendi juga menekankan bahwa kesuksesan PDI Perjuangan Kota Semarang dalam mengantarkan Ganjar Pranowo dua kali menjadi gubernur Jawa Tengah harus di eskalasi pada Pilpres 2024.

“Kami sudah terlatih memenangkan Mas Ganjar. Pada 2013, survei menemukan peluang kemenangannya hanya 7 persen, tetapi ternyata Mas Ganjar bisa terpilih menjadi gubernur, dan di Kota Semarang mendapatkan 55 persen. Lalu, periode kedua Mas Ganjar menjadi incumbent di Semarang dengan peluang 77 persen. Maka dari itu, pilpres nanti kami akan menangkan Mas Ganjar lebih spektakuler lagi," tegasnya.

Hal senada turut disampaikan Sekretaris PDI Perjuangan Kota Semarang Kadarlusman. Ia meyakinkan seluruh kader partai sejalan untuk menjalankan instruksi dan perintah ketua umum PDI Perjuangan. 

Baca juga: Kota Semarang Raih Prestasi Terbaik Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah

“Walaupun di luar kelihatannya ramai, kami semua langsung satu barisan ketika dapat instruksi dari ketua umum. Tidak ada yang kanan atau kiri, tidak ada yang setengah kopling, semuanya loss,” tegas Kadarlusman.

Ia melanjutkan, upaya pemenangan Ganjar dalam pilpres juga senapas dengan upaya meraih kemenangan spektakuler dalam pileg.

“Tadi ada instruksi dari Mas Hendi selaku ketua DPC PDIP Kota Semarang agar memasang gambar masing-masing calon legislator (Caleg) dengan Mas Ganjar sebagai capres. Jadi, pilpres dan pileg sangat erat kaitannya dalam semangat kami meraih kemenangan spektakuler,” jelasnya.

Di samping itu, Hendi juga menyambut positif bergabungnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di tingkat pusat untuk mengusung Ganjar pada pilpres 2024.

Baca juga: Rayakan Idul Fitri, Mbak Ita Ajak Warga Semarang Jaga Silaturahmi demi Kemajuan Kota

Hendi pun mengungkapkan akan segera melakukan konsolidasi dengan PPP Kota Semarang.

“Alhamdulillah, dengan bergabungnya PPP, kerja sama ini memiliki basis historis, ideologis, dan tanggung jawab bagi masa depan. Insyaallah, PDI Perjuangan Kota Semarang juga akan segera berkonsolidasi dengan PPP Kota Semarang,” terangnya.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com