Pemkot Semarang Dapat Alokasi 2.000 Dosis Vaksin Per Hari dari TNI

Kompas.com - 15/07/2021, 20:40 WIB
Alifia Nuralita Rezqiana,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi ( Hendi) mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendapatkan alokasi vaksin dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam rangka percepatan vaksinasi di Tanah Air.

Alokasi vaksin sekitar 2.000 dosis per hari ini diberikan oleh Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IV Diponegoro Mayor Jenderal (Mayjen) Rudianto.

Walkot Hendi mengatakan, alokasi vaksin tersebut akan digunakan dalam pelaksanaan vaksinasi di dua titik sentra vaksin, yakni di Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas).

“Insya Allah kita bisa mulai vaksinasi di Unnes dan Unwahas mulai Jumat, kemarin kami dari Pemerintah Kota Semarang juga sudah menghadap Panglima di Kodam untuk mendapatkan arahan dari beliau,” kata Walkot Hendi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com pada Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Pelajar SMP dan SMA di Kota Semarang Mulai Divaksin Covid-19

Adapun masing-masing titik sentra vaksin ditargetkan mendapat alokasi sebanyak 1.000 dosis per hari.

Walkot Hendi optimis, adanya alokasi vaksin dari TNI dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dapat meninkatkan progres vaksinasi di Kota Semarang.

Ia yakin, Kota Semarang akan cepat mengejar kondisi kekebalan kelompok atau herd immunity.

“Arahan Panglima, nanti kita kolaborasi. Universitas, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah (Jateng), dan Komando Daerah Militer (Kodam) IV/ Diponeogoro akan bergerak bersama untuk mempercepat progres vaksinasi per hari di Kota Semarang,” paparnya.

Walkot Semarang berharap, proses vaksinasi di Unnes dan Unwahas dapat berjalan dengan lancar.

Baca juga: Ini 4 Titik Penyekatan di Perbatasan Masuk Kota Semarang Selama PPKM Darurat

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto beserta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dijadwalkan akan berkunjung ke Kota Semarang untuk meninjau jalannya vaksinasi pada Jumat (16/7/2021).

Untuk diketahui, turunnya alokasi vaksin dari TNI tersebut berawal dari kunjungan Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen Rudianto dan Kapolda Jateng Inspektur Jenderal (Irjen) Ahmad Lutfi ke Balai Kota Semarang untuk bertemu Walkot Hendi.

Dalam pertemuan tersebut, Mayjen Rudianto dan Irjen Ahmad Lutfi menyatakan komitmen TNI dan Polri untuk membantu penanganan Covid-19 di Kota Semarang. Salah satunya dengan memberikan supai vaksin.

Hendi pun menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan menghadap Mayjen Rudianto untuk membicarakan teknis penggunaan vaksin dari TNI bagi masyarakat Kota Semarang.

Dari pembicaraan itu, Walkot Hendi dan Mayjen Rudianto pun bersepakat mendirikan dua sentra vaksinasi baru di Kota Semarang, yaitu di Unnes dan Unwahas.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com