Berkat Fashion, Semarang Masuk Nominasi 10 Kota Kreatif se-Indonesia

Kompas.com - Jumat, 31 Mei 2019
Berkat Fashion, Semarang Masuk Nominasi 10 Kota Kreatif se-IndonesiaDok. IstimewaPelaksanaan pertunjukan fashion show di Kota Semarang


KOMPAS.com
Kota Semarang berpeluang menjadi kota paling kreatif se-Indonesia. Ini terjadi setelah Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia secara resmi mengumumkan 10 nominasi Kota atau Kabupaten (KaTa) Kreatif Indonesia.

Dalam nominasi tersebut, Kota Semarang menjadi satu dari sepuluh daerah yang dinilai pantas disebut sebagai Kota Kreatif di Indonesia.

Dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Jumat (31/5/2019) dijelaskan, masuknya Kota Semarang sebagai kota kreatif adalah hasil dari uji petik yang dilakukan oleh Penilaian Mandiri Kabupaten/Kota Kreatif (PM3I) mulai dari tahun 2016-2018.

Adapun Kota Semarang dinilai cukup unggul dalam mengembangkan subsektor fashion sebagai kota kreatif sejak tahun 2016. Pertumbuhan subsektor fashion di Kota Semarang diperkirakan tumbuh sekitar 20 persen pertahun.

Hal itu berdampak pada terjadinya peningkatan PDRB dan eksport yang signifikan dalam tiga tahun terakhir. Beragam produk feshion dari Kota Semarang juga berhasil masuk ke pasar ekspor karena memiliki ciri keunikan yang berbeda dengan daerah lain.

BEKRAF bahkan mencatat saat ini di Kota Semarang setidaknya terdapat 2.124 penjahit dan 139 perancang busana.

Beberapa diantaranya bahkan adalah nama-nama besar di dunia fashion. Mereka diantaranya Anne Avantie, Inna Priyono, Gregorius Vici, Bramantya Wijaya, Devi Ross, atau Angela Chung.

Tak hanya itu, Kota Semarang juga memiliki 25 tempat kursus, 7 sekolah menengah, dan 2 sekolah tinggi pendidikan fashion.

Kota Semarang pun sukses pula melahirkan 265 Model Nasional, seperti misalnya Paula Verhoeven, Jihane Almira, Yama Carlos, atau Dominique Diyose.

Kota Semarang sendiri sebagai kota kreatif masih akan bersaing dengan 9 nominator lainnya untuk kemudian terpilih menjadi 4 Kota atau  Kabupaten Kreatif di Indonesia.

Nominator tersebut antara lain Kota Palembang (Kuliner), Kota Majalengka (Kesenian), Kota Malang (Aplikasi dan Game), Kota Surakarta (Pertunjukan Seni), Kabupaten Kutai Kertanegara (Pertunjukan Seni), Kabupaten Rembang (Kriya), Kota Balikpapan (Aplikasi dan Game), Kabupaten Gianyar (Pertunjukan Seni), dan Kota Denpasar ( Fashion).

Terkait hal tersebut, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimis Kota Semarang dapat dinobatkan sebagai bagian dari 4 kota atau kabupaten kreatif di Indonesia itu.

"Saya rasa ini sejalan dengan upaya Kota Semarang untuk terus mengembangkan sektor pariwisata, dimana fashion menjadi salah satu bagian dari wisata belanja," tutur Hendi, panggilan akrab Wali Kota Semarang tersebut.

Di sisi lain, Hendi mengaku jika subsektor fashion tidak menjadi satu - satunya industri kreatif yang berkembang pesat di Kota Semarang tiga tahun terakhir,

"Ada tiga sub sektor unggulan Kota Semarang yang kita ajukan ke BEKRAF sebenarnya, yaitu subsektor arsitektur, game atau aplikasi, serta fashion," jelasnya di Semarang.

"Namun terlepas dari itu, terpilihnya Semarang melalui subsektor fashion adalah pencapaian yang baik, karena fashion merupakan sub sektor terbesar di bidang ekonomi kreatif, yang mampu menyumbang 31 persen penghasilan di sektor ini," tegas Hendi.

EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Sambut
Sambut "New Normal", Pemkot Semarang Tingkatkan Pelaksanaan Rapid Test Massal
semarang
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
Masyarakat Bisa Masuk Kota Semarang dengan Transportasi Umum, Asalkan…
semarang
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
Warga Kota Semarang Respons Positif Program Lumbung Kelurahan
semarang
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
10.000 Paket Bansos Presiden di Kota Semarang Telah Didistribusikan ke 7 Kecamatan
semarang
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
Kota Semarang Dapat Bansos 339.000 Paket, Hendi Harap Semua Warga Terdampak Covid-19 Terima Bantuan
semarang
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
339.000 Paket Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kota Semarang Siap Didistribusikan
semarang
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
Dibanding Kota Lain, Jumlah Pasien Covid-19 Sembuh di Kota Semarang Paling Tinggi
semarang
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
Digitalisasi Antar Semarang Jadi Kota dengan Perencanaan Pembangunan Terbaik
semarang
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
Mei Mendatang Pemkot Semarang akan Distribusikan 290.000 Paket Bansos
semarang
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
Wali Kota Semarang Harap Masyarakat Patuhi Aturan PKM
semarang
Wali Kota Semarang Puji Warga yang Kelola Lumbung Kelurahan Jadi Dapur Umum
Wali Kota Semarang Puji Warga yang Kelola Lumbung Kelurahan Jadi Dapur Umum
semarang
Hari Pertama PKM di Kota Semarang, Hendi Hentikan Kendaraan Plat Nomor Luar Kota
Hari Pertama PKM di Kota Semarang, Hendi Hentikan Kendaraan Plat Nomor Luar Kota
semarang
Tidak Terapkan PSBB, Angka Kesembuhan Covid-19 di Kota Semarang Terus Bertambah
Tidak Terapkan PSBB, Angka Kesembuhan Covid-19 di Kota Semarang Terus Bertambah
semarang
Resmi, Mulai Senin Besok Kota Semarang Berlakukan PKM Non PSBB
Resmi, Mulai Senin Besok Kota Semarang Berlakukan PKM Non PSBB
semarang
Bukan PSBB, Kota Semarang Akan Berlakukan Konsep Jogo Tonggo
Bukan PSBB, Kota Semarang Akan Berlakukan Konsep Jogo Tonggo
semarang