Hendi Optimistis, "Filosofi Kopi" Akan Membuat Kota Lama Bergeliat

Kompas.com - 12/03/2019, 16:43 WIB
M Latief

Editor

SEMARANG. KOMPAS.com - Seolah ikut menambah daya tarik kawasan Kota Lama, Senin (11/3/2019), Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi meresmikan kedai " Filosofi Kopi". Kedai tersebut tak sekadar menjadi jujugan atau tujuan masyarakat luas penikmat dan pecinta kopi, tapi juga memberi edukasi tentang keunikan ragam kopi khas Nusantara.

Dalam sambutannya, Hendi, sapaan akrab wali kota, mengaku menyambut baik dibukanya kedai tersebut. Hendi mengapresiasi Budiono selaku pemilik bangunan.

Budiono berhasil menyulap lahan miliknya, dari yang sebelumnya merupakan sarang burung walet, menjadi kedai filosofi kopi. Menurut Hendi, kehadiran Filosofi Kopi diharapkan mampu menambah geliat Kota Lama Semarang yang kini terus berbenah untuk bisa menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Semarang.

"Ini sudah sesuai program Pemerintah Kota Semarang untuk menjadikan kawasan kota lama menarik bagi wisatawan. Saya yakin, kehadiran Filosofi Kopi Saya akan menjadi jujugan banyak wisatawan," papar Hendi.

Hendi mengatakan bahwa masyarakat patut bangga dengan peran swasta yang mau aktif menghidupkan geliat kota lama Semarang yang kini tengah berbenah total menuju detinasi andalan wisata sejarah Kota Semarang.

"Kedai ini dirintis oleh orang-orang profesional dan bisa menjadi ikon tempat ngopi, khususnya di kawasan Kota Lama Semarang," ucap Hendi.

Chicco Jerikho, Chief Operasional PT Filosofi Kopi Mandiri yang juga artis pemeran Ben dalam film layar lebar 'Filosofi Kopi' mengatakan bahwa Semarang, khususnya kawasan Kota Lama, menjadi pilihan outlet ketiganya setelah sukses di Jakarta dan Yogjakarta.

"Kopi enak harus dibagi-bagi, kalau bisa kita buka di seluruh daerah di Indonesia. Tapi, saat ini yang beruntung itu Kota Semarang. Semoga warga dan masyarakat penikmat kopi di kota ini bisa menjadi bagian dari kami di Filosofi Kopi yang memahami ragam cita rasa kopi Nusantara," kata Chicco.

Chicco menuturkan, Filosofi Kopi tak sekadar menawarkan racikan minuman berbaham biji kopi murni Nusantara dari Sabang hingga Merauke. Cara meracik kopi pun akan diajarkan secara langsung oleh para baristanya.

"Pengunjung bisa langsung melihat cara meracik dan menyeduh kopi dengan ragam varian yang kami tawarkan. Bar terbuka dengan peralatan seduh kopi modern. Ini sengaja kami sajikan terbuka agar masyarakat benar-benar memahami cara meraciknya sehingga tidak cuma menikmati cita rasa khas kopi Nusantara," terang Chicco.

Filosofi Kopi akan buka setiap hari mulai pukul 09.00 sampai 23.00 WIB. Kedai ini akan memenuhi kebutuhan dan edukasi masyarakat luas dalam menikmati cita rasa khas Kopi Nusantara yang beragam variannya.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com