Wali Kota Semarang Beri Motivasi, PSIS Tahan Imbang Bali United

Kompas.com - 02/04/2018, 09:05 WIB
Kurniasih Budi

Editor

KOMPAS.com - PSIS Semarang meraih point pertamanya di kancah Liga 1 pada pekan ke-2 setelah berhasil menahan imbang runner-up Liga 1 musim lalu, Bali United. Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Laskar Mahesa Jenar berhasil menahan gempuran pemain bintang Bali United seperti Spasojevi? dan Irfan Bachdim.

Jandia Eka Putra, tampil sebagai pahlawan PSIS Semarang yang mampu mengamankan enam gol percobaan Bali United ke gawang PSIS pada pertandingan yang berlangsung pada Minggu (1/4/2018).

Raihan hasil positif yang diraih PSIS Semarang tersebut tak terlepas dari peran Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, yang hadir secara langsung memberikan motivasi kepada anak-anak asuhan Vincenzo Annese itu.

"Harusnya kita bisa mencetak gol tapi tidak apa-apa pertandingan seimbang, saya senang," kata Hendrar kepada para pemain PSIS ketika turun minum. 

(Baca: Hendrar Prihadi Berharap PSIS Semarang Kembali Berlaga di Liga 1)

Hendrar juga memompa semangat para pemain dengan menjanjikan bonus untuk setiap gol yang tercipta. "Dan kalau cetak goal, kita siapkan bonus," katanya saat bicara di ruang ganti pemain, yang disambut tepuk tangan riuh para pemain dan pelatih PSIS Semarang.

Hendrar tiba di stadion Stadion Moch Soebroto, Magelang pada pukul 14.45. Ia datang bersama putranya, Arya Nardhana Syariendrar. Hendrar terlihat mengantri untuk membeli tiket sebelum memasuki stadion.

Sepanjang pertandingan, Hendrar tampak antusias mengamati permainan pasukan PSIS Semarang melawan Bali United. Tak jarang, sesekali dirinya beranjak dari tempat duduknya ketika terjadi kemelut di gawang.

Usai pertandingan, Wali Kota Semarang mengaku cukup puas dengan permainan PSIS Semarang. "Kemarin kita kalah dengan PSM, hari ini kita bisa menahan imbang Bali United. Walau pun mestinya kita bisa menang, tapi ini berbeda dengan liga 2. Jadi apa pun itu saya rasa raihan sekarang adalah yang terbaik," ujarnya.

(Baca juga: PSIS ke Liga 1, Wali Kota Bersyukur dan Harap Perayaan Tak Berlebihan)

Dengan raihan satu point yang didapatkan dengan menahan imbang Bali United ini, PSIS Semarang saat ini masih berada di klasemen bawah dan menduduki peringkat ke-16. Terkait hal tersebut, Hendrar menegaskan bahwa hasil yang diraih dalam dua laga pertama ini belum dapat mengukur prestasi PSIS Semarang di Liga 1.

"Memang masih butuh polesan, terutama di lini depan. Tapi terlepas itu, dengan hasil hari ini, kita lebih optimis dalam mengarungi liga 1 ke depan," katanya.

Terkini Lainnya
Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Pemkot Semarang Luncurkan Aplikasi Layanan Publik Terintegrasi, Gandeng Otoritas Keamanan Siber Korsel

Semarang
Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Kisah Haru Peserta SNC 2026, Diguyur Hujan Tetap Tampil hingga Tuntas

Semarang
Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Peserta SNC Tetap Tampil Pascahujan, Wali Kota Semarang: Semangat Luar Biasa

Semarang
Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Jangan Terlewat, Mlaku Bareng HJKS 2026 Bagi-bagi 479 Cokelat dan Doorprize

Semarang
Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Sampaikan Aspirasi dengan Tertib dan Peduli Lingkungan, Para Buruh Diapresiasi Wali Kota Agustina

Semarang
Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Diikuti Peserta dari 28 Negara, SNC 2026 Mendunia dan Masuk Kalender Event Nasional

Semarang
Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Forum ASEAN–ID Nourish di Semarang Bahas Gizi Anak, Agustina: Siswa Tak Boleh Belajar dalam Kondisi Lapar

Semarang
Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Kebakaran Pasar Kanjengan, Pemkot Semarang Siapkan Relokasi Pedagang

Semarang
Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Walkot Agustina: MBG Adalah Investasi Besar Cetak Generasi Emas

Semarang
Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Sat-set, Walkot Agustina Tuntaskan Perbaikan 9 Titik Jalan Rusak dalam Sehari 

Semarang
Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Wali Kota Agustina Resmikan Jalan Pramuka: Bukan Sekadar Diperbaiki, tetapi Jalur Harapan Warga

Semarang
Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Di Forum ASEAN, Wali Kota Agustina Sebut MBG Investasi Masa Depan

Semarang
Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Cegah Kecelakaan di Silayur, Wali Kota Semarang Pasang Portal Katrol

Semarang
Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Di Era Agustina Wilujeng, Kinerja Semarang Melonjak Masuk 10 Besar Nasional

Semarang
Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Jelang Dialog Nasional MBG di Semarang, Pengamat Tekankan Jaminan Keamanan Pangan

Semarang
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com