Ratakan Pembangunan Kota Madiun, Walkot Maidi Sediakan Lapak UMKM di Setiap Kelurahan

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Rabu, 26 Mei 2021
Wali Kota Madiun Maidi memantau kondisi lapak-lapak UMKM yang dibangun di 27 kelurahan di Kota Madiun. Pembangunan 27 lapak UMKM difokuskan untuk menumbuhkan ekonomi berbasis lokal di masing-masing kelurahan.
DOK. Humas Pemkot Madiun Wali Kota Madiun Maidi memantau kondisi lapak-lapak UMKM yang dibangun di 27 kelurahan di Kota Madiun. Pembangunan 27 lapak UMKM difokuskan untuk menumbuhkan ekonomi berbasis lokal di masing-masing kelurahan.

KOMPAS.com - Wali Kota (Walkot) Madiun Maidi mengatakan, pihaknya tengah mengusahakan pembangunan lapak usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) di seluruh kelurahan di Madiun sebagai wujud pemerataan pembangunan.

Pembangunan itu, sebut dia, turut menunjang program pemulihan ekonomi nasional (PEN) dari pemerintah pusat. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya terfokus di tengah kota saja.

“Pemerintah pusat menginstruksikan peningkatan ekonomi berbasis lokal saat ini harus dikedepankan. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mewujudkannya dengan membangun lapak UMKM di tiap kelurahan,” kata Maidi dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Rabu (26/5/2021).

Menurutnya, pembangunan lapak UMKM akan memberikan kesempatan bagi pedagang kecil untuk mengembangkan usahanya.

Baca juga: Belajar dari Ganjar, Gubernur Gorontalo Aplikasikan Blangkon untuk Majukan UMKM

Tak hanya itu, pembangunan lapak-lapak di tempat strategis akan memudahkan warga untuk mengakses lokasinya.

"Hal itu dilakukan agar setiap keluarahan memiliki ikon tersendiri, sekaligus menjadi ladang perputaran ekonomi," terangnya.

Terkait pengunjung, Orang nomor satu di Madiun tersebut menjelaskan, pihaknya akan mendatangkan wisatawan melalui jalur sepeda wisata setelah masa pandemi Covid-19 selesai.

Ia berharap, ke depannya semua acara maupun kegiatan pemerintah mengambil konsumsi dari sejumlah UMKM yang ada. Untuk pemerataan, digunakan sistem bergiliran tiap kelurahan, agar ekonomi tingkat kelurahan terus berjalan.

Baca juga: Aprindo Fasilitasi Vaksinasi Covid-19 Untuk 150.000 Pekerja Ritel dan UMKM

“Dengan pola seperti itu, maka masing-masing kelurahan bisa menjadi kelurahan mandiri,” jelas Maidi.

Perlu diketahui, pembangunan lapak UMKM merupakan salah satu tujuan Pemkot Madiun untuk mendongkrak perekonomian rakyat di masa pandemi.

Pemkot Madiun tidak hanya berfokus mempercantik sarana sektor pariwisata di pusat kota seperti Jalan Pahlawan atau Pahlawan Street Centre.

Berbekal pembangunan sektor pariwisata di pusat kota dan seluruh keluraha, ia optimistis bahwa Kota Madiun akan menjadi destinasi wisata terbaik di Jawa Timur (Jatim) bagian barat setelah pandemi Covid-19 selesai.

Baca juga: Mencicipi Semangkuk Soto Seharga Rp 1.000 di Kota Madiun

Untuk itu, di bawah kepemimpinannya dan Wakil Wali Kota (Wawalkot) Inda Raya, Maidi membangun 27 lapak UMKM. Lapak ini tersebar di 27 kelurahan di Kota Pendekar.

Pembangunan 27 lapak UMKM tersebut difokuskan untuk menumbuhkan ekonomi berbasis lokal di masing-masing kelurahan.

Maidi menyebutkan, sebanyak 27 kelurahan di Kota Madiun sudah memiliki lapak masing-masing. Proses penyempurnaan pembangunan masih terus berjalan hingga saat ini.

Penyempurnaan sebagian besar lapak UMKM itu pun diprediksi akan rampung pada Juni depan.

Baca juga: Begini Cara Wali Kota Madiun Gerakkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

“Rata-rata proses pembangunan fisiknya sudah menyentuh persentase 80-85 persen. Sebagian besar pembangunan fisik sudah selesai pada Juni nanti,” jelas Maidi.

Untuk itu, Maidi meminta setiap lurah melaporkan perkembangan pembangunan lapak di masing-masing wilayahnya.

Ia berharap, seluruh pedagang lama yang sebelumnya berjualan di lokasi pembangunan lapak mendapatkan tempat secara merata.

Tak hanya itu, Maidi meminta agar pelaku usaha kecil turut meningkatkan kualitas produk yang dijual.

Baca juga: DKI Jakarta Minta Pedagang Daging Tak Mogok Jualan: Kasihan Pelaku Usaha Kecil

“Saya minta aparat pemerintah di tingkat kelurahan harus lebih banyak turun tangan melakukan pembinaan agar produk-produk unggulan tiap daerahnya tetap terjaga,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maidi mengatakan, lebih dari 700 UMKM diberdayakan untuk mengisi lapak kelurahan. Mulai dari bisnis kuliner, fashion, hingga kerajinan tangan.

Dengan kegiatan tersebut, ia berharap pelaku usaha kecil di Kota Madiun bisa semakin kuat dan tak kalah dengan UMKM dari daerah lainnya.

Gelontorkan Rp 15 miliar

Pada kesempatan tersebut, Maidi menjelaskan, Pemkot Madiun menggelontorkan anggaran Rp 15 miliar untuk membangun 27 lapak di tiga kecamatan.

Baca juga: Kemenkop UKM Data Pelaku Usaha Kecil yang Terdampak Corona

Adapun masing-masing kecamatan mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 5 miliar untuk program ini.

“Jadi total anggaran yang kami kucurkan untuk pembangunan 27 lapak UMKM di seluruh kelurahan di Kota Madiun sebesar Rp 15 miliar,” jelas Maidi.

Maidi menuturkan, anggaran untuk pembangunan lapak UMKM yang sudah digelontorkan sejak 2020 adalah sebesar Rp 8 miliar.

Kemudian, Pemkot Madiun menambahkan anggaran untuk pengembangan lapak UMKM sebesar Rp 7 miliar pada 2021.

Baca juga: Menko Airlangga: UMKM Jadi Penopang Perekonomian Nasional, Pemerintah Siapkan Stimulus Rp 191 Triliun

Ia mengaku, mesi masih dalam pengembangan, pembangunan lapak-lapak UMKM tersebut mendapatkan respons positif dari masyarakat.

Hal itu terlihat dari antusiasme warga yang tidak sabar untuk segera berjualan di lapak UMKM baru. Semangat para warga ini bahkan kian bertambah setiap harinya.

“Pembelinya pun semakin hari juga semakin meningkat. Dan pendapatan pedagang yang berjualan di lapak semakin bagus,” ujar Maidi.

Terkait pengembangan lapak UMKM, ia meminta perusahaan yang berada di masing-masing kelurahan dapat berpartisipasi dengan mengucurkan dana corporate social responsibility (CSR).

Baca juga: Segera Daftar, Ini Cara Pengajuan BLT UMKM Rp 1,2 Juta

Selain itu, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun tersebut juga berpesan agar pembangunan lapak UMKM tidak merusak areal persawahan yang ada. Menurutnya, keberadaan sawah harus tetap terjaga dan dilestarikan.

“Sawah tetap harus terjaga. Namun di tengah sawah bisa ada ikon-ikon untuk ekonomi tambahan. Dengan demikian, petani tetap berjalan dan ekonomi terus tumbuh,” tutur Maidi.

PenulisDwi Nur Hayati
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana
Madiun Kota Pendekar
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen
Madiun Kota Pendekar
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen
Madiun Kota Pendekar
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus
Madiun Kota Pendekar
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1
Madiun Kota Pendekar
Gratiskan Swab Antigen, Pemkot Madiun Gandeng 10 Laboratorium Swasta
Gratiskan Swab Antigen, Pemkot Madiun Gandeng 10 Laboratorium Swasta
Madiun Kota Pendekar
Berkat Program Ini, Perputaran Uang UMKM di Kota Madiun Capai Rp 1 Miliar
Berkat Program Ini, Perputaran Uang UMKM di Kota Madiun Capai Rp 1 Miliar
Madiun Kota Pendekar
Peringati HUT Ke-76 RI, Pemkot Madiun Dapat Kado Dua Penghargaan
Peringati HUT Ke-76 RI, Pemkot Madiun Dapat Kado Dua Penghargaan
Madiun Kota Pendekar
Wali Kota Madiun Pastikan Beras Bantuan dari Kemensos Layak Konsumsi dan Tepat Sasaran
Wali Kota Madiun Pastikan Beras Bantuan dari Kemensos Layak Konsumsi dan Tepat Sasaran
Madiun Kota Pendekar
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021
Madiun Kota Pendekar
RSL Asrama Haji dan Rusunawa II Beroperasi, Walkot Maidi Harap BOR di Madiun Turun
RSL Asrama Haji dan Rusunawa II Beroperasi, Walkot Maidi Harap BOR di Madiun Turun
Madiun Kota Pendekar
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman
Madiun Kota Pendekar
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat
Madiun Kota Pendekar
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19
Madiun Kota Pendekar
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi
Madiun Kota Pendekar