Meski Dihantam Pandemi, Maidi-Inda Raya Tetap Jalankan Program Kerjanya

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Jumat, 30 April 2021
Wali Kota Madiun Maidi berfoto bersama Forpimda usai meresmikan tugu Pancasila di pertigaan pasar Spoor Kota Madiun, Kamis (29/4/2021).DOK. Humas Pemkot Madiun Wali Kota Madiun Maidi berfoto bersama Forpimda usai meresmikan tugu Pancasila di pertigaan pasar Spoor Kota Madiun, Kamis (29/4/2021).

KOMPAS.comWali Kota Madiun Maidi bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya memutuskan untuk tetap menjalankan pembangunan yang bermuara pada peningkatan ekonomi meski dihantam pandemi Covid-19.

Salah satu upaya tersebut mereka lakukan dalam pembangunan Pahlawan Street Center dan Kawasan Sumber Umis.

“Biarpun banyak yang ditunda, saya tetap berupaya menjalankan program kerja yang telah direncanakan. Dengan demikian, saat pandemi pergi sejumlah pembangunan itu akan menjadi lompatan ekonomi nanti,” jelasnya, seperti dalam keterangan tertulis yang Kompas.com terima, Jumat (30/4/2021).

Terbukti, hasil kerja keras Maidi-Inda Raya (MaDa) selama dua tahun memimpin bumi pendekar pun banyak memenuhi harapan masyarakat.

Setidaknya di tahun kedua sudah terlaksana program kerja nyaris mendekati 50 persen dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disusun.

Baca juga: Rapat Paripurna RPJMD Batal Digelar, Bupati dan Anggota Dewan Pamekasan Terancam Tak Digaji

Perlu diketahui, dari 33 program kerja, hanya menyisakan tiga program kerja yang belum tergarap.

Adapun tiga program kerja tersebut, di antaranya windows display Jawa Timur (Jatim) Wilayah Barat, Ring Road Timur, dan miniatur Kota Madiun PeceLand.

Sementara itu, 30 program kerja MaDa lainnya sesuai dengan visi dan misi sudah terlaksana dengan baik.

Program tersebut mulai dari pembangunan infrastruktur di Sumber Wangi, Pahlawan Street Center (PSC), Proliman Tugu Pendekar, pemberian laptop gratis , jaminan sosial bagi tenaga kerja sektor informal dan upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

Sejak resmi dilantik sebagai wali kota dan wakil wali kota, Senin (29/4/2019), Maidi-Inda Raya sudah banyak berbenah demi mewujudkan masyarakat yang aman, nyaman, damai, dan sejahtera.

Baca juga: Bagi Sejuta Masker, Wali Kota Madiun Klaim Kotanya Terendah Penularan Covid-19 di Jawa Timur

Bagi Maidi, menjalani roda pembangunan dalam kurun dua tahun terakhir bukanlah perkara yang mudah. Terlebih, satu tahun terakhir sektor perekonomian meredup akibat diguncang pandemi Covid-19.

“Perjalanan tahun kedua ini memang tidaklah mudah karena kami harus berhadapan dengan pandemi Covid-19. Padahal, di tahun kedua semestinya kami bisa menjalankan roda pemerintahan secara utuh,” ucapnya.

Maidi menjelaskan, pada awal kepemimpinannya tidak dapat merasakan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Memasuki tahun kedua, ia baru memulai penyusunan APBD mulai tahun anggaran (TA) 2020.

Kondisi itu menjadikan awal kepemimpinannya pada 2019 tidak bisa maksimal dalam penyusunan APBD 2019. Hal ini karena pada saat penyusunan MaDa belum menjabat.

Adapun kesempatan tersebut, kata Maidi, semestinya diperoleh pada dua tahun masa kepemimpinannya dengan Wakil Wali Kota Inda Raya.

Baca juga: Begini Cara Wali Kota Madiun Gerakkan Ekonomi di Tengah Pandemi Covid-19

“Saya bersama ibu Inda mati-matian menyusun program kerja prioritas untuk dilaksanakan pada tahun kedua kami memimpin. Kami terlibat sepenuhnya dalam penyusunan APBD TA 2020. Ada banyak program kerja kami yang akan terlaksana di tahun kedua itu,” imbuhnya.

Namun, baru berjalan sekitar tiga bulan, Indonesia bahkan seluruh dunia diterjang pandemi Covid-19.

Kondisi ini berdampak pada program dan kegiatan karena tidak dapat dijalankan sebagaimana mestinya.

Keadaan tersebut semakin sulit setelah adanya refocusing anggaran yang berakibat pada penundaan berbagai kegiatan.

Pasalnya, anggaran itu dialihkan untuk penanganan Covid-19 sesuai dengan instruksi pemerintah pusat dan harus dilakukan. Dengan demikian, apa yang sudah direncanakan terdampak imbasnya.

“Untuk itu, kesehatan harus diutamakan daripada pembangunan,” ujar Maidi

Kendati demikian, lanjut dia, pada saat bersamaan harus dipikirkan bagaimana meningkatkan perekonomiannya. Terlebih sektor perekonomian menjadi bulan-bulanan akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Wali Kota Madiun Berlakukan Jam Malam dan Tutup 10 Ruas Jalan

Fokus pada peningkatan sektor ekonomi

Terkait kepemimpinan Maidi pada tahun ketiga menjabat, ia bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya akan berfokus peningkatan sektor ekonomi.

“Tahun ketiga, kami fokus pembangunan dan peningkatan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Untuk meningkatkan ekonomi rakyat, Pemkot Madiun akan lebih banyak fokus menggarap penyempurnaan destinasi wisata.

Oleh karena itu, wisata belanja, kuliner, religi dan sejarah akan disempurnakan.

“Program ini kami fokuskan ke semua kelurahan agar menjadi kelurahan mandiri. Kelurahan yang memiliki potensi nantinya akan menjadi daya tarik masyarakat, baik skala lokal, regional, maupun nasional,” demikian Maidi.

Pada kesempatan tersebut, Maidi bersama Inda Raya dan Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) turut meresmikan 17 proyek di kawasan Sumber Wangi Madiun, Kamis (29/4/2021).

Baca juga: Tekan Persebaran Covid-19, Wali Kota Madiun Luncurkan Dua Program Inovatif

Proyek tersebut, antara lain Pahlawan Street Center (PSC), tugu lalu lintas atau traffic light di perempatan tugu, Tugu Pancasila, lampu penjor dekorasi, hingga pembangunan sembilan lapak usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Taman.

Tepati janji visi dan misi

Wali Kota Madiun Maidi bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya dan Sekda Kota Madiun Rusdiyanto berfoto bersama 67 prestasi penghargaan yang diraih selama dua tahun memimpin Kota Pendekar.DOK. Humas Pemkot Madiun Wali Kota Madiun Maidi bersama Wakil Wali Kota Madiun Inda Raya dan Sekda Kota Madiun Rusdiyanto berfoto bersama 67 prestasi penghargaan yang diraih selama dua tahun memimpin Kota Pendekar.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Madiun Maidi menyatakan, visi dan misi yang dipaparkan saat pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan janji seorang pemimpin kepada rakyat yang harus di tepati.

Hal tersebut sudah ia buktikan melalui berbagai capaian prestasi. Adapun tujuannya untuk menjadikan Kota Madiun sebagai kota yang pintar, melayani, membangun, peduli dan terbuka sesuai dengan visi dan misi.

Untuk diketahui, Kota Madiun telah berhasil meraih 67 penghargaan dalam dua tahun terakhir. Tak hanya itu, kota pendekar ini juga menyabet tiga penghargaan pada 2021.

Pertama, sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) Organisasi Internasional untuk Standardisasi (ISO) Sekretariat Daerah (Setda) terkait sistem manajemen mutu dan sistem manajemen anti penyuapan.

Baca juga: BUMN Logistik Ini Dapat Sertifikasi Sistem Manajemen Anti-Penyuapan

Penghargaan kedua, Kota Madiun berhasil meraih opini wajar tanpa pengecualian (WTP) pertama di Jatim dan nomor tiga nasional.

Sementara itu, penghargaan ketiga adalah keberhasilan Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mendapatkan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Award nomor tiga nasional bidang penilaian kompetensi.

“Penghargaan-penghargaan ini sesuai dengan visi saya, yakni mewujudkan pemerintahan yang bersih berwibawa. Good and clean government inilah yang nantinya akan membawa masyarakat sejahtera,” ucap Maidi.

Ia menambahkan, dari misinya yang terangkum dalam panca karya, Pemkot Madiun juga sudah meraih berbagai penghargaan.

Penghargaan itu diantaranya, Anugerah Karya Utama Administrasi Kependudukan (Adminduk) 2020 Terbaik I kategori jumlah penduduk 0-750.000 jiwa tingkat Jatim.

Baca juga: Layanan Adminduk di Surabaya Makin Mudah, Warga Juga Bisa Urus di Kelurahan

Kemudian, penghargaan Wali Kota Madiun Maidi atas kontribusi dan peran aktif dalam pelaksanaan sensus penduduk online 2020 dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jatim untuk Madiun Kota Melayani.

Selain itu, ada pula penghargaan Top 10 Bupati dan Wali Kota sebagai pembina keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tahun 2020 tingkat Provinsi Jatim, penghargaan kepada 18 perusahaan yang meraih kategori zero accident untuk Madiun Kota Peduli.

Selanjutnya, penghargaan Pengelola Aspek Dengan Keberlanjutan Inisiatif Terbaik Kategori Instansi Pemerintah Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik 2020 dalam Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Terbaik 2020.

Terakhir, penghargaan Penyedia Layanan Informasi Terbaik 2020 dari Komisi Informasi Jawa Timur untuk Madiun Kota Terbuka.

Baca juga: Resmi Diterapkan, Ini 4 Lokasi Kamera Tilang Elektronik di Kota Madiun

Maidi mengaku, program Madiun Kota Pintar dan Madiun Kota Membangun sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Termasuk program laptop dan WiFi gratis hingga pembangunan fisik lainnya.

Kondisi tersebut berdampak dengan dengan capaian Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kota Madiun tertinggi ketiga di Jatim dengan nilai 80,91.

“Semua itu tidak akan mungkin diraih tanpa partisipasi seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, kami mohon dukungan dan doa seluruh masyarakat agar kami bisa mewujudkan Kota Madiun yang aman, nyaman, damai dan sejahtera,” jelas Maidi. (ADV)

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen
Madiun Kota Pendekar
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen
Madiun Kota Pendekar
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus
Madiun Kota Pendekar
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1
Madiun Kota Pendekar
Gratiskan Swab Antigen, Pemkot Madiun Gandeng 10 Laboratorium Swasta
Gratiskan Swab Antigen, Pemkot Madiun Gandeng 10 Laboratorium Swasta
Madiun Kota Pendekar
Berkat Program Ini, Perputaran Uang UMKM di Kota Madiun Capai Rp 1 Miliar
Berkat Program Ini, Perputaran Uang UMKM di Kota Madiun Capai Rp 1 Miliar
Madiun Kota Pendekar
Peringati HUT Ke-76 RI, Pemkot Madiun Dapat Kado Dua Penghargaan
Peringati HUT Ke-76 RI, Pemkot Madiun Dapat Kado Dua Penghargaan
Madiun Kota Pendekar
Wali Kota Madiun Pastikan Beras Bantuan dari Kemensos Layak Konsumsi dan Tepat Sasaran
Wali Kota Madiun Pastikan Beras Bantuan dari Kemensos Layak Konsumsi dan Tepat Sasaran
Madiun Kota Pendekar
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021
Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021
Madiun Kota Pendekar
RSL Asrama Haji dan Rusunawa II Beroperasi, Walkot Maidi Harap BOR di Madiun Turun
RSL Asrama Haji dan Rusunawa II Beroperasi, Walkot Maidi Harap BOR di Madiun Turun
Madiun Kota Pendekar
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman
Madiun Kota Pendekar
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat
Madiun Kota Pendekar
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19
PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Strategi Khusus Pemkot Madiun Tangani Covid-19
Madiun Kota Pendekar
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi
Peringati HUT Ke-103 Kota Madiun, Wali Kota Maidi Fokus Stop Covid-19 dan Genjot Ekonomi
Madiun Kota Pendekar
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun
25 Persen Warga Sudah Divaksin, Menkes Tambah Jatah Vaksin Kota Madiun
Madiun Kota Pendekar