Bantu Warga Terdampak Covid-19, Wali Kota Madiun Bersepeda Bagikan Sembako

Kompas.com - 19/05/2020, 10:26 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com –  Wali Kota Madiun Maidi menyalurkan secara langsung bantuan sembako bagi warga terdampak Covid-19 dengan bersepeda. Mereka yang diprioritaskan mendapatkan bantuan adalah lansia, kaum difabel, hingga anak-anak stunting.

“Sore hari sambil menunggu buka puasa saya keliling ke beberapa kelurahan sambil membagikan bantuan sembako bagi warga yang terdampak Covid-19,” ujarnya seperti keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (19/5/2020).

Begitu tiba di rumah warga yang berhak menerima, mantan Sekda Kota Madiun itu langsung menyerahkan bantuan sembakonya.

“Tentunya nama-nama warga yang mendapatkan bantuan sembako sudah terdata di kelurahan,” kata Mantan Sekretaris Daerah Kota Madiun ini.

Baca juga: Cegah PHK, Pemkot Madiun Borong Ratusan Produk UMKM

Untuk satu kelurahan yang disinggahi, Maidi biasanya membagikan di lima titik. Dia membagikan sembako bersama beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang turut mengayuh sepeda.

Adapun, paket sembako yang diberikan kepada warga berupa beras, minyak goreng, gula, abon, dan sambal pecel.

Selain itu, Maidi menjelaskan, bantuan sembako juga diberikan kepada mahasiswa luar kota yang menempuh pendidikan di Kota Madiun namun tidak mudik karena alasan pandemi.

Menurutnya, para mahasiswa asal luar Kota Madiun berhak mendapatkan bantuan sembako karena dinilai taat mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak mudik ke kampung halamannya.

Baca juga: Cegah PHK, Wali Kota Madiun Izinkan Restoran dan PKL Layani Makan di Tempat

Bahkan, lanjutnya, bagi mahasiswa luar kota yang belum mendapatkan bantuan sembako dari pemerintah dapat mendatangi posko sembako di rumah dinas Wali Kota Madiun yang berada di Jalan Pahlawan.

“Jadi kalau ada mahasiswa dari luar yang sekarang tidak bisa pulang dan perlu bantuan silakan datang ke posko. Semuanya akan kami bantu,” ungkapnya.

Memeriksa kesiapan penanganan Covid-19

Pada kesempatan itu, Maidi juga menyempatkan untuk mengecek kesiapan aparaturnya hingga tingkat RT untuk penanganan kasus Covid-19.

Pengecekan itu dilakukan dengan tujuan memeriksa kesiapan aparatur agar bila terjadi persoalan, dapat langsung dicarikan solusinya.

Maidi menilai, kegiatan bersepeda keliling ini juga untuk memastikan warga Kota Madiun sudah berkecukupan pangan di masa pandemi corona.

Baca juga: Lantik Kepsek di Kebun, Maidi Ingin Kualitas Pendidikan Kota Madiun Nomor 1 di Jatim

Selain membagikan sembako, dia juga selalu mengingatkan masyarakat untuk taat terhadap protokol kesehatan penanganan Covid-19.

Kedisiplinan yang harus dijaga yakni menjaga jarak, mengenakan masker saat keluar rumah, menghindari kerumunan, dan selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat. (ADV)

Terkini Lainnya
Pemkot Madiun Dapat Penghargaan SPI 2022, Walkot Maidi: Kerja Keras Berantas Korupsi Membuahkan Hasil

Pemkot Madiun Dapat Penghargaan SPI 2022, Walkot Maidi: Kerja Keras Berantas Korupsi Membuahkan Hasil

Madiun Kota Pendekar
Madiun Raih 3 Penghargaan dari Kemenkes, Walkot Maidi: Bukti Madiun Kota Sehat

Madiun Raih 3 Penghargaan dari Kemenkes, Walkot Maidi: Bukti Madiun Kota Sehat

Madiun Kota Pendekar
Walkot Maidi Usulkan Kenaikan UMK Madiun Jadi Rp 2.138.107

Walkot Maidi Usulkan Kenaikan UMK Madiun Jadi Rp 2.138.107

Madiun Kota Pendekar
Kejar Target Madiun Bebas Stunting, Walkot Maidi Bagikan Paket Makanan Bergizi untuk Anak Stunting dan Ibu Hamil

Kejar Target Madiun Bebas Stunting, Walkot Maidi Bagikan Paket Makanan Bergizi untuk Anak Stunting dan Ibu Hamil

Madiun Kota Pendekar
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Madiun Kota Pendekar
Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih

Awasi Perkembangan Inflasi, Maidi Pilih "Ngantor" di Pasar Besar Madiun

Madiun Kota Pendekar
Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Tekan Inflasi, Siswa SD dan SMP di Kota Madiun Tanam Cabai di Sekolah

Madiun Kota Pendekar
Membanggakan Madiun, Wali Kota Maidi Raih Predikat The Best Overall IVL 2022

Membanggakan Madiun, Wali Kota Maidi Raih Predikat The Best Overall IVL 2022

Madiun Kota Pendekar
HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

HUT Ke-77 RI, Walkot Madiun Minta Generasi Muda Isi Kemerdekaan dengan Hal-hal Positif

Madiun Kota Pendekar
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Madiun Kota Pendekar
Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Miliki Ribuan Spot WiFi Gratis, Madiun Dikukuhkan sebagai Desa Sensor Mandiri Pertama di Indonesia

Madiun Kota Pendekar
Green Leadership Nirwasita Tantra Jadi Penghargaan Ke-114 Madiun Selama Dipimpin Walkot Maidi

Green Leadership Nirwasita Tantra Jadi Penghargaan Ke-114 Madiun Selama Dipimpin Walkot Maidi

Madiun Kota Pendekar
Sukses Gelar MLC 2022, Walkot Maidi: Tahun Depan Kami Buat Lebih Besar

Sukses Gelar MLC 2022, Walkot Maidi: Tahun Depan Kami Buat Lebih Besar

Madiun Kota Pendekar
Ratusan Sambung Tuwuh di Madiun Pecahkan Rekor Muri, Wali Kota Maidi Ungkap Rasa Bahagia

Ratusan Sambung Tuwuh di Madiun Pecahkan Rekor Muri, Wali Kota Maidi Ungkap Rasa Bahagia

Madiun Kota Pendekar
Walkot Maidi Bagikan 1.000 Paket Daging Kurban untuk Anak Stunting di Kota Madiun

Walkot Maidi Bagikan 1.000 Paket Daging Kurban untuk Anak Stunting di Kota Madiun

Madiun Kota Pendekar
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com