Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Kompas.com - 26/07/2021, 19:38 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani mengimbau kepada masyarakat untuk berinovasi dan beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19.

"Masyarakat harus menyadari akan pentingnya adaptasi kehidupan normal baru atau new normal. Terlebih saat pemberlakuan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level tiga di Luwu Utara,"ujar IDP melalui keterangan tertulis resmi, dikutip Kompas.com, Senin (26/7/2021).

Adaptasi yang dimaksud tidak hanya pada pendidikan, kesehatan, dan ekonomi, tetapi juga dalam tradisi pernikahan.

Seperti diketahui, pesta pernikahan selama ini telah menjadi tempat kumpul dan silaturahmi keluarga sebelum pandemi menyerang.

Baca juga: Kades yang Gelar Pesta Pernikahan Saat PPKM Darurat Didenda Rp 48.000

"Adaptasi ini menjadi sangat penting. Dengan begitu, acara tetap terlaksana, protokol kesehatan (prokes) juga bisa berjalan untuk saling jaga kesehatan dan keselamatan," ujarnya.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menghadiri resepsi pernikahan drive thru pertama di Lutra yang digelar oleh salah satu pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Luwu Utara Handayani dengan sang mempelai laki-laki, Muhammad Rum di Simpurusiang Jalur dua Kurri Kurri, Kecamatan Masamba, Senin.

Dalam kesempatan itu, Indah turut memberikan apresiasi atas adaptasi kebiasaan baru dalam pelaksanaan pengantin tersebut.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada kedua mempelai dan keluarga yang telah mengikuti prokes," ucapnya saat agenda doorstop media dari dalam kendaraan pribadi.

Baca juga: Pemkot Depok Copot Lurah yang Gelar Pesta Pernikahan di Hari Pertama PPKM Darurat

Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan (Sulsel) ini berharap, resepsi new normal yang baru pertama kali digelar itu bisa jadi contoh bagi calon pasangan lain.

Tak hanya itu, ia juga ingin agar adaptasi terus disempurnakan supaya Luwu Utara semakin aman dan sehat.

Terkait resepsi pernikahan drive thru yang digelar, kedua mempelai tetap berada di pelaminan. Mereka menunggu tamu dan didampingi keluarga dekat dalam jumlah terbatas.

Sementara itu, para tamu undangan hanya perlu menyampaikan ucapan selamat dan doa restu dari atas kendaraan mereka.

Baca juga: Lurah yang Gelar Pesta Pernikahan di Depok Terancam Dijerat 3 Pasal Ini

Tidak seperti pernikahan secara normal selama ini, resepsi drive thru saat pandemi dibuat tanpa acara saling salam sebagai inti resepsi saat pemberian doa restu pada pernikahan.

Selain tanpa kontak langsung, dalam pernikahan tersebut juga tidak menyediakan jamuan makan secara prasmanan. Dengan demikian, tidak ada pula jejeran kursi yang tersedia untuk tamu serta bincang-bincang sembari bersantap.

Adaptasi pernikahan new normal itu dilakukan guna menghindari kerumunan. Hal ini termasuk seluruh pelaksana acara juga diwajibkan untuk mengenakan masker, kecuali kedua mempelai tetap mengenakan pakaian adat pengantin.

Melihat hal tersebut, Indah kembali memberikan apresiasi. Pasalnya, kedua pengantin rela menggelar pernikahan secara sederhana dan dilakukan dengan prokes yang ketat.

Baca juga: Pesta Pernikahan Dapat Picu Klaster Covid-19, Menko PMK: Harus Diwaspadai

Bahkan, selama acara berlangsung tidak ditemukan kemeriahan, dalam arti membuat kerumunan banyak orang dengan deretan tamu undangan.

Sebaliknya, dalam acara itu hanya tampak antrean kendaraan dan sekalipun ada keluarga juga bertugas untuk mengatur jarak kendaraan.

"Selamat sekali lagi untuk kedua mempelai. Semoga pernikahannya sakinah, mawaddah dan wa rahmah. Amin," harap IDP.

Terkini Lainnya
70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

70 Tahun Hidup Tanpa Penerangan, Kini Warga Dusun Balakala Bisa Nikmati Listrik PLN

Luwu Utara Religius dan Maju
Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Terkait Polemik DTH di Luwu Utara, BPBD Sebut Semua Bantuan Sudah Tersalurkan

Luwu Utara Religius dan Maju
Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Cegah Pernikahan Dini, Bupati Luwu Utara Tandatangani Pakta Integritas Pencegahan Perkawinan Anak

Luwu Utara Religius dan Maju
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Religius dan Maju
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Luwu Utara Religius dan Maju
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Luwu Utara Religius dan Maju
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Luwu Utara Religius dan Maju
Lewat

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Luwu Utara Religius dan Maju
Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Peduli Kesejahteraan Petani, Bupati IDP Hibahkan Ratusan Alsintan untuk 81 Poktan di Luwu Utara

Luwu Utara Religius dan Maju
Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Raih 3 Penghargaan dari BI, Bupati IDP: Awal Digitalisasi Keuangan

Luwu Utara Religius dan Maju
Bupati Luwu Utara Ingatkan Pentingnya Kolaborasi dalam Penanggulangan Bencana

Bupati Luwu Utara Ingatkan Pentingnya Kolaborasi dalam Penanggulangan Bencana

Luwu Utara Religius dan Maju
Anggota Komisi V DPR Minta Pelabuhan Munte Dimaksimalkan Fungsinya

Anggota Komisi V DPR Minta Pelabuhan Munte Dimaksimalkan Fungsinya

Luwu Utara Religius dan Maju
Cegah Petani Luwu Utara Alami Kerugian, Bupati IDP Asuransikan 7.000 Ha Lahan Pertanian

Cegah Petani Luwu Utara Alami Kerugian, Bupati IDP Asuransikan 7.000 Ha Lahan Pertanian

Luwu Utara Religius dan Maju
Ruas Palandoan-Lambiri Belum Ditangani, Bupati IDP Janji Koordinasi dengan Pemprov Sulsel

Ruas Palandoan-Lambiri Belum Ditangani, Bupati IDP Janji Koordinasi dengan Pemprov Sulsel

Luwu Utara Religius dan Maju
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Luwu Utara Religius dan Maju
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com