Pastikan Luwu Utara Bebas BAB Sembarangan, Bupati IDP Harap Hasil Verifikasi Kabupaten ODF Valid

Dwi Nur Hayati
Kompas.com - Rabu, 9 Juni 2021
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) saat menyambut kedatangan tim verifikasi kabupaten ODF dalam rangka memastikan kategori Luwu Utara sebagai kabupaten bebas ODF atau bebas BAB sembarangan di ruang kerjanya, Senin (7/6/2021).
DOK. Humas Pemkab Luwu Utara Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) saat menyambut kedatangan tim verifikasi kabupaten ODF dalam rangka memastikan kategori Luwu Utara sebagai kabupaten bebas ODF atau bebas BAB sembarangan di ruang kerjanya, Senin (7/6/2021).

 

KOMPAS.com – Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani (IDP) berharap, hasil verifikasi dari tim verifikasi kabupaten open defecation free (ODF) membuktikan bahwa masyarakat di wilayahnya terbebas dari kebiasaan buang air besar ( BAB) di sembarang tempat.

“Perilaku BAB di sembarang tempat juga bisa memengaruhi kualitas air sekitar. Persoalan sanitasi memang menjadi faktor penyebab stunting. Alhamdulillah, masyarakat kami tidak lagi punya kebiasaan BAB sembarangan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (9/6/2021).

Bupati IDP meyakini, dengan kebiasaan masyarakat tidak BAB sembarangan maka dapat menekan angka stunting di Kabupaten Luwu Utara.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menyambut kedatangan tim verifikasi kabupaten ODF dalam rangka memastikan kategori Luwu Utara sebagai kabupaten bebas ODF atau bebas BAB sembarangan di ruang kerjanya, Senin (7/6/2021).

Baca juga: 21 Desa Masih ODF, Trenggalek Targetkan 2020 Bebas Kawasan Kumuh

Ketua Tim Verifikasi Kabupaten ODF Kasri menyampaikan, dalam beberapa hari ke depan, pihaknya akan melakukan kunjungan ke beberapa wilayah untuk memastikan apakah Luwu Utara sudah masuk dalam kategori kabupaten ODF.

"Kami akan melakukan kunjungan langsung dengan mengambil sampel tiga klaster, yaitu klaster daerah pinggir sungai, daerah pantai dan dataran tinggi. Hal ini untuk membuktikan bahwa masyarakat Luwu Utara tidak ada lagi BAB di sembarang tempat," katanya.

Kasri menjelaskan, tinja manusia mengandung puluhan miliar mikroba, termasuk bakteri koli-tinja.

Sebagian di antaranya, imbuh dia, tergolong sebagai mikroba patogen. Adapun jenisnya, seperti bakteri salmonella typhi penyebab demam tifus, bakteri vibrio cholerae penyebab kolera, virus penyebab hepatitis A, dan virus penyebab polio.

Baca juga: 3 Patogen Penyebab Meningtis yang Harus Kita Waspadai

"BAB sembarangan akan sangat berisiko pada pencemaran lingkungan, dan tentunya akan berdampak pada pola hidup sehat masyarakat,” ucap Kasri.

Maka dari itu, lanjut dia, perlu dilakukan verifikasi guna memastikan dan menyatakan status ODF suatu komunitas masyarakat secara kolektif terbebas dari perilaku BAB sembarangan. 

 

PenulisDwi Nur Hayati
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen
Luwu Utara Religius dan Maju
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021
Luwu Utara Religius dan Maju
Pemkab Luwu Utara Pastikan Pembangunan Bendungan Rongkong Tidak Rugikan Masyarakat
Pemkab Luwu Utara Pastikan Pembangunan Bendungan Rongkong Tidak Rugikan Masyarakat
Luwu Utara Religius dan Maju
Cegah Banjir, Kementerian PUPR Keruk Sedimen di Sungai Masamba
Cegah Banjir, Kementerian PUPR Keruk Sedimen di Sungai Masamba
Luwu Utara Religius dan Maju
Percepat Penanganan Banjir di Luwu Utara, Bupati Indah Rencanakan Hal Ini
Percepat Penanganan Banjir di Luwu Utara, Bupati Indah Rencanakan Hal Ini
Luwu Utara Religius dan Maju
Rekonstruksi Pascabencana, Bupati Luwu Utara Pastikan 5 Sektor Ini Jadi Perhatian Khusus
Rekonstruksi Pascabencana, Bupati Luwu Utara Pastikan 5 Sektor Ini Jadi Perhatian Khusus
Luwu Utara Religius dan Maju
Jalan Masamba-Radda Diperbaiki, Wabup Luwu Utara Minta BBPJN Pertimbangkan Aspriasi Warga
Jalan Masamba-Radda Diperbaiki, Wabup Luwu Utara Minta BBPJN Pertimbangkan Aspriasi Warga
Luwu Utara Religius dan Maju
Perbaikan Infrastruktur Rusak Akibat Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara: Tahun Ini Dikerjakan
Perbaikan Infrastruktur Rusak Akibat Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara: Tahun Ini Dikerjakan
Luwu Utara Religius dan Maju
Pemkab Luwu Utara Susun Ranperda, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Jadi Prioritas
Pemkab Luwu Utara Susun Ranperda, Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Jadi Prioritas
Luwu Utara Religius dan Maju
Atasi Genangan Air di Kota Masamba, Pemkab Luwu Utara Buka Saluran Drainase di 3 Titik
Atasi Genangan Air di Kota Masamba, Pemkab Luwu Utara Buka Saluran Drainase di 3 Titik
Luwu Utara Religius dan Maju
Tangani Banjir di Luwu Utara, Pemerintah Siapkan 10 Sabo Dam
Tangani Banjir di Luwu Utara, Pemerintah Siapkan 10 Sabo Dam
Luwu Utara Religius dan Maju
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi
Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP
Luwu Utara Religius dan Maju
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan
Luwu Utara Religius dan Maju
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru
Luwu Utara Religius dan Maju
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan
Luwu Utara Religius dan Maju