Bupati Luwu Utara: Pemkab Siap Tindak Tegas Jika Pembalakan Hutan Jadi Penyebab Banjir

Fathia Yasmine
Kompas.com - Minggu, 19 Juli 2020
Suasana kunjungan bupati dan tim menuju lokasi longsorKOMPAS.com/Yulveni Setiadi Suasana kunjungan bupati dan tim menuju lokasi longsor

KOMPAS.comBanjir bandang menyapu sebagian wilayah Kota Masamba dan Desa Radda di Kecamatan Baebunta, Luwu Utara, Senin (13/7/2020) lalu. Banjir bandang tersebut terjadi akibat longsornya Gunung Lero dan Magandang. 

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani melakukan peninjauan ke titik bencana, Sabtu (18/7/2020). Selain menemui warganya yang terdampak bencana, ia juga menyerahkan bantuan berupa bahan makanan pokok. 

Indah yang datang ke lokasi menggunakan sepeda motor mengatakan penyebab longsornya Gunung Lero dan Magandang masih diteliti.

Untuk sementara, alasan yang paling kuat adalah faktor alam, bukan alih fungsi lahan.

Baca juga: Potret Banjir Luwu Utara dari Pengamatan Citra Satelit Lapan

"Dugaan awal terjadinya banjir bandang adalah murni karena bencana alam, bukan aktivitas alih fungsi lahan," ujarnya dalam keterangan tertulis.

Hal ini dikatakan Indah berdasarkan beberapa informasi yang diterimanya terkait situasi sebelum banjir bandang menyapu Kota Masamba dan Desa Radda. 

Sebelumnya, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, pada kunjungan ke Masamba untuk menyalurkan bantuan bencana, Jumat (17/7/2020) mengatakan curah hujan di lokasi tersebut sangat tinggi sebelum bencana terjadi. 

Pada periode 12-13 Juli 2020, hujan deras mengguyur Kecamatan Baebunta. 

"Secara teknis data yang kami kumpulkan masih belum lengkap, tapi paling tidak kemungkinan pertama adalah curah hujan yang sangat tinggi," ujar Doni Monardo saat itu. 

Belum pernah ada alih fungsi lahan

Sementara itu, pada kunjungan tersebut Indah juga sempat mendengar cerita salah seorang warga Kota Masamba, Aliyas (65), yang mengetahui kronologi terjadinya banjir bandang. 

Baca juga: Berikut Analisis Lapan soal Banjir di Luwu Utara

Aliyas mengatakan bahwa sebelum banjir bandang terjadi Gunung Lero dan Magandang mengalami longsor.

Dugaan adanya pembalakan hutan untuk kepentingan perkebunan sawit yang menyebabkan dua gunung tersebut longsor menurutnya belum tentu benar. Pasalnya, akses ke lokasi tersebut terlalu terjal dan sulit dilalui.

“Jangankan kebun kelapa sawit, untuk kebun tanaman lainnya pun dari nenek moyang kami, belum ada yang pernah sampai ke daerah tersebut,” tegas Aliyas.

Namun, kata Indah, Pemkab Luwu Utara masih menunggu hasil penelitian resmi.

"Kalau nanti ditemukan ada upaya perusakan hutan, maka pemerintah daerah akan menjadi garda terdepan yang mengawal kasus tersebut hingga tuntas," ujarnya.

 

 

 

 

PenulisFathia Yasmine
EditorSheila Respati
Terkini Lainnya
Kunjungi Tanalili, Pjs Bupati Luwu Utara Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan
Kunjungi Tanalili, Pjs Bupati Luwu Utara Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan
Luwu Utara Religius dan Maju
Program Bedah Rumah di Luwu Utara Sudah Lampaui Target
Program Bedah Rumah di Luwu Utara Sudah Lampaui Target
Luwu Utara Religius dan Maju
Tanggapi Unjuk Rasa Forum Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Siap Berdiskusi
Tanggapi Unjuk Rasa Forum Banjir Bandang, Bupati Luwu Utara Siap Berdiskusi
Luwu Utara Religius dan Maju
Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI
Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba Diharapkan Selesai Sebelum HUT RI
Luwu Utara Religius dan Maju
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba
BBPJN Mulai Bongkar Material Pembangunan Jembatan Bailey di Masamba
Luwu Utara Religius dan Maju
Atasi Banjir di Luwu Utara, Tanggul Darurat dengan Metode Perkuatan Geotextile Siap Dibangun
Atasi Banjir di Luwu Utara, Tanggul Darurat dengan Metode Perkuatan Geotextile Siap Dibangun
Luwu Utara Religius dan Maju
Bantuan DTH Jadi Solusi Sementara Bagi Korban Banjir di Luwu Utara
Bantuan DTH Jadi Solusi Sementara Bagi Korban Banjir di Luwu Utara
Luwu Utara Religius dan Maju
 Bupati Luwu Utara Targetkan Pengungsi Banjir Bandang Tinggalkan Tenda Pengungsian Sebelum 17 Agustus
Bupati Luwu Utara Targetkan Pengungsi Banjir Bandang Tinggalkan Tenda Pengungsian Sebelum 17 Agustus
Luwu Utara Religius dan Maju
Menko PMK Doakan Korban Banjir Bandang Saat Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Masamba
Menko PMK Doakan Korban Banjir Bandang Saat Jadi Khatib Shalat Idul Adha di Masamba
Luwu Utara Religius dan Maju
Akses 5 Desa di Masamba Terputus Akibat Banjir, BBPJN Akan Bangun Jembatan Bailey
Akses 5 Desa di Masamba Terputus Akibat Banjir, BBPJN Akan Bangun Jembatan Bailey
Luwu Utara Religius dan Maju
Luwu Utara Terima Bantuan dari Mentan, Bupati IDP: Ini Tugas Berat Kita Bersama
Luwu Utara Terima Bantuan dari Mentan, Bupati IDP: Ini Tugas Berat Kita Bersama
Luwu Utara Religius dan Maju
Pembangunan Huntara Korban Banjir Luwu Utara Ditargetkan Selesai Satu Bulan
Pembangunan Huntara Korban Banjir Luwu Utara Ditargetkan Selesai Satu Bulan
Luwu Utara Religius dan Maju
Bupati Luwu Utara: Pemkab Terus Lakukan Upaya Pemulihan Pasca Banjir
Bupati Luwu Utara: Pemkab Terus Lakukan Upaya Pemulihan Pasca Banjir
Luwu Utara Religius dan Maju
Bupati Luwu Utara: Pemkab Siap Tindak Tegas Jika Pembalakan Hutan Jadi Penyebab Banjir
Bupati Luwu Utara: Pemkab Siap Tindak Tegas Jika Pembalakan Hutan Jadi Penyebab Banjir
Luwu Utara Religius dan Maju
Tampung Pengungsi Banjir Bandang, Pemkab Luwu Utara akan Bangun Rumah Sementara
Tampung Pengungsi Banjir Bandang, Pemkab Luwu Utara akan Bangun Rumah Sementara
Luwu Utara Religius dan Maju