Peduli Penyintas Thalasemia, Kang DS Serahkan Hibah Mobil APV kepada ReDTI KITA

Kompas.com - 10/09/2024, 22:06 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com - Bupati Bandung Dadang Supriatna atau yang akrab dipanggil Kang DS menyerahkan bantuan hibah berupa kendaraan roda empat kepada ReDTI KITA, Selasa (10/9/2024).

Adapun bantuan tersebut diserahkan melalui Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BAKD) Kabupaten Bandung Erwan Kusumah, yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Badan Milik Daerah (BMD), Wahyudin.

Kepala Bidang BMD Wahyudin mengatakan, bantuan hibah kendaraan roda empat ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terhadap pelayanan publik, terutama kegiatan-kegiatan sosial di masyarakat.

"Bantuan hibah ini berupa kendaraan APV," kata Wahyudin dalam siaran persnya. 

Ia mengatakan pemberian hibah tersebut sudah sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Permendagri) Nomor 7, Tahun 2024, tentang Pengelolaan Anggaran Dasar (AD) Tahun 2016 hingga Tahun 2019.

"(Permendagri itu) memungkinkan kita untuk memberikan hibah kepada lembaga yang berbadan hukum, melalui mekanisme hibah atas alasan kegiatan membantu sosial yang melayani masyarakat,  jelas Wahyudin.

Baca juga: Komitmen Kembangkan Koperasi dan UKM, Kang DS Terima Penghargaan dari Menteri Teten Masduki

Lebih lanjut, Wahyudin berharap bantuan kendaraan APV dari Pemkab Bandung ini bisa memberi manfaat bagi pelayanan penyintas thalasemia yang selama ini didampingi oleh  Yayasan REDTI KITA SEHATI.

Ketua ReDTI KITA, Hendi Resmawan menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan kendaraan APV yang diberikan oleh Pemkab Bandung.

"Ini merupakan bentuk nyata kepedulian Bapak Bupati Bandung, Bapak Dadang Supriatna terhadap penyintas thalassemia di Kabupaten Bandung yang selama ini terkesan diabaikan oleh pemerintah," ungkap Hendi Resmawan.

Menurut Hendi Resmawan, kendaraan roda empat ini akan dipergunakan bagi kepentingan penyintas thalasemia di Kabupaten Bandung, terutama yang secara rutin menjalani transfusi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majalaya. Penyintas thalasemia ini jumlahnya mencapai 103 orang.

"Untuk penyintas (thalasemia) di RSUD Majalaya saja membutuhkan lebih kurang 150 kantong darah setiap bulannya. Mobil APV ini akan kami gunakan untuk kepentingan pelayanan thalassemia sekaligus untuk kendaraan operasional ReDTI KITA dalam menjalankan program kerjanya," tandas Hendi Resmawan.

Hendi Resmawan menyatakan, selain darah yang merupakan kebutuhan pokok para penyintas thalasemia, mereka membutuhkan bantuan spiritual serta pendidikan dan pemberdayaannya. Pasalnya mereka harus menjalani transfusi secara berkala seumur hidupnya.

Baca juga: Dinilai Sukses Tangani Ekstremisme Kekerasan, Kang DS Terima Penghargaan RAN PE Award 2024

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Bandung, Atep Kusman turut mengucapkan terima kasih Kepada Bupati Bandung Kang DS, karena telah memberikan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Ini bentuk perhatian pemda atas kebijakan Bupati Bandung dalam optimalisasi peningkatan pelayanan kesehatan, masyarakat sehat menuju sejahtera, " ucap Atep Kusman yang juga menjadi pembina ReDTI KITA ini.

Bantuan mobil APV tersebut adalah bukti nyata kepedulian Kang DS terhadap sosial kemasyarakatan. Kang DS sangat sayang terhadap masyarakat Kabupaten Bandung tanpa pandang bulu, terutama penyintas Thalasemia yang sebelumnya kurang dapat perhatian.

Tak lupa Kang DS juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh yang telah mendorong kehadiran mobil ini.

"Terima kasih kepada bapak Sony Surahman, bapak Haedar, Ustad Uep dan tokoh lainya, sehingga realisasinya sangat cepat, berkat dukungan semua," ujarnya.

 

Terkini Lainnya
Transformasi Ekonomi Desa, Pemkab Bandung Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

Transformasi Ekonomi Desa, Pemkab Bandung Tekankan Pentingnya Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel

Kabupaten Bandung
Tindaklanjuti Kebijakan Pengelolaan Sampah, Pemkab Bandung Tinjau TPS di Pasar Baleendah

Tindaklanjuti Kebijakan Pengelolaan Sampah, Pemkab Bandung Tinjau TPS di Pasar Baleendah

Kabupaten Bandung
Di PRB 2024, Pemkab Bandung Terima Hibah dari BNPB untuk Pascabencana dan Penanganan Gempa

Di PRB 2024, Pemkab Bandung Terima Hibah dari BNPB untuk Pascabencana dan Penanganan Gempa

Kabupaten Bandung
Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Komitmen Pemkab Bandung untuk Lingkungan

Pengelolaan Sampah Berkelanjutan, Komitmen Pemkab Bandung untuk Lingkungan

Kabupaten Bandung
Pusat Pelatihan Atletik Diresmikan di Pangalengan, Ada Fasilitas Gym, Air Panas, hingga Asrama

Pusat Pelatihan Atletik Diresmikan di Pangalengan, Ada Fasilitas Gym, Air Panas, hingga Asrama

Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Raih Juara 1 The Asset Manager 2024, Prestasi dalam Pengelolaan Aset

Pemkab Bandung Raih Juara 1 The Asset Manager 2024, Prestasi dalam Pengelolaan Aset

Kabupaten Bandung
BRIS 2024 Resmi Dibuka, Upaya Pemkab Bandung Dorong Investasi Berkelanjutan

BRIS 2024 Resmi Dibuka, Upaya Pemkab Bandung Dorong Investasi Berkelanjutan

Kabupaten Bandung
Waspada Gempa Megathrust dan Musim Hujan, Pemkab Bandung Minta Warga Siap Mitigasi

Waspada Gempa Megathrust dan Musim Hujan, Pemkab Bandung Minta Warga Siap Mitigasi

Kabupaten Bandung
Pemkab Bandung Tekankan Pengurangan Sampah dari Sumber, Inisiatif Berbasis Rumah Tangga

Pemkab Bandung Tekankan Pengurangan Sampah dari Sumber, Inisiatif Berbasis Rumah Tangga

Kabupaten Bandung
Kondisi Terkini Gempa Kertasari, BPBD Ganti Dapur Dengan Dapur Mandiri hingga Pengungsi Kembali ke Rumah

Kondisi Terkini Gempa Kertasari, BPBD Ganti Dapur Dengan Dapur Mandiri hingga Pengungsi Kembali ke Rumah

Kabupaten Bandung
Evaluasi Tanggap Darurat Gempa Kertasari, Pjs Bupati Bandung: Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

Evaluasi Tanggap Darurat Gempa Kertasari, Pjs Bupati Bandung: Pelayanan Dasar Jadi Prioritas

Kabupaten Bandung
Sejak Kang DS Menjabat Bupati, IPM Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif

Sejak Kang DS Menjabat Bupati, IPM Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif

Kabupaten Bandung
Berduka bersama Korban Gempa Kertasari, Kang DS Ikut Takziah Bocah Berusia 4 Tahun

Berduka bersama Korban Gempa Kertasari, Kang DS Ikut Takziah Bocah Berusia 4 Tahun

Kabupaten Bandung
Haji Cucun Apresiasi Langkah Cepat Bupati Bandung Tangani Gempa Kertasari 

Haji Cucun Apresiasi Langkah Cepat Bupati Bandung Tangani Gempa Kertasari 

Kabupaten Bandung
Tanggap Bencana, Kang DS Berikan Dukungan Moril dan Kebutuhan Dasar untuk Korban Gempa Kertasari

Tanggap Bencana, Kang DS Berikan Dukungan Moril dan Kebutuhan Dasar untuk Korban Gempa Kertasari

Kabupaten Bandung
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com