Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Ditarget Selesai Akhir 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 34 Miliar

Kompas.com - 10/06/2026, 10:27 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengucurkan anggaran sekitar Rp 34 miliar untuk memperbaiki ruas Jalan Cepu-Randublatung di Kabupaten Blora.

Perbaikan jalan tersebut akan menggunakan konstruksi beton (rigid pavement) dan ditargetkan rampung pada akhir 2026 guna mendukung konektivitas wilayah serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan, perbaikan ruas Jalan Cepu-Randublatung harus segera dilaksanakan, dikerjakan secara profesional, dan selesai pada tahun ini.

Menurut dia, pembangunan infrastruktur harus tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Perbaikan ruas Cepu-Randublatung menjadi bagian dari upaya Pemprov Jateng meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Luthfi dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (10/6/2026).

Dia mengatakan, penanganan jalan rusak di wilayah Jateng menjadi salah satu prioritas pemerintah provinsi. Bahkan, pengerjaannya dilakukan tanpa menunggu pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026 yang baru dijadwalkan pada September mendatang.

Baca juga: Usai Didemo Warga Blora, Ahmad Luthfi Prioritaskan Perbaikan Jalan Randublatung-Cepu

Oleh karena itu, Pemprov Jateng melakukan realokasi anggaran sekitar Rp 200 miliar untuk memperbaiki sejumlah ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat.

Kebijakan tersebut diambil menyusul menurunnya tingkat kemantapan jalan provinsi akibat musim hujan berkepanjangan hingga awal tahun ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jateng Henggar Budi Anggoro mengatakan, penggunaan rigid pavement dipilih karena lebih kuat menahan beban kendaraan berat yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Perbaikan tersebut yang pertama ada alokasi Rp 5,276 miliar dan ditambah lagi melalui peraturan kepala daerah (perkada) sebesar Rp 28,7 miliar. Totalnya untuk satu ruas ini saja sekitar Rp 34 miliar. Insyaallah tuntas,” kata Henggar.

Hal itu disampaikan Henggar saat meninjau ruas Singget-Djoplang-Cepu pada Selasa (9/6/2026).

Baca juga: Buntut Viral Jalan Rusak di Blora, Gubernur Luthfi Instruksikan APBD Perubahan 2026 untuk Perbaikan Jalan

Dia menjelaskan, paket pekerjaan senilai Rp 5,276 miliar saat ini telah memasuki tahap tender. Setelah proses administrasi selesai, pekerjaan fisik akan segera dimulai.

Selain mengandalkan pendanaan dari APBD Provinsi Jateng, Pemprov Jateng juga mengusulkan dukungan melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) untuk mempercepat penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.

 

“Mudah-mudahan kalau itu terealisasi, semakin tuntas lagi jalan yang ada di Blora,” terang Henggar.

Warga sambut positif

Wakil Bupati (Wabup) Blora Sri Setyorini menyambut positif percepatan perbaikan ruas Jalan Cepu-Randublatung yang selama ini menjadi salah satu jalur vital bagi mobilitas masyarakat dan distribusi barang.

Baca juga: Warga Blora Blokade Jalan Randublatung-Cepu, Protes Gubernur Luthfi Cuma Anggarkan Rp5,2 M

“Harapan kami, Jalan Randublatung-Cepu ini bisa benar-benar selesai sesuai harapan Pak Gubernur. Kalau bisa tuntas tahun ini,” katanya.

Kabar perbaikan itu juga disambut antusias oleh warga yang sebelumnya sempat menyuarakan protes akibat kondisi jalan yang rusak.

Salah satu warga Desa Jetis, Gunawan Dwi Hananto, berharap perbaikan jalan dapat memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.

“Semoga bisa meningkatkan akses ekonomi rakyat. Terima kasih kepada Pemprov Jateng dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora yang sudah bersinergi sehingga jalan ini segera diperbaiki,” imbuhnya.

Baca juga: Dipicu Aksi Warga Tanam Pohon Pisang, Pemprov Jateng Kucurkan Tambahan Anggaran Rp 28,7 Miliar untuk Jalan Randublatung-Cepu

Senada dengan Gunawan, salah satu warga Kecamatan Jati, Greg, mengaku bersyukur karena perbaikan jalan yang telah lama dinantikan akhirnya direalisasikan.

“Terima kasih, Pak Gubernur Ahmad Luthfi. Semoga tahun ini benar-benar tuntas dan bermanfaat bagi masyarakat Blora,” katanya.

Dukungan juga datang dari para pengguna jalan. Tomi, sopir truk yang rutin melintasi jalur tersebut, berharap kualitas pekerjaan diperhatikan mengingat tingginya volume kendaraan berat.

“Senang sekali. Yang penting perbaikannya maksimal karena jalan ini sering dilewati kendaraan berat,” ujarnya.

Sementara itu, warga Desa Gedangpecici, Sri Sulastri, berharap proses perbaikan berjalan lancar dan cepat selesai karena kerusakan jalan selama ini kerap memicu kemacetan, terutama pada jam berangkat dan pulang sekolah.

Baca juga: Rusak Akibat Kendaraan Berat, Ruas Randublatung-Cepu Diusulkan Jadi Jalan Nasional

“Alhamdulillah, senang banget kalau diperbaiki. Semoga lancar dan cepat selesai,” katanya.

Terkini Lainnya
Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Ditarget Selesai Akhir 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 34 Miliar

Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Ditarget Selesai Akhir 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 34 Miliar

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Sabet Opini WTP 15 Kali Beruntun, Realisasi APBD Catat Kinerja Positif

Pemprov Jateng Sabet Opini WTP 15 Kali Beruntun, Realisasi APBD Catat Kinerja Positif

Jateng Gayeng
SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan

SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Tanam Mangrove Serentak di 16 Daerah Pesisir

Pemprov Jateng Tanam Mangrove Serentak di 16 Daerah Pesisir

Jateng Gayeng
Jateng Jadi Pelopor Pendidikan Koperasi Sekolah, Siap Sasar 6,38 Juta Siswa

Jateng Jadi Pelopor Pendidikan Koperasi Sekolah, Siap Sasar 6,38 Juta Siswa

Jateng Gayeng
Sabet Penghargaan Kemendagri, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Jateng Tekan Inflasi lewat Jalur Distribusi

Sabet Penghargaan Kemendagri, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Jateng Tekan Inflasi lewat Jalur Distribusi

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng Dorong Perusahaan Swasta dan BUMD Beri Ruang untuk Pekerja Disabilitas

Gubernur Jateng Dorong Perusahaan Swasta dan BUMD Beri Ruang untuk Pekerja Disabilitas

Jateng Gayeng
Jalan Randublatung-Cepu yang Rusak Berat Segera Diperbaiki, Pemprov Jateng Siapkan Rp 5,2 Miliar

Jalan Randublatung-Cepu yang Rusak Berat Segera Diperbaiki, Pemprov Jateng Siapkan Rp 5,2 Miliar

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng Serahkan Sapi Kurban Seberat 906 Kg untuk Warga Huntara Tegal

Gubernur Jateng Serahkan Sapi Kurban Seberat 906 Kg untuk Warga Huntara Tegal

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Borong Penghargaan Kemendikdasmen Berkat Berbagai Terobosan Pendidikan

Pemprov Jateng Borong Penghargaan Kemendikdasmen Berkat Berbagai Terobosan Pendidikan

Jateng Gayeng
Tumbuh 5,89 Persen dan Lampaui Nasional, Kinerja Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Panen Pujian

Tumbuh 5,89 Persen dan Lampaui Nasional, Kinerja Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Panen Pujian

Jateng Gayeng
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Jateng Gayeng
Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Jateng Gayeng
TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi

TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi "Role Model" Nasional Zero Sampah pada 2028

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com