Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Kompas.com - 01/12/2025, 11:35 WIB
I Jalaludin S,
Dwinh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengirimkan bantuan kemanusiaan senilai Rp 1,3 miliar beserta tim relawan untuk mempercepat penanganan bencana di wilayah Sumatera, khususnya Sumatera Barat (Sumbar).

Bantuan tersebut dilepas langsung oleh Gubernur Jateng Ahmad Luthfi di Halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (1/12/2025).

Luthfi mengatakan, misi kemanusiaan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap sesama anak bangsa.

“Ini adalah suatu bentuk pengabdian kami dalam rangka meringankan masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya dalam siaran pers, Senin.

Pemprov Jateng menyalurkan bantuan logistik berupa sandang, pangan, dan obat-obatan senilai Rp 950,3 juta.

Selain itu, terdapat dana bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jateng sebesar Rp 225 juta dan Rp 125 juta dari Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Jateng. Total keseluruhan bantuan mencapai Rp 1,3 miliar.

Baca juga: Korban Tewas Banjir Sumatera: 217 di Sumut, 96 di Aceh, 129 di Sumbar

Bantuan tersebut dihimpun dari kolaborasi berbagai pihak, antara lain Pemprov Jateng, Palang Merah Indonesia (PMI), Rumah Sakit (RS) Telogorejo, PT Bank Perkreditan Rakyat Badan Kredit Kecamatan (BPR BKK) Jateng, PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida), Petro Energi, Tirta Utama, hingga sejumlah badan usaha milik daerah (BUMD).

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi resmi melepas puluhan relawan dan armada logistik berat ke Sumatera Barat dari Halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (1/12/2025).DOK. Pemprov Jateng Gubernur Jateng Ahmad Luthfi resmi melepas puluhan relawan dan armada logistik berat ke Sumatera Barat dari Halaman Kantor Gubernur Jateng, Senin (1/12/2025).

Untuk mendukung penanganan di lapangan, Pemprov Jateng memberangkatkan 6 truk, 3 unit mobil double cabin, 1 ambulans, kendaraan dapur umum, alat penjernih air, kendaraan trail, serta berbagai peralatan kesehatan dan logistik lainnya.

Selain armada, sebanyak 40 relawan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dinas sosial, dan dinas kesehatan juga diterjunkan ke Sumbar. Mereka akan bertugas selama kurang lebih dua minggu.

Sebagian tim, khususnya tenaga medis, diberangkatkan melalui jalur udara untuk mempercepat respons di titik terdampak. Sementara itu, logistik berat dikirim melalui jalur darat.

Dalam arahannya, Luthfi meminta relawan yang berangkat melalui jalur udara agar segera menyesuaikan ritme penanganan setibanya di lokasi. Ia juga mengingatkan tim yang melalui jalur darat untuk mengutamakan keselamatan.

“Yang lewat darat hati-hati. Aja kesusu, aja kemrungsung (jangan tergesa-gesa). Yang penting sampai tujuan,” ucap Luthfi.

Baca juga: Cara Aktivasi Internet Gratis Starlink di Daerah Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Dia berharap para relawan dapat menjalankan tugas hingga tuntas. Ia menambahkan, seluruh kendaraan operasional telah dimodifikasi agar mampu menjangkau wilayah terdampak dan akan dioperasikan bersama satuan wilayah setempat.

Salah satu relawan BPBD Jateng, Koko, mengaku bangga dapat ambil bagian dalam misi kemanusiaan ini. Ia telah menyiapkan mental, fisik, dan perlengkapan sebelum keberangkatan.

“Ini merupakan suatu kebanggaan bagi saya bisa membantu saudara-saudara kita,” ujarnya. 

Terkini Lainnya
Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Jateng Gayeng
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Jateng Gayeng
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Jateng Gayeng
Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Jateng Gayeng
Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Jateng Gayeng
Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Jateng Gayeng
Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Jateng Gayeng
Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Jateng Gayeng
Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Jateng Gayeng
Tanah Longsor di Banjarnegara, Gubernur Jateng Pastikan 886 Warga Aman di Hunian Sementara

Tanah Longsor di Banjarnegara, Gubernur Jateng Pastikan 886 Warga Aman di Hunian Sementara

Jateng Gayeng
Borobudur Marathon Naik Kelas, Jawa Tengah Bidik Ikon Marathon Dunia

Borobudur Marathon Naik Kelas, Jawa Tengah Bidik Ikon Marathon Dunia

Jateng Gayeng
Borobudur Marathon 2025 Diikuti 11.500 Peserta, Perputaran Ekonomi Diprediksi Meningkat

Borobudur Marathon 2025 Diikuti 11.500 Peserta, Perputaran Ekonomi Diprediksi Meningkat

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Kolom ini tidak boleh kosong.
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com