Atasi Rob di Demak, Pemprov Jateng Gunakan Pompanisasi dan Kapal Fiber untuk Pelajar

Kompas.com - 11/06/2025, 21:26 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Salah satu langkah yang diambil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng adalah mengerahkan perahu katamaran atau kapal fiber untuk mengangkut siswa yang terdampak rob.

Kepala Pelaksana Harian (Plh) BPBD Jateng, Bergas Catursari Penanggungan, mengatakan bahwa perahu katamaran dikerahkan untuk mendukung kelancaran aktivitas anak-anak sekolah yang terkendala banjir rob.

“Adik-adik sekolah yang terdampak rob akan diangkut dengan kapal fiber dari tempat tinggalnya atau balai desa ke sekolah,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (11/6/2025).

Baca juga: Banyak Hotel Dijual di Marketplace, Ternyata Ribuan Pegawai di Jateng di-PHK

Hingga kini, dua desa telah mengajukan permohonan sarana dan prasarana antar-jemput sekolah, yaitu Desa Sriwulan dan Desa Timbulsloko di Kecamatan Sayung.

"Tentunya, kebutuhan kapal katamaram disesuaikan dengan kedalaman genangan air yang terjadi," jelas Bergas.

Selain itu, lanjut dia, Pemprov Jateng juga memperkuat penanganan rob dengan pompanisasi.

Tiga unit pompa penyedot telah dikerahkan ke lokasi, terdiri dari dua unit milik Dinas Pusdataru Provinsi Jateng dan satu unit dari BPBD Provinsi Jateng.

Pompanisasi kami kerahkan dan sudah berjalan sejak beberapa hari lalu,” ujar Bergas.

Ia menjelaskan, pompanisasi dioperasikan secara dinamis, tergantung kondisi air rob.

"Pompanisasi kami operasikan on dan off tergantung kondisi air rob yang ada di lapangan. Kalau air sudah surut, ya pompanya dimatikan," terang Bergas.

Baca juga: Usul Gelar Kompetesi Beladiri untuk Cegah Tawuran Pelajar, Ketua DPRD Jateng: Mental Mereka Sudah Ada...

Pompanisasi tersebut berfungsi menyedot air rob untuk kemudian dibuang ke saluran terdekat atau sungai di sekitarnya.

"Pompa dikerahkan sampai waktu yang tidak ditentukan, bergantung kondisi rob di lapangan," tambah Bergas.

Selain penanganan teknis, BPBD Jateng juga menjadwalkan edukasi kebencanaan di sekolah. Salah satunya adalah pembentukan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di SMAN 1 Sayung yang akan digelar pada Jumat (13/6/2025).

Sesuai arahan Gubernur Jateng

Pemprov Jateng melakukan berbagai upaya untuk menangani banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.DOK. Pemprov Jateng Pemprov Jateng melakukan berbagai upaya untuk menangani banjir rob di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.

Pada kesempatan lain, Sekretaris Daerah Provinsi Jateng Sumarno mengatakan, penanganan rob di Sayung, Demak, dilakukan sesuai arahan Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. 

Penanganan dilakukan melalui skema jangka panjang dan jangka pendek.

Penanganan jangka panjang berupa pembangunan tanggul laut (giant seawall), sedangkan dalam jangka pendek, Pemprov Jateng akan memasang parapet di depan pabrik Polytron sebagai penahan rob.

Baca juga: Buntut Kasus Nonhalal Ayam Goreng Widuran Solo, Pemprov Jateng Upayakan Pembiayaan 300.000 Sertifikasi Halal

“Setelah parapet dipasang, air yang menggenang di jalan nasional akan kami sedot. Kami ingin jalan nasional di Sayung kering dan tidak tergenang,” ujar Sumarno.

Pemasangan parapet akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng. Selain itu, pengerukan sungai di sekitar lokasi juga akan dilakukan.

Sumarno menegaskan bahwa penanganan rob ini dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Pusdataru, Dinas Perakim, BPBD, Dinas Pendidikan, Dinas Ketahanan Pangan, dan Biro Kesra.

Baca juga: Pemprov Jateng Targetkan 106.000 Kasus TBC Terungkap, 90 Persen Harus Diobati di 2025

"Kami akan respons cepat. Semua OPD terlibat. Kami keroyok, kami respons problem yang dihadapi di sana," terangnya. 

Terkini Lainnya
Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Jateng Gayeng
TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi

TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi "Role Model" Nasional Zero Sampah pada 2028

Jateng Gayeng
Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jateng Gayeng
Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Jateng Gayeng
Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Jateng Gayeng
Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng Gayeng
Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Jateng Gayeng
Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Jateng Gayeng
MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

Jateng Gayeng
Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Jateng Gayeng
Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Jateng Gayeng
Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Jateng Gayeng
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com