Specta Jateng Ultimate Diikuti 1.430 Peserta, Pj Gubernur Nana: Bisa Tumbuhkan Ekonomi Daerah

Kompas.com - 04/08/2024, 19:12 WIB
A P Sari

Penulis

KOMPAS.com - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Nana Sudjana mengatakan, pelaksanaan Specta Jateng Ultimate Offroad Challenge 2024 berjalan cukup meriah. Ada sekitar 1.430  racer atau pembalap yang mengikuti acara ini.

"Jadi cukup seru ya, karena ini menantang alam. Lokasi ini merupakan daerah perbukitan yang sangat menantang, sehingga ini suatu tantangan bagi para racer, dan diperlombakan ini untuk tingkat racer daerah dan racer nasional," kata Nana, dikutip dari siaran persnya, Minggu (4/8/2024).

Hal tersebut disampaikan Nana saat memberikan sambutan pada ajang Specta Ultimate Offroad Challenge 2024 di Lapangan Tembak Kodam IV Diponegoro, Sigar Bencah, Kota Semarang, Minggu.

Dia pun berharap, penyelenggaraan acara ini bisa membantu meningkatkan kualitas atlet, dari amatir menjadi profesional.

Baca juga: KPU Ingatkan Anggota TNI/Polri dan ASN yang Maju Pilkada Jateng untuk Siapkan Surat Undur Diri

"Selain itu, (saya berharap) acara  sport tourism seperti ini bisa mempromosikan Jateng sebagai daerah yang punya banyak wisata unggulan. Dengan demikian, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan ekonomi kreatifnya bisa tumbuh. Tak pelak, ekonomi daerah juga tumbuh," ucapnya.

Sebagai informasi, Specta Jateng Ultimate Offroad Challenge digelar setelah sembilan Sport Tourism Event (Specta) dengan berbagai cabang olahraga (cabor).

Kompetisi yang digelar pada Sabtu (3/8/2024) hingga Minggu itu disambut antusias oleh peserta dan pengunjung. Sejumlah racer kenamaan yang hadir, antara lain Dr Jack dari NTB, Memen Harianto dari DKI Jakarta, Joko Permana dari DKI Jakarta, dan Wahyu Lamban dari DIY.

Total 1.430 racer dari berbagai daerah, seperti Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sumatera Selatan (Sumsel), Kalimantan Selatan (Kalsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), Bali, dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Baca juga: Berpotensi Lawan Ahmad Luthfi di Pilkada Jateng, Hendi: Tunggu Rekomendasi PDI-P

Kompetisi offroad ini mempertandingkan lima nomor, yakni Special Competition Stage Roda 4, Country Road Roda 4, Adventure Roda 2, Adventure Roda 4, dan Remote Control.

Para racer yang bertanding memperebutkan Trofi Gubernur Jateng dan tiket Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Seri I Indonesia Offroad Federation (IOF).

Ketua umum IOF Sam Budigusdian menyambut positif Specta Jateng Ultimate Offroad Challenge 2024 yang digelar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng.

Menurutnya, upaya Pemprov Jateng dalam membumikan sport tourism berbasis komunitas bener-benar terwujud. Apalagi, komunitas offroader merupakan komunitas besar yang harus dipelihara dengan baik.

"Mudah-mudahan dari Jawa Tengah ini, provinsi-provinsi lain mengikuti pola-pola yang dikembangkan, salah satunya menggelar event sport tourism berbasis komunitas," harapnya.

Baca juga: Soal Peluang Duet Ahmad Luthfi dan Kaesang di Jateng, Gerindra: Urusan Dewa-dewa

Specta Jateng Ultimate Offroad Challenge 2024, imbuhnya, seperti mata air bagi para pegiat sport tourism berbasis komunitas. Sebab, pandemi Covid-19 yang melanda sebelumnya sempat menghentikan mereka beraktivitas.

"Terima kasih sekali lagi pada jajaran Provinsi Jawa Tengah, Pak Pj Nana Sudjana dengan Pak Pangdam yang memberikan fasilitas tempat bermain yang begitu indah di 200 hektar lahan milik Kodam," ucapnya.

Terkini Lainnya
Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Ditarget Selesai Akhir 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 34 Miliar

Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Ditarget Selesai Akhir 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 34 Miliar

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Sabet Opini WTP 15 Kali Beruntun, Realisasi APBD Catat Kinerja Positif

Pemprov Jateng Sabet Opini WTP 15 Kali Beruntun, Realisasi APBD Catat Kinerja Positif

Jateng Gayeng
SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan

SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Tanam Mangrove Serentak di 16 Daerah Pesisir

Pemprov Jateng Tanam Mangrove Serentak di 16 Daerah Pesisir

Jateng Gayeng
Jateng Jadi Pelopor Pendidikan Koperasi Sekolah, Siap Sasar 6,38 Juta Siswa

Jateng Jadi Pelopor Pendidikan Koperasi Sekolah, Siap Sasar 6,38 Juta Siswa

Jateng Gayeng
Sabet Penghargaan Kemendagri, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Jateng Tekan Inflasi lewat Jalur Distribusi

Sabet Penghargaan Kemendagri, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Jateng Tekan Inflasi lewat Jalur Distribusi

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng Dorong Perusahaan Swasta dan BUMD Beri Ruang untuk Pekerja Disabilitas

Gubernur Jateng Dorong Perusahaan Swasta dan BUMD Beri Ruang untuk Pekerja Disabilitas

Jateng Gayeng
Jalan Randublatung-Cepu yang Rusak Berat Segera Diperbaiki, Pemprov Jateng Siapkan Rp 5,2 Miliar

Jalan Randublatung-Cepu yang Rusak Berat Segera Diperbaiki, Pemprov Jateng Siapkan Rp 5,2 Miliar

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng Serahkan Sapi Kurban Seberat 906 Kg untuk Warga Huntara Tegal

Gubernur Jateng Serahkan Sapi Kurban Seberat 906 Kg untuk Warga Huntara Tegal

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Borong Penghargaan Kemendikdasmen Berkat Berbagai Terobosan Pendidikan

Pemprov Jateng Borong Penghargaan Kemendikdasmen Berkat Berbagai Terobosan Pendidikan

Jateng Gayeng
Tumbuh 5,89 Persen dan Lampaui Nasional, Kinerja Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Panen Pujian

Tumbuh 5,89 Persen dan Lampaui Nasional, Kinerja Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Panen Pujian

Jateng Gayeng
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Jateng Gayeng
Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Jateng Gayeng
TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi

TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi "Role Model" Nasional Zero Sampah pada 2028

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com