Dongkrak Ekonomi dan Memasyarakatkan Olahraga, Pemprov Jateng Sukses Gelar 9 Even Specta 

Kompas.com - 25/07/2024, 10:25 WIB
I Jalaludin S,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) terus menggalakkan kegiatan Sport Tourism Event (Specta) demi mendongkrak perekonomian dan pariwisata di wilayahnya. 

Paling baru, Pemprov Jateng menggelar Specta Jateng Combat Fest 2024 di Tirtonadi Convention Hall Solo, pada 24-26 Juli 2024.

Penjabat (Pj) Gubernur Jateng Nana Sudjana mengatakan, Combat Fest 2024 menjadi event kesembilan Specta Jateng Sport Tourism dari total 14 event Specta Jateng yang direncanakan pada 2024.

Kegiatan tersebut bertujuan memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat.

"Ini ajang pemanasan khususnya untuk atlet Pekan Olahraga Nasional (PON) Jateng, target kami peringkat tiga dan minimal peringkat empat di PON Aceh-Sumut nanti. Kami harapkan bisa mengangkat prestasi dari beberapa event ini," katanya.

Baca juga: Pesta Rakyat Jateng Fair 2024 Segera Hadir, Berikut Daftar Artis dan Harga Tiket Masuknya

Dia mengatakan itu usai membuka Specta Jateng Combat Fest 2024 di Tirtonadi Convention Hall, Kota Surakarta, Rabu (24/7/2024) malam.

Sejak digelar pada awal 2024, Specta Jateng Sport Tourism diketahui dapat mendongkrak kunjungan pariwisata dan perekonomian. 

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng yang dirilis awal Juli 2024 menunjukkan, tingkat hunian hotel meningkat pada bulan Mei 2024.

"Hunian hotel terisi dengan kedatangan atlet-atlet (peserta Specta Jateng) ke Jateng, termasuk di Surakarta dengan event Combat Fest ini," kata Nana dalam siaran pers.

Adapun kegiatan itu diikuti 216 atlet dari berbagai daerah, seperti Jateng, Daerah Khusus Jakarta, Derah Istimewa Yogyakarta, Bali, Jawa Barat, Gorontalo, Sulawesi Selatan, Sumatra Utara, dan Kepulauan Riau.

Baca juga: Survei Litbang Kompas: Penanganan Sampah dari Pemprov Jateng Dianggap Belum Maksimal

Mereka akan bertanding di tiga cabang olahraga (cabor), yaitu tinju (boxing), kick boxing, dan muay thai. Khusus cabor muay thai, ada satu peserta dari Irlandia.

Nana sempat menyaksikan dua tiga pertandingan pada hari pertama Combat Fest 2024. 

Salah satunya adalah pertandingan tinju antara Alpius Mufani melawan Gusti El Nino yang memperebutkan sabuk emas Pj Gubernur Jateng.

Pertandingan tersebut dimenangkan Alpius Mufani dan berhak atas sabuk emas yang diserahkan langsung oleh Nana Sudjana.

"Tadi kami menyaksikan pertandingan yang cukup seru. Ada pertandingan profesional, amatir, dan eksibisi," jelas Nana.

Baca juga: Pemprov Jateng Pastikan 40 Korban Tindak Terorisme Dapat Bantuan hingga Pemulihan

Sebagai informasi, sejumlah cabang olahraga yang sudah dihelat dalam Specta Jateng 2024, di antaranya bola voli, tenis, bulu tangkis, pingpong, e-sport combat fest, dan lainnya. 

Terkini Lainnya
Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah 2026, Ahmad Luthfi Akui Kondisi Masih Darurat

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Ahmad Luthfi Serahkan 36 Rumah Relokasi Korban Tanah Gerak Banjarnegara

Jateng Gayeng
Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Satu Tahun Ahmad Luthfi–Taj Yasin Pimpin Jateng, Begini Dinamika dan Capaian Kinerjanya

Jateng Gayeng
Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Awal Ramadhan, Gubernur Jateng Sidak Pasar Projo dan Intervensi Harga Pangan

Jateng Gayeng
Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Realisasi Investasi India di Jateng Tembus Rp 646,52 Miliar, Gubernur Luthfi Tawarkan Peluang Baru

Jateng Gayeng
Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Tinjau Huntara Korban Bencana Tanah Gerak di Tegal, Gubernur Luthfi Berikan Catatan Khusus

Jateng Gayeng
Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jalur Grobogan—Semarang Putus, Gubernur Jateng Percepat Pemasangan Jembatan Armco untuk Hadapi Mudik

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Kaji Diskon Pajak Kendaraan 5 Persen, Rencana Berlaku hingga Akhir 2026

Pemprov Jateng Kaji Diskon Pajak Kendaraan 5 Persen, Rencana Berlaku hingga Akhir 2026

Jateng Gayeng
Bukan Sekadar Pabrik, KEK dan Kawasan Industri Jadi

Bukan Sekadar Pabrik, KEK dan Kawasan Industri Jadi "Magnet" Pertumbuhan Ekonomi Jateng 5,37 Persen

Jateng Gayeng
Setahun Luthfi–Yasin, Program Dokter Spesialis Keliling Layani 88.979 Warga

Setahun Luthfi–Yasin, Program Dokter Spesialis Keliling Layani 88.979 Warga

Jateng Gayeng
Dampingi Wapres Gibran Tinjau Bencana di Tegal, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Negara Hadir

Dampingi Wapres Gibran Tinjau Bencana di Tegal, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Negara Hadir

Jateng Gayeng
Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Gubernur Jateng Instruksikan Relokasi dan Hunian Tetap

Bencana Tanah Bergerak di Tegal, Gubernur Jateng Instruksikan Relokasi dan Hunian Tetap

Jateng Gayeng
Gerak Cepat, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan

Gerak Cepat, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan "Paripurna" bagi Korban Bencana Pemalang

Jateng Gayeng
Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemprov Jateng Dorong Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemprov Jateng Dorong Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com