Blusukan ke Pasar Bareng Jokowi, Ganjar Janji Revitalisasi Pasar Menden, Blora

Kompas.com - 10/03/2023, 14:55 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo berjanji akan merevitalisasi Pasar Menden, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora. Revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas perekonomian warga.

"Berkaitan dengan kondisi pasar tadi, Pasar Desa Menden ini diminta untuk diperbaiki (oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi)), maka langsung tadi dicatat," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (10/3/2023).

Pernyataan tersebut Ganjar sampaikan saat mendampingi Presiden Jokowi blusukan ke pasar tradisional dan memantau langsung kondisi Pasar Menden, Jumat (10/3/2023). Blusukan ini adalah salah satu kegiatan kunjungan kerja (kunker) Jokowi di Jateng.

Kehadiran dua pemimpin asal Jateng tersebut disambut hangat para pedagang dan warga yang berada di pasar.

Baca juga: Persentase Kehilangan Air Capai 46,67 Persen, PAM Jaya Bakal Revitalisasi Pipa di Jakarta

Ganjar berharap, revitalisasi pasar dapat mendongkrak penghasilan pedagang dan mendorong ekonomi kerakyatan di Kabupaten Blora, khususnya di Kecamatan Kradenan.

"Mudah-mudahan (revitalisasi pasar) ini juga akan bisa mendorong ekonomi rakyat yang ada di Kradenan, di Desa Mendoro ini," ucap Gubernur Jateng dua periode tersebut.

Untuk diketahui, selama menjabat sebagai gubernur, Ganjar telah melakukan revitalisasi 79 pasar sejak 2013. Tidak tanggung-tanggung, total anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp 360 miliar.

Dari 35 kabupaten dan kota di Jateng, terdapat tiga daerah yang paling banyak dilakukan revitalisasi pasar, yaitu Kabupaten Wonosobo sebanyak 11 pasar, Kabupaten Kudus sebanyak delapan pasar, dan Kabupaten Blora sebanyak tujuh pasar.

Baca juga: Sambil Gendong Bayinya, Emak-emak di Blora Nekat Terobos Paspampres untuk Temui Jokowi

Harga dan persediaan kebutuhan pokok aman

Pada kesempatan tersebut, Ganjar memastikan, harga dan persediaan kebutuhan pokok di Jateng masih dalam kondisi aman.

"Kami akan terus menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok dan menahan laju inflasi di Jateng menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," jelasnya.

Sebelumnya, Jokowi dan Ganjar telah mengecek kestabilan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar tradisional.

Baca juga: Resmikan Pasar Tradisional di Jombang, Khofifah: Stok Pangan Kita Sangat Cukup

"Tadi Pak Jokowi mengecek, satu berkaitan dengan harga, dua berkaitan dengan stok (kebutuhan pokok)," ujar Ganjar.

Sebagai informasi, sehari sebelumnya pada Kamis (9/3/2023), Jokowi dan Ganjar juga blusukan bareng ke Pasar Petanahan, Kabupaten Kebumen.

Terkini Lainnya
Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Jateng Gayeng
TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi

TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi "Role Model" Nasional Zero Sampah pada 2028

Jateng Gayeng
Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jaga Kondusivitas Wilayah, Gubernur Luthfi Ajak Buruh Rayakan May Day dengan Kegiatan Konstruktif

Jateng Gayeng
Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Lantik 27 Pejabat di Lingkungan Pemprov Jateng, Gubernur Luthfi Tegaskan Tidak Ada Praktik Titipan

Jateng Gayeng
Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Turunkan Stunting ke 17,1 Persen, Gubernur Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026

Jateng Gayeng
Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng–Aceh Teken Kerja Sama Senilai Rp 1,06 Triliun, Dorong Kolaborasi OPD hingga BUMD

Jateng Gayeng
Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Bawa Resep Kepemimpinan Jateng ke Sumatera, Ahmad Luthfi: Kepala Daerah adalah “Manajer Marketing”

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Pemprov Jateng Realisasikan 5.382 Jamban, Taj Yasin Sebut Kebutuhan Masih Tinggi

Jateng Gayeng
Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Program Desa Mandiri Sampah Antarkan Gubernur Luthfi Raih Penghargaan CSR dan PDB Awards 2026

Jateng Gayeng
MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

MTQ Nasional 2026, Pemprov Jateng Siap Sambut 8.000 Kafilah dari Penjuru Tanah Air

Jateng Gayeng
Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Satu-satunya di Indonesia, Jateng Kini Punya Gedung Asrama Mandiri untuk Atlet Paralimpiade

Jateng Gayeng
Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Infrastruktur Jalan Prima Selama Lebaran 2026, Pemprov Jateng Tuai Apresiasi Pemudik

Jateng Gayeng
Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Wujud Kesehajaan, Ahmad Luthfi Lebaran Bersama Anak Panti dan Komunitas Disabilitas

Jateng Gayeng
Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran, Gubernur Jateng Sidak Pasar Bunder Sragen

Jateng Gayeng
Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Ahmad Luthfi Fasilitasi Mudik Gratis KA ke Jateng, Pemudik: Membantu Banget

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com