HUT Ke-50 PDI-P, Ganjar Rehabilitasi 50 RTLH Milik Kader

Kompas.com - 29/12/2022, 19:44 WIB
DWN,
A P Sari

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo memberikan bantuan rehabilitasi rumah tak layak huni (RTLH) kepada 50 kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

Bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Partai PDI-P yang jatuh pada Januari 2023.

Pemberian bantuan RTLH itu dimulai dari Kabupaten Wonosobo. Ada lima penerima di Kecamatan Kertek, yakni Sumarwan dan Ngatijo warga Desa Kapencar, Tukiman warga Desa Purbosono, dan Paryono, serta Sutanto warga Desa Reco.

Politikus berambut putih itu menemui langsung para penerima bantuan di rumah Ketua Ranting PDI-P, Sumarwan, Kamis (29/12/2022).

Baca juga: Satu Rumah Hangus Terbakar di Sumbawa Barat, Bupati Beri Bantuan

Adapun besaran bantuan yang diberikan sebanyak Rp 20 juta per rumah dari anggaran non-Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Iya, dia ketua ranting (Sumarwan), pejuang lama dan masih aktif sampai sekarang mendedikasikan dirinya untuk partai," ujar Ganjar dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis.

Gubernur Jateng dua periode itu pun mengaku terharu melihat kondisi rumah kader yang didatangi.

Ia pun mengungkapkan keinginannya untuk ikut membantu Ketua Ranting PDI-P Sumarwan.

Ganjar menegaskan, bantuan rehabilitasi rumah akan terus berlanjut hingga Januari 2023. Hal ini guna memperingati HUT ke-50 PDI-P.

Baca juga: Rhoma Irama Bakal Bawakan Lagu BTS di HUT Indosiar Ke-28

"Januari ulang tahun (ultah) PDI-P. Pada Januari saat ultah ke-50, Insya Allah kami sudah siapkan ada 50 rumah kader PDI-P kita bantu," jelas Ganjar.

Selain itu, lanjut dia, langkah tersebut sekaligus sebagai percepatan pengentasan kemiskinan di Jateng.

"Iya, kami selesaikan di luar APBD dan APBN, sehingga percepatan pengentasan kemiskinan dengan pendekatan perbaikan RTLH bisa membantu mereka. Kami dorong juga gotong royong dari warga," imbuh Ganjar.

Selain rehab rumah kader, Ganjar juga menyelenggarakan lomba desain kaos PDI-P bertema Banteng Milenial.

Pada lomba tersebut akan dipilih tiga pemenang dan lima desain favorit dengan hadiah total Rp 15 juta.

Baca juga: Cara Mendaftarkan Hak Cipta Lagu Secara Online dan Biayanya

Selain kaos, diselenggarakan pula lomba cipta lagu kemenangan PDI-P yang memperebutkan total hadiah Rp 30 juta.

Sementara itu, Ketua Ranting PDI-P Sumarwan mengaku bangga dan senang karena mendapat perhatian dari Ganjar Pranowo.

"Saya bangga dan senang bisa dibantu Pak Ganjar sebagai kader senior partai," katanya.

Menurut Sumarwan, Ganjar memiliki kepedulian terhadap kondisi kader PDI-P.

"Selama ini, baru Pak Ganjar yang mau datang ke sini. Rasanya senang," ucapnya.

Terkini Lainnya
Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Ditarget Selesai Akhir 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 34 Miliar

Perbaikan Jalan Cepu-Randublatung Ditarget Selesai Akhir 2026, Pemprov Jateng Kucurkan Rp 34 Miliar

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Sabet Opini WTP 15 Kali Beruntun, Realisasi APBD Catat Kinerja Positif

Pemprov Jateng Sabet Opini WTP 15 Kali Beruntun, Realisasi APBD Catat Kinerja Positif

Jateng Gayeng
SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan

SPMB Jateng 2026 Dimulai, Taj Yasin Tekankan Keterbukaan dan Kesetaraan

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Tanam Mangrove Serentak di 16 Daerah Pesisir

Pemprov Jateng Tanam Mangrove Serentak di 16 Daerah Pesisir

Jateng Gayeng
Jateng Jadi Pelopor Pendidikan Koperasi Sekolah, Siap Sasar 6,38 Juta Siswa

Jateng Jadi Pelopor Pendidikan Koperasi Sekolah, Siap Sasar 6,38 Juta Siswa

Jateng Gayeng
Sabet Penghargaan Kemendagri, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Jateng Tekan Inflasi lewat Jalur Distribusi

Sabet Penghargaan Kemendagri, Ahmad Luthfi Ungkap Strategi Jateng Tekan Inflasi lewat Jalur Distribusi

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng Dorong Perusahaan Swasta dan BUMD Beri Ruang untuk Pekerja Disabilitas

Gubernur Jateng Dorong Perusahaan Swasta dan BUMD Beri Ruang untuk Pekerja Disabilitas

Jateng Gayeng
Jalan Randublatung-Cepu yang Rusak Berat Segera Diperbaiki, Pemprov Jateng Siapkan Rp 5,2 Miliar

Jalan Randublatung-Cepu yang Rusak Berat Segera Diperbaiki, Pemprov Jateng Siapkan Rp 5,2 Miliar

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng Serahkan Sapi Kurban Seberat 906 Kg untuk Warga Huntara Tegal

Gubernur Jateng Serahkan Sapi Kurban Seberat 906 Kg untuk Warga Huntara Tegal

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Borong Penghargaan Kemendikdasmen Berkat Berbagai Terobosan Pendidikan

Pemprov Jateng Borong Penghargaan Kemendikdasmen Berkat Berbagai Terobosan Pendidikan

Jateng Gayeng
Tumbuh 5,89 Persen dan Lampaui Nasional, Kinerja Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Panen Pujian

Tumbuh 5,89 Persen dan Lampaui Nasional, Kinerja Ekonomi dan Swasembada Pangan Jateng Panen Pujian

Jateng Gayeng
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Pengusaha China Garap Proyek EBT di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Tak Lagi Belajar di Rumah Warga, Anak-anak Lereng Merapi Kini Punya SMAN 1 Kemalang

Jateng Gayeng
Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Resmikan Daycare di Ungaran, Gubernur Luthfi: Agar Buruh Kita Maksimal Bekerja

Jateng Gayeng
TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi

TPST BLE Banyumas Dipuji Prabowo, Jateng Siap Jadi "Role Model" Nasional Zero Sampah pada 2028

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com