Buruh Tani Asal Pekalongan Ini Tak Menyangka Rumahnya Dapat Bantuan Renovasi dari Ganjar

Fransisca Andeska Gladiaventa
Kompas.com - Selasa, 19 April 2022
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo didampingi oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama dengan Baznas datang menyambangi rumah Tarno, buruh tani asal Kabupaten Pekalongan yang mendapat bantuan RTLH, Selasa (19/4/2022). Dok. Humas Pemprov Jateng Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo didampingi oleh Bupati Pekalongan Fadia Arafiq bersama dengan Baznas datang menyambangi rumah Tarno, buruh tani asal Kabupaten Pekalongan yang mendapat bantuan RTLH, Selasa (19/4/2022).


KOMPAS.com – Seorang buruh tani asal Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan bernama Tarno mengaku tidak menyangka rumahnya hari itu ramai didatangi oleh para tetangga dan pejabat berseragam.

Ternyata hari itu, Tarno kedatangan tamu spesial, yakni Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo beserta Bupati Pekalongan Fadia Arafiq untuk memberikan bantuan bedah rumah.

Senyum mengembang langsung tersungging di wajah Tarno kala menjemput kehadiran Ganjar Pranowo beserta rombongannya.

“Sugeng rawuh pak Ganjar. Ngapunten ngriyone kadhos meniko (selamat datang pak Ganjar, maaf rumahnya seperti ini),” ungkap Tarno dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Ketika Ganjar Pranowo Merasa Kagum dengan Masjid Ar Rahman Blitar...

Tarno mengaku tidak menyangka akan mendapat kejutan bantuan renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) itu.

Ia pun mengucapkan terima kasih atas bantuan RTLH yang diberikan oleh Ganjar Pranowo tersebut.

Kulo matur nuwun sanget dibantu saking bapak Gubernur dan perangkat setempat (terima kasih banyak atas bantuan dari pak Gubernur). Omahe dibangun kersane sae damel ben tenang, men roso, men awet (rumahnya dibangung biar lebih bagus, lebih tenang, lebih kuat, dan lebih awet,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Tarno tinggal seorang diri di rumah yang jauh dari kata layak. Rumah dengan dinding papan dan berlantai tanah itu hanya memiliki satu kamar tidur.

Baca juga: Pedagang Cilok Asal Kabupaten Semarang Ini Terharu Dapat Bantuan RTLH dari Ganjar Pranowo

Pekerjaannya sebagai buruh tani dengan hanya memiliki penghasilan sekitar Rp 50.000 per hari membuatnya tidak mampu memperbaiki rumah yang tidak memiliki kamar mandi itu.

“Pendapatan setiap harinya nggak pasti, nggak bisa diharapkan. Tapi yang jelas kini saya senang karena persoalan rumah sudah terselesaikan berkat bantuan dari pak Ganjar,” katanya.

Ganjar yang sedang menggelar musyawarah rencana pembangunan ( Musrenbang) di Kabupaten Pekalongan menyempatkan diri untuk memberikan bantuan RTLH kepada Tarno.

“Nanti biar didandani (dibenarkan) ya pak, biar lebih nyaman. Nanti dibuatkan kamar mandi sendiri,” ungkap Ganjar.

Baca juga: Ganjar Pranowo Dapat Gelar Teungku di Aceh, Ini Artinya

Ganjar mengaku, program bantuan RTLH itu sudah sejak dulu dan rutin dilakukan selama Ramadhan untuk membantu masyarakat yang tidak mampu.

“Ini mumpung ada Musrenbang di Kabupaten Pekalongan bersama bu Bupati dan teman-teman dari Baznas mencoba untuk terus mencari rumah yang tidak layak huni untuk diberikan bantuan. Ya semoga bisa membantu,” jelas Ganjar.

Lebih lanjut, Ganjar mengatakan, Tarno merupakan salah satu warga yang membutuhkan bantuan.  Pasalnya sejak ditinggalkan oleh sang istri dan anak-anaknya yang sudah bekerja Tarno hidup sendiri.

Baca juga: KPK Apresiasi Kinerja Ganjar Pranowo Cegah Tindak Korupsi di Pemprov Jateng

“Ini perlu kita bantu dan saya harap tetangga ikut gotong royong karena itu cara yang bagus. Ya semuanya harus saling peduli,” kata Ganjar.

Menurutnya, program RTLH ini akan menjadi prioritas. Sebab, dalam Musrenbang ada dua fokus utama yang menjadi prioritas, yakni pertumbuhan ekonomi dan penanggulangan kemiskinan.

“Ini merupakan salah satu percepatan penanganan kemiskinan ekstrem. Diharapkan nantinya semua kabupaten dan kota juga dapat melakukan hal yang sama. Kalau di Provinsi Jateng sudah cukup lama bekerja sama dengan Baznas untuk bisa salurkan bantuan ke masyarakat,” katanya.

PenulisFransisca Andeska Gladiaventa
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
Tiga Prestasi Ganjar di Bidang Kesehatan yang Paling Mentereng
Tiga Prestasi Ganjar di Bidang Kesehatan yang Paling Mentereng
Jateng Gayeng
Peringati Hari Lahir Pancasila, Ganjar Hadirkan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Ganjar Hadirkan "Bulan Pancasila" untuk Generasi Muda Jateng
Jateng Gayeng
Pemilik Usaha Ukir di Jepara Akui Senang Dapat Bantuan Energi Alternatif dari Ganjar Pranowo
Pemilik Usaha Ukir di Jepara Akui Senang Dapat Bantuan Energi Alternatif dari Ganjar Pranowo
Jateng Gayeng
Cerita Pemilik Talijiwa Macrame Indonesia, Ketiban Manfaat Usai Ikut Program “Lapak Ganjar”
Cerita Pemilik Talijiwa Macrame Indonesia, Ketiban Manfaat Usai Ikut Program “Lapak Ganjar”
Jateng Gayeng
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas
Jateng Gayeng
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder
Jateng Gayeng
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata
Jateng Gayeng
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri
Jateng Gayeng
Ikut Mudik Bareng Warga ke Semarang, Ganjar Cerita Masa Lalunya Naik Kereta Api
Ikut Mudik Bareng Warga ke Semarang, Ganjar Cerita Masa Lalunya Naik Kereta Api
Jateng Gayeng
Pemerintah Gelontorkan Rp 335 Miliar untuk 233 Warga Terdampak Tambang Andesit di Wadas
Pemerintah Gelontorkan Rp 335 Miliar untuk 233 Warga Terdampak Tambang Andesit di Wadas
Jateng Gayeng
Ketua Baznas Sebut Jateng Jadi Provinsi dengan Perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah Terbesar di Indonesia
Ketua Baznas Sebut Jateng Jadi Provinsi dengan Perolehan Zakat, Infak, dan Sedekah Terbesar di Indonesia
Jateng Gayeng
Peringati Hari Kartini, Ganjar Ingatkan Pernikahan Dini Kerap Jadikan Perempuan sebagai Korban
Peringati Hari Kartini, Ganjar Ingatkan Pernikahan Dini Kerap Jadikan Perempuan sebagai Korban
Jateng Gayeng
Buruh Tani Asal Pekalongan Ini Tak Menyangka Rumahnya Dapat Bantuan Renovasi dari Ganjar
Buruh Tani Asal Pekalongan Ini Tak Menyangka Rumahnya Dapat Bantuan Renovasi dari Ganjar
Jateng Gayeng
Ganjar Minta Kepala Daerah Fokus pada Pemulihan Ekonomi Pascapandemi dan Penanganan Kemiskinan
Ganjar Minta Kepala Daerah Fokus pada Pemulihan Ekonomi Pascapandemi dan Penanganan Kemiskinan
Jateng Gayeng
Usulkan Pocut Meurah Intan sebagai Pahlawan Nasional, Ganjar Pranowo Tuai Apresiasi dari Gubernur Aceh
Usulkan Pocut Meurah Intan sebagai Pahlawan Nasional, Ganjar Pranowo Tuai Apresiasi dari Gubernur Aceh
Jateng Gayeng