Ganjar Minta Kepala Daerah Fokus pada Pemulihan Ekonomi Pascapandemi dan Penanganan Kemiskinan

Inang Jalaludin Shofihara
Kompas.com - Selasa, 19 April 2022
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Kegiatan di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/4/2022).DOK. Humas Pemprov Jateng Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Kegiatan di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Selasa (19/4/2022).

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta semua kepala daerah fokus pada kebangkitan ekonomi pascapandemi dan penanganan kemiskinan ekstrem dalam penyusunan pembangunan untuk 2023 mendatang.

"Kalau dulu setiap Musrenbang biasanya kepala daerah itu selalu saja mengusulkan pekerjaan fisik. Itu memang penting, tapi saya minta itu diusulkan saja,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (19/4/2022).

Dia mengatakan itu dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Wilayah Kegiatan di Pendopo Kabupaten Pekalongan, Selasa.

Menurut Ganjar, penanggulangan ekonomi pascapandemi dan penanganan kemiskinan merupakan hal-hal yang sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Seperti diketahui, sebelumnya Jokowi mengatakan bahwa daerah harus bisa berkontribusi dalam membangun dan membangkitkan ekonomi negara pascapandemi.

"Apalagi sekarang selain pandemi, ada gangguan geopolitik dunia. Energi pasti terganggu, pangan terganggu. Kita semua harus siap dengan skenario-skenario yang ada," jelas Ganjar.

Baca juga: Ganjar Larang Pengusaha Cicil THR Pekerja, Ada Sanksi untuk Pelanggar

Untuk itu, Ganjar meminta semua bupati atau wali kota menyiapkan diri. Sebab, banyak hal yang bisa dilakukan, di antaranya optimalisasi usaha mikro kecil menengah (UMKM), pengembangan sektor investasi, hingga peningkatan infrastruktur.

"Kalau itu sudah dilakukan, isu kedua tentang pengentasan kemiskinan bisa ikut menggelinding. Kalau ekonomi bangkit, maka angka kemiskinan juga pasti turun," jelasnya.

Ganjar menyebutkan, daerah tidak akan bisa berjalan sendiri-sendiri untuk menyelesaikan semua masalah. Untuk itu, semua pihak harus bergandengan tangan dan berkolaborasi aktif.

" Daerah harus berkolaborasi, mencari solusi untuk bersama-sama menyelesaikan. Di Musrenbang inilah kita harap inovasi dan kreativitas kabupaten atau kota pada dua isu ini bermunculan," terangnya.

Sejumlah bupati atawali kota pun menyampaikan pandangannya terkait persoalan tersebut.

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengatakan, pihaknya akan mengoptimalkan sektor investasi dan UMKM. Terlebih, Kabupaten Pekalongan merupakan daerah sentra pembuatan batik dan jeans.

"Kami sudah melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM. Selain itu, kami juga mengoptimalkan perusahaan-perusahaan besar yang bisa menyerap tenaga kerja," katanya.

Baca juga: Crazy Rich Grobogan Bangun Jalan Senilai Rp 2,8 Miliar dari Kantong Pribadi, Ini Kata Ganjar

Sementara itu, Bupati Batang dan Kendal sepakat akan mengoptimalkan sektor investasi. Adanya kawasan industri besar di dua daerah ini diyakini mampu menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi.

"Kami juga sudah mempersiapkan dukungan yakni membuat Balai Latihan Kerja (BLK) untuk menampung warga agar siap bekerja di kawasan industri itu," kata Bupati Batang Wihaji.

Musrenbang itu juga diwarnai berbagai penyampaian inovasi dan kreasi dari bupati atau wali kota. Salah satunya adalah Semarang Raya yang sepakat meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata, ekonomi, dan lainnya.

"Kami sudah bertemu dengan bupati wilayah aglomerasi. Kami sepakat untuk bersama-sama mengelola sektor pariwisata sebagai salah satu penopang ekonomi daerah selain sektor lain yang juga akan kami kerja samakan," kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Adapun Musrenbang yang digelar per eks karesidenan itu kembali digelar setelah dua tahun tidak digelar akibat pandemi Covid-19.

Peserta Musrenbang kali ini, di antaranya Karesidenan Semarang, yakni Kendal, Demak, Ungaran, Kota Salatiga, Purwodadi, Kota Semarang (Kedungsepur), Kabupaten Pekalongan, Batang, dan Kota Pekalongan (Petanglong).

Baca juga: Respons Pemprov Jateng soal Somasi ke Ganjar Terkait Pencemaran Sungai Bengawan Solo

PenulisInang Jalaludin Shofihara
EditorAmalia Purnama Sari
Terkini Lainnya
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif
Ekonomi Jateng Capai 5,66 Persen pada Kuartal II-2022, Ganjar: Ini Kerja Kolektif
Jateng Gayeng
Ganjar Salurkan 35.000 Jamban di Jateng, Penyebaran Penyakit di Desa Lebak, Grobogan Menurun
Ganjar Salurkan 35.000 Jamban di Jateng, Penyebaran Penyakit di Desa Lebak, Grobogan Menurun
Jateng Gayeng
Investor Taiwan Sebut Jateng Berkembang Pesat Setelah Dipimpin Ganjar
Investor Taiwan Sebut Jateng Berkembang Pesat Setelah Dipimpin Ganjar
Jateng Gayeng
Mantan Sopir Angkot yang Jadi Pramudi Transjateng: Alhamdulillah di Sini Makmur Tercukupi
Mantan Sopir Angkot yang Jadi Pramudi Transjateng: Alhamdulillah di Sini Makmur Tercukupi
Jateng Gayeng
Jateng Raih Green Leadership Nirwasita Tantra 2021, Ganjar: Ini untuk Pelaku dan Aktivis Lingkungan
Jateng Raih Green Leadership Nirwasita Tantra 2021, Ganjar: Ini untuk Pelaku dan Aktivis Lingkungan
Jateng Gayeng
Berhasil, Penduduk Miskin di Jateng Turun hingga 102.570 pada Kuartal I 2022
Berhasil, Penduduk Miskin di Jateng Turun hingga 102.570 pada Kuartal I 2022
Jateng Gayeng
Ganjar Berharap Kehadiran SMKN Jateng Mampu Ubah Nasib Siswa
Ganjar Berharap Kehadiran SMKN Jateng Mampu Ubah Nasib Siswa
Jateng Gayeng
Baznas Jateng Monitor Dana ZIS agar Bisa Tepat Sasaran
Baznas Jateng Monitor Dana ZIS agar Bisa Tepat Sasaran
Jateng Gayeng
Tiga Prestasi Ganjar di Bidang Kesehatan yang Paling Mentereng
Tiga Prestasi Ganjar di Bidang Kesehatan yang Paling Mentereng
Jateng Gayeng
Peringati Hari Lahir Pancasila, Ganjar Hadirkan
Peringati Hari Lahir Pancasila, Ganjar Hadirkan "Bulan Pancasila" untuk Generasi Muda Jateng
Jateng Gayeng
Pemilik Usaha Ukir di Jepara Akui Senang Dapat Bantuan Energi Alternatif dari Ganjar Pranowo
Pemilik Usaha Ukir di Jepara Akui Senang Dapat Bantuan Energi Alternatif dari Ganjar Pranowo
Jateng Gayeng
Cerita Pemilik Talijiwa Macrame Indonesia, Ketiban Manfaat Usai Ikut Program “Lapak Ganjar”
Cerita Pemilik Talijiwa Macrame Indonesia, Ketiban Manfaat Usai Ikut Program “Lapak Ganjar”
Jateng Gayeng
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas
Jateng Gayeng
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder
Jateng Gayeng
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata
Jateng Gayeng