Nonton Langsung MotoGP Mandalika, Ganjar Prediksikan Fabio Quartararo Finish Pertama

Kompas.com - 19/03/2022, 18:39 WIB
Erlangga Satya Darmawan,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah ( Jateng) Ganjar Pranowo menonton langsung perhelatan MotoGP hari kedua di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (19/3/2022).

Pada kesempatan tersebut, Ganjar menyaksikan semua sesi yang diadakan, mulai dari latihan hingga kualifikasi Moto3, Moto2, dan MotoGP.

Berdasarkan pengamatannya, Ganjar memprediksikan jika pembalap asal Prancis dari tim Yamaha Monster Energy, Fabio Quartararo, akan menempati posisi atau finish
pertama pada balapan MotoGP seri ke-2, Minggu (20/3/2022).

Prediksi dari Gubernur Jateng tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya, Quartararo berhasil menjadi pembalap tercepat dan berhasil menempati pole position pada sesi kualifikasi.

Baca juga: Kualifikasi MotoGP Mandalika: Senyum Quartararo di Tengah Hasil Pahit 2 Eks Juara Dunia

Selain itu, saingan terdekatnya, yakni Marc Marquez mengalami nasib kurang baik lantaran harus terjatuh sebanyak dua kali di sesi yang sama. Oleh karena itu, Marquez harus rela memulai start dari posisi 15 pada balapan besok.

“Melihat jalannya kualifikasi, Quartararo akan keluar sebagai pemenang MotoGP Mandalika 2022. Dia kan juga juara dunia 2021 dan besok ada di pole position. Pasti Quartararo bakal menang," ujar Ganjar dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Sabtu.

Ikut mengantre

Tidak seperti penonton yang bertiket very important person (VIP) dan deluxe yang bisa masuk kawasan sirkuit dengan mobil pribadi. Ganjar harus parkir jauh dari sirkuit.

Hal tersebut pun membuat Gajar harus antre panjang untuk naik shuttle bus menuju sirkuit seperti masyarakat lain. Meski begitu, Ganjar justru terlihat asyik karena dapat berinteraksi dengan masyarakat.

Tak hanya itu, Ganjar yang hadir bersama istrinya, Siti Atikoh, juga berbaur bersama penonton umum di Tribun Grandstand A dekat garis start.

Saat di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Ganjar juga menyempatkan diri untuk menengok beberapa stand dari para pelaku usaha mikro kecil dan menengah ( UMKM) yang menjual produk kerajinan lokal.

Baca juga: Jadwal MotoGP Mandalika 20 Maret: Wakil Indonesia Ukir Sejarah di Moto3, Quartararo Start Terdepan

Terkait Sirkuit Mandalika, Ganjar mengaku senang. Terlebih, dengan segala perkembangan yang ada pada sirkuit tersebut.

Apalagi, jika dibandingkan dengan ajang World Super Bike kemarin. Menurutnya, saat ini Sirkuit Mandalika sudah lebih rapi.

"Bangunan sudah banyak yang permanen, pengaturan penonton dan jalur sudah lebih rapi, meski tetap masih ada yang harus diperbaiki," kata ganjar.

Gelaran MotoGP Mandalika, lanjut Ganjar, akan membawa banyak manfaat bagi masyarakat Lombok dan NTB.

"Saya lihat dari kemarin hotel penuh, banyak warga berjualan di mana-mana, tidak hanya di sirkuit tapi juga di dekat hotel. Artinya, pelaku UMKM lokal terlibat di sini dan itu bagus," jelasnya.

Terkini Lainnya
Gerak Cepat, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan

Gerak Cepat, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan "Paripurna" bagi Korban Bencana Pemalang

Jateng Gayeng
Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemprov Jateng Dorong Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemprov Jateng Dorong Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Jateng Gayeng
Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Jateng Gayeng
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Jateng Gayeng
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Jateng Gayeng
Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Jateng Gayeng
Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Jateng Gayeng
Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Jateng Gayeng
Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Jateng Gayeng
Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Jateng Gayeng
Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com