Kunjungi Mimika, Ganjar Dapat Sambutan Spesial dan Banjir Ucapan Terima Kasih

Kompas.com - 05/10/2021, 15:17 WIB
A P Sari,
Mikhael Gewati

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendapat sambutan spesial dari sejumlah warga Papua saat berkunjung ke Kabupaten Mimika, Papua, Senin (4/10/2021).

Sambutan tersebut kebanyakan datang dari para orangtua atau saudara dari mahasiswa dan pelajar Papua yang ada di Jateng.

Sambutan itu bukanlah tanpa alasan. Warga Papua merasa senang menyambut kedatangan Ganjar karena merasa selama ini ia peduli terhadap mahasiswa dan pelajar Papua yang sedang menempuh pendidikan di Jateng, khususnya selama masa pandemi Covid-19.

Pasalnya, Ganjar merupakan satu-satunya gubernur yang mengunjungi sejumlah asrama mahasiswa luar Jateng selama pandemi. Ia datang untuk memastikan kondisi para mahasiswa dan pelajar, sekaligus membawa bantuan untuk mereka.

Baca juga: Natalius Pigai Dilaporkan ke Bareskrim atas Dugaan Ucapan Rasialisme terhadap Jokowi-Ganjar

Di antara asrama-asrama itu, Ganjar tidak lupa datang ke asrama mahasiswa Papua di Semarang dan Salatiga serta asrama pelajar Mimika di Kedungmundu, Semarang.

Salah satu tokoh masyarakat bernama Johannes Kemong menyatakan rasa terima kasihnya kepada Ganjar. Sebab, selama pandemi, Ganjar mengunjungi, memberi bantuan, dan menjamin keamanan para pelajar dan mahasiswa Papua.

"Kami terima kasih sekali kepada Pak Ganjar, karena selama di Semarang dan Salatiga, itu adik-adik kami diperhatikan," kata Johannes, dikutip dari keterangan pers Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jateng, Selasa (5/10/2021).

Dia bercerita, selama pandemi, Ganjar juga turut melihat anak-anak di asrama serta membagikan beras, mie, dan makanan untuk mereka.

Baca juga: Soal Kicauan Rasial Natalius Pigai terhadap Jokowi dan Ganjar, Gibran: Tidak Usah Ditanggapi

“Beliau itu perhatian, dan itu fakta. Kami tidak bisa balas kebaikan beliau selain ucapan terima kasih,” ujarnya.

Menurut dia, para pelajar dan mahasiswa Papua di Semarang mengatakan bahwa Ganjar turut menjaga keamanan mereka selama di Jateng. jadi, ketika ada isu apa pun yang terjadi, orangtua tetap merasa aman.

“Di sana sudah dijamin Pak Gubernur. Anak-anak telepon kami, membuat kami tenang,” lanjut Johannes.

Senada dengan Johannes Kemong, ucapan terima kasih juga disampaikan Natex Bugaleng, warga Mimika lain yang turut menyambut kedatangan Ganjar.

Baca juga: Baranusa Laporkan Natalius Pigai soal Kicauan Rasial terhadap Jokowi dan Ganjar, Polisi Arahkan ke Mabes Polri

Natex memiliki tiga adik yang sedang belajar di Semarang dan mengaku senang bahwa Ganjar memperhatikan mereka selama berada di sana.

"Kami orangtua, kakak-adik dan keluarga ucapkan terima kasih kepada Pak Ganjar, karena dalam situasi Covid-19, beliau bantu adik-adik di asrama. Dan adik-adik saya mendapatkan itu," ungkapnya.

Tidak ketinggalan, Natex juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan Ganjar saat peresmian asrama pelajar di Semarang.

“Waktu itu anak-anak Timika diberi listrik gratis. Memang benar itu, karena kami sendiri saat kuliah di Semarang merasakan betul nyaman dengan Pak Ganjar. Beliau sudah seperti orangtua kami, ayah dan ibu kami,” kata Natex.

Baca juga: Iriana Jokowi Berulang Tahun, Ganjar Pranowo Sampaikan Ucapan dengan Cerita Unik

Terkini Lainnya
Gerak Cepat, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan

Gerak Cepat, Gubernur Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan "Paripurna" bagi Korban Bencana Pemalang

Jateng Gayeng
Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemprov Jateng Dorong Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Antisipasi Banjir dan Longsor, Pemprov Jateng Dorong Rehabilitasi Hutan dan Lahan

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Pemprov Jateng Pulangkan 100 Warga Terdampak Banjir Sumatera, Dapat Bantuan Modal Usaha

Jateng Gayeng
Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Polemik Tambang Gunung Slamet, Gubernur Luthfi Utamakan Keselamatan Lingkungan dan Warga

Jateng Gayeng
Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Perantau Asal Jateng Bangun Kampung Halaman

Jateng Gayeng
Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Jajaran Perkuat Budaya Integritas

Jateng Gayeng
Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Survei Litbang Kompas: 95,8 Persen Warga Jateng Nilai Program Kesehatan Perlu Dilanjutkan, Bukti Kesadaran Kesehatan Meningkat

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Pemprov Jateng Raih Penghargaan Layanan Kesehatan Terbaik, Hasil Kolaborasi Program Speling

Jateng Gayeng
Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Litbang Kompas: 73,2 Persen Warga Jateng Optimistis dengan Kepemimpinan Ahmad Luthfi, Jadi Modal Akselerasi Pembangunan

Jateng Gayeng
Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Operasi Kemanusiaan di Sumbar, Pemprov Jateng Kirim Bantuan Rp 1,3 Miliar dan 40 Relawan

Jateng Gayeng
Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Surplus Padi, Gubernur Ahmad Luthfi Dinobatkan Sebagai Kepala Daerah Swasembada Pangan

Jateng Gayeng
Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Gubernur Jateng: Malaysia dan China Bakal Investasi Rp 62,3 Triliun di Jawa Tengah

Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Pemprov Jateng Pertahankan Capaian TPID Terbaik Tingkat Provinsi

Jateng Gayeng
Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Kebijakan Sarung Batik ASN Jateng Dongkrak UMKM, Menuai Apresiasi Publik

Jateng Gayeng
Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Kualitas Data Diakui Nasional, Pemprov Jateng Raih Penghargaan dari Kemendukbangga

Jateng Gayeng
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com