Hindari Kerumunan, Pemprov Jateng Keluarkan Larangan Pesta Tahun Baru

Hotria Mariana
Kompas.com - Minggu, 20 Desember 2020
Kepala Dinas (Kadis) Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jateng Sinoeng N Rachmadi.Dok. Pemprov Jawa Tengah Kepala Dinas (Kadis) Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jateng Sinoeng N Rachmadi.

KOMPAS.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah ( Jateng) melarang masyarakat setempat untuk mengadakan pesta malam tahun baru, terutama di lokasi wisata.

Langkah tegas tersebut dikeluarkan guna menghindari terjadinya kerumunan sehingga dapat menekan laju penyebaran virus corona yang masih tergolong tinggi.

Laman covid19.go.id, Minggu (20/12/2020) menyebutkan, jumlah kasus terkonfirmasi positif di Jateng mencapai 70.653 orang. 

Kepala Dinas (Kadis) Pemuda Olahraga dan Pariwisata Jateng Sinoeng N Rachmadi menuturkan, larangan tegas itu dikeluarkan sebagai bentuk respons atas surat edaran (SE) Gubernur nomor 443/0011504.

Pihaknya, kata Sinoeng, telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten atau kota terkait pengawasan dan pembatasan sejumlah tempat saat libur Natal dan Tahun Baru.

Baca juga: Pemprov Jateng Siapkan Sistem Antrean Pemberian Vaksinasi Covid-19 Gratis

Pengawasan dan pembatasan tersebut diberlakukan pada hotel dan resto, serta pengelola daya tarik wisata (DTW) dalam bentuk pembatasan kegiatan indoor dan meniadakan pesta Tahun Baru. Hal ini guna mencegah terjadinya kerumunan dan demi kepentingan masyarakat.

"Kegiatan yang menghadirkan lebih dari 50 orang juga wajib untuk memperoleh izin dari aparat kepolisian setempat," kata Sinoeng dalam rilis yang diterima Kompas.com, Minggu (20/12/2020).

Ia menambahkan, pihaknya telah pula mengomunikasikan perihal pembatasan dan pengawasan pada Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) dan asosiasi general manager (GM) Hotel.

"Mereka sangat konstruktif, serta mendukung kebijakan pemerintah provinsi," imbuhnya.

Baca juga: Kapolda Jateng: Masyarakat yang Berkerumun Peringati Tahun Baru, Kami Bubarkan

Sinoeng berharap, semua dapat mematuhi aturan yang berlaku. Jika ada yang melanggar, pihaknya bakal merekomendasikan tempat tersebut untuk ditutup guna evaluasi lebih lanjut.

Jumlah DTW di Jateng mencapai 690 obyek, 445 di antaranya sudah beroperasi dan 55 lainnya tengah melakukan simulasi.

"Untuk mengantisipasi pengelola DTW yang kemungkinan lengah tidak mematuhi protokol kesehatan (prokes) dan SE Gubernur Jateng, kami akan bentuk tim monitoring dan evaluasi yang akan bekerja sampai dengan akhir tahun nanti," kata dia.

Bukan hanya itu, masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dalam memberikan pengawasan lewat aksi citizen journalism. 

Baca juga: Surati Kepala Daerah di Jateng, Ganjar Minta Ada Perayaan Pergantian Tahun Virtual

"Lewat kegiatan yang bersifat community partisipatory itu, masyarakat bisa melapor melalui kanal media sosial jika ada pelanggaran prokes. Kami menyediakan 20 unit give away untuk laporan valid (bukan hoaks) yang terpilih," tandas Sinoeng. 

PenulisHotria Mariana
EditorMikhael Gewati
Terkini Lainnya
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif
Jateng Gayeng
Jawab Keraguan Dampak Vaksin Covid-19, Ganjar: Sudah Saya Buktikan Itu Aman
Jawab Keraguan Dampak Vaksin Covid-19, Ganjar: Sudah Saya Buktikan Itu Aman
Jateng Gayeng
Soal Vaksin Sinovac, Ganjar: Tidak Ada yang Perlu Diragukan
Soal Vaksin Sinovac, Ganjar: Tidak Ada yang Perlu Diragukan
Jateng Gayeng
Hindari Kerumunan, Pemprov Jateng Keluarkan Larangan Pesta Tahun Baru
Hindari Kerumunan, Pemprov Jateng Keluarkan Larangan Pesta Tahun Baru
Jateng Gayeng
Jateng Sabet 4 Penghargaan Antikorupsi KPK, Ganjar Puji Pengelolaan Gratifikasi Jajarannya
Jateng Sabet 4 Penghargaan Antikorupsi KPK, Ganjar Puji Pengelolaan Gratifikasi Jajarannya
Jateng Gayeng
Soal Penyelesaian HAM, Ganjar Sebut Ruang Komunikasi Jadi Solusinya
Soal Penyelesaian HAM, Ganjar Sebut Ruang Komunikasi Jadi Solusinya
Jateng Gayeng
Ribuan Jalan Rusak di Jateng Cepat Tertangani Berkat ”Jalan Cantik”
Ribuan Jalan Rusak di Jateng Cepat Tertangani Berkat ”Jalan Cantik”
Jateng Gayeng
Angka Kesembuhan Covid-19 Jateng Tertinggi, Ganjar: Itu Dinamika yang Belum Selesai
Angka Kesembuhan Covid-19 Jateng Tertinggi, Ganjar: Itu Dinamika yang Belum Selesai
Jateng Gayeng
Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda
Jateng Tertinggi Covid-19, Pemprov Jateng Klaim Satgas Pusat Masukkan Data Ganda
Jateng Gayeng
Jateng Jadi Provinsi Paling Informatif, Ganjar Beberkan Kunci Suksesnya
Jateng Jadi Provinsi Paling Informatif, Ganjar Beberkan Kunci Suksesnya
Jateng Gayeng
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu karena Satgas Pusat Telat Input Data
Angka Covid-19 Jateng Tertinggi Nasional, Ganjar: Itu karena Satgas Pusat Telat Input Data
Jateng Gayeng
Manfaatkan Pemasaran Digital, UKM Jateng Dituntut Harus Kuasai Teknologi
Manfaatkan Pemasaran Digital, UKM Jateng Dituntut Harus Kuasai Teknologi
Jateng Gayeng
Jateng Gelar UKM Virtual Expo II Khusus UMKM Fesyen
Jateng Gelar UKM Virtual Expo II Khusus UMKM Fesyen
Jateng Gayeng
Jateng Raih Penghargaan Provinsi Inovatif, Ganjar: Kreasi, Riset dan Inovasi Jadi Kebiasaan Kami
Jateng Raih Penghargaan Provinsi Inovatif, Ganjar: Kreasi, Riset dan Inovasi Jadi Kebiasaan Kami
Jateng Gayeng
Pemprov Jateng Jadi Profil Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Terbaik Sektor Pemerintah 2020
Pemprov Jateng Jadi Profil Identifikasi Kerentanan dan Penilaian Risiko Terbaik Sektor Pemerintah 2020
Jateng Gayeng